Kebakaran Hutan Konservasi Ditemukan 14 Titik Api | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 01 November 2020
Diposting : 1 October 2020 12:24
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ OLAH TKP - Petugas olah TKP kebakaran di kawasan hutan konservasi Gunung Batur Bukit Payang, Kintamani, Rabu (30/9).
Balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di hutan konservasi Gunung Batur Bukit Payang Blok Tungiran, Kecamatan Kintamani, Bangli, sejak Selasa (29/9). Kobaran api sempat padam, namun titik api kembali muncul pada Rabu (30/9). Pasca kebakaran, aparat kepolisian turun untuk melakukan olah TKP dan hasilnya ditemukan 14 titik api.
 
Kasubbag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kebakaran di kawasan hutan Bukit Payang. Kebakaran tdiketahui terjadi sejak  Selasa sore oleh warga . Selanjutnya hal tersebut dilaporkan kepada pengelola kawasan hutan koservasi. "Petugas pengelola kasawan hutan langsung menghubungi pemadam kebakaran," ujarnya. 
 
Untuk memadamkan api diturunkan  2 unit damkar . Selain itu personel Polsek Kintamani, Polres Bangli, Kodim Bangli serta pengelola hutan konservasi. "Proses pemadaman hingga malam hari. Api akhirnya dapat dijinakan," jelasnya.
 
Kata AKP Sulhadi, kobaran api kembali muncul pada Rabu siang. Kembali dilakukanan proses pemadaman yang melibatkan personel gabungan. Selain itu  tim identifikasi di turunkan untuk melakukan olah TKP. “Proses olah TKP dibawah pengawasan langsung oleh Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan,” kata AKP Sulhadi
 
Proses olah TKP dilakukan sekitar pukul 10.10 Wita. Adapun dari hasil olah TKP ini diitemukan titik api yang sebanyak 14 titik. “Luas lahan yang terbakar kurang lebih 2 hekar,” sebut AKP Sulhadi.
 
Disinggung  pemicu kebakaran hutan , AKP Sulhadi mengatakan jika belum dapat dipastikan pemicu kebarakan tersebut. Disinggung soal kemungkinan ada kesengajaan kawasan hutan dibakar, AKP Sulhadi menegaskan dalam hal ini tidak boleh berandai andai, namun bekerja berdasarkan fakta. "Saat ini petugas masih melakuakn penyelidikan untuk mengetahui  penyebab kebakaran,” tegasnya.