Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pentingnya Ekosistem Bisnis dalam Pertumbuhan Ekonomi

Business School Universiti Teknologi Malaysia
Dekan International Business School Universiti Teknologi Malaysia, Prof Wan Khairuzzaman Wan Ismail, bersama dengan Dekan SBM ITB, Prof Sudarso Kaderi Wiryono, dalam acara pembukaan konferensi ICMEM-ICIBS 2017 di Hotel Inaya Putri, Nusa Dua.

BALI TRIBUNE - Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bekerja sama dengan Sekolah International Business Universiti Utara Malaysia, dan universitas partner Chiba Institute of Commerce, Japan - menyelenggarakan the 2nd International Conference on Management in Emerging Markets (ICMEM) on July 26-28, 2017 di Inaya Putri Bali. Tema ICMEM-ICIBS 2017 adalah “Toward Sustainable and Entrepreneurial Business Ecosystem for Inclusive Growth and Innovation in Emerging Markets”.

“Konferensi ini bertujuan untuk para akademisi, praktisi, dan pemerintah bersama-sama untuk mendiskusikan masalah-masalah tentang manajemen dan ekonomi,” ujar Dekan SBM ITB, Prof Sudarso Kaderi Wiryono. Pembukaan ICMEM ICIBS 2017 yang diawali dengan sambutan oleh dekan IBS UTM, Prof Dr Wan Khairuzzaman Wan dan Dekan SBM ITB, Prof. Sudarso Kaderi Wiryono. Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya diberikan kepada para sponsor, akademisi yang sudah berperan dengan mendaftarkan paper ilmiahnya, dan juga para panitia.

Lebih lanjut, Prof Sudarso menyatakan pentingnya ekosistem bisnis untuk pertumbuhan dan inovasi, serta peranan teknologi dalam bisnis yang berkelanjutan. “Konferensi ini juga diharapkan dapat menjadi tempat untuk menambahkan jejaring, kolaborasi, dan berbagi pengetahuan antar sama peneliti untuk kemajuan bisnis dan juga ilmu pengetahuan,” katanya.

Acara dilanjutkan dengan sesi panel, dengan lima pembicara yaitu Anssi Smedlund (Aalto University, Helsinki), Gazi Mabubul Alam (Professor, Vice-chancellor, Central University of Science and Technology, Bangladesh; The President of Asian Council of Science Editors), Widhyawan Prawiraatmadja (Former Indonesian Governor and National Representative to OPEC), and Arief Budiman (Finance & Corporate Strategy Director PT. Pertamina), dan Dr Leo Aldianto (SBM ITB). Sesi panel ini dimoderatori oleh Dr. Reza Ashari Nasution (SBM ITB).

ICMEM-ICIBS 2017 telah berhasil mengumpulkan lebih 200 paper ilmiah yang akan dipresentasikan dalam tiga hari kedepan. Sesi paralel dibagi dalam 30 track chair yaitu sebagai berikut: Marketing theory and practices for emerging market, Internationalization from and to emerging markets, Digital transformation in emerging market, The role of emerging markets in international business ecosystem, Managing behavior for business innovation, Inclusive ecosystem business, Economic and farmer rural development, Financial literacy and inclusion, Service ecosystem on business innovation.

Selanjutnya, Islamic Banking and Finance, Corporate Entrepreneurship Strategy, SME’s Entrepreneurship as an Innovation Driver, Accounting, Redefining Company Strategy for Emerging Market in Digital Era, Role of Cooperative Ecosystem for Inclusive Growth, The e-marketing Role in Emerging Market and Entrepreneurship, Creativity and Innovation, Creative Industries Dynamics and Challenge, Public Policies and Regulations in Creative Industries and Clusters, Management of Innovation.

Kemudian, Social Interaction, New Product Development, Investment and Financial Risk Management, Hospital Operations Management, Halal Supply Chain, Strategic Operation Management, Disaster Operations Management, Agriculture Supply Chain, Retail, and Modeling and Simulation for Business Decision. Selain itu juga terdapat sesi presentasi poster.

Acara konferensi ini juga dibarengi dengan penyerahan award untuk paper yang terbaik. International Conference on Management in Emerging Markets diharapkan menjadi acara konferensi tahunan untuk para akademisi dan praktisi untuk berkolaborasi dan memberikan manfaat untuk bisnis, pemerintahan, dan masyarakat.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Pajak Rumah Kontrakan, Bukan Jenis Pajak Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas basis perpajakan dan mendorong kepatuhan wajib pajak, termasuk terhadap penghasilan yang berasal dari penyewaan properti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi di Dinkes Tabanan, Lima Saksi Diperiksa Kejari

Usut Dugaan Korupsi BBM-Mamin di Dinkes Tabanan, Kejari Mulai Periksa Para Saksi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab. Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.