Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cuaca Buruk, Nelayan Pantai Yeh Gangga Empat Hari Tak Melaut

Nelayan tak melaut
Bali Tribune / CUACA BURUK - Suasana jukung atau perahu nelayan di Pantai Yeh Gangga yang terpakir karena cuaca yang tidak mendukung aktivitas nelayan untuk melaut.

balitribune.co.id I Tabanan - Cuaca ekstrem yang memicu gelombang tinggi di pesisir selatan Kabupaten Tabanan memaksa para nelayan di Pantai Yeh Gangga untuk menyandarkan jukung mereka selama empat hari terakhir.

Kondisi ombak yang mencapai ketinggian sekitar dua meter dinilai terlalu berisiko bagi keselamatan para pencari ikan di wilayah Desa Sudimara tersebut. Dampak dari kondisi alam ini membuat aktivitas ekonomi di pinggir pantai tampak lesu dengan jajaran perahu yang hanya terparkir rapi.

Salah satu nelayan setempat, Wayan Leder (65), mengungkapkan bahwa dirinya harus kehilangan potensi pendapatan harian mencapai Rp 250 ribu akibat tidak bisa melaut. "Teman-teman nelayan disini semua tidak ada yang melaut karena cuaca buruk," ujar Leder pada Selasa (21/7/2026).

Selama masa jeda, Leder mengisi waktunya dengan melakukan pemeliharaan alat tangkap serta memperbaiki jaring. Meski sudah lanjut usia, Leder mengaku tetap melek teknologi dengan memantau pergerakan iklim melalui ponsel pintarnya.

Ia berupaya mengikuti kemajuan teknologi agar bisa memastikan keamanan sebelum memutuskan untuk kembali menerjang ombak. "Saya biasanya mengikuti perkembangan cuaca lewat HP. Biasanya memantau perkembangan cuaca yang diumumkan BMKG," jelasnya.

Dari hasil pantauannya, ia memprediksi aktivitas melaut bisa kembali dimulai pada tengah pekan ini karena "Ramalan cuaca sih informasinya besok sudah membaik," sebutnya.

Leder memaparkan, dalam kondisi normal, ia biasanya mampu menjaring ikan hingga lima kilogram. "Biasanya sekali melaut itu dapat lima kilogram. Pembelinya masyarakat sekitar sini," imbuhnya.

Selain ikan, ia juga sesekali mendapatkan lobster meski saat ini belum memasuki masa panen raya. Biasanya, lobster itu akan ia jual kepada pengepul. Selain memperbaiki perahu atau alat tangkap, ia juga mengisi waktu dengan menjadi buruh di sawah. "Saya mengolah sawah. Tetapi lahannya bukan punya saya. Cuma dipijamkan saja," ungkap Leder.

Para nelayan di Yeh Gangga kini menaruh harapan besar pada bulan Agustus mendatang yang diprediksi menjadi puncak musim tangkap lobster. Pada periode tersebut, penghasilan mereka diharapkan dapat meningkat signifikan untuk menutupi kerugian selama cuaca buruk. "Kalau musim lobster biasanya dapat jual lobster hingga Rp500 ribu sekali melaut," pungkasnya. 

wartawan
JIN
Category

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.