balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin langsung Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 5 Denpasar, Kamis (5/11/2026). Monev kali ini difokuskan untuk meninjau langsung progres pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta sarana prasarana utilitas sekolah.
Menurut Wali Kota Jaya Negara, kegiatan pemantauan ini dilakukan guna memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan RKB di sekolah tersebut berjalan tepat waktu, sehingga sarana pendidikan ini dapat segera dimanfaatkan para siswa.
Secara keseluruhan, progres pengerjaan pembangunan yang meliputi 4 RKB, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang Tata Usaha, aula, dan laboratorium komputer tersebut telah mencapai lebih dari 68 persen, sehingga ditargetkan pada Desember 2026 telah selesai dikerjakan.
Jaya Negara menegaskan, seperti halnya pembangunan RKB di beberapa sekolah dasar, pembangunan ini diharapkan dapat memfasilitasi siswa agar mendapatkan proses pembelajaran yang efektif dan optimal. Lingkungan sekolah yang baik dan nyaman, menurutnya, akan menjadi faktor pendukung tumbuh kembang dan kesiapan anak mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
"Pemkot Denpasar berkomitmen untuk menyediakan sarana pendidikan guna memastikan para siswa dapat memperoleh lingkungan sekolah yang aman dan nyaman," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menjelaskan seluruh proyek telah melalui perencanaan matang dan pelaksanaan terukur. Ia menegaskan pentingnya menjaga standar teknis, estetika, serta fungsi tata ruang agar pembangunan berdampak positif.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkot Denpasar menganggarkan proyek pembangunan RKB di Kota Denpasar mencapai Rp89,238 miliar untuk bangunan SD dan Rp29,6 miliar untuk bangunan SMP.
"Pembangunan RKB ini guna mengakomodasi rombongan belajar (rombel) siswa di sekolah negeri agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal. Kami melakukan pengawasan lapangan secara rutin agar pekerjaan sesuai dengan jadwal dan mutu yang ditetapkan," ujarnya.