Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

113 Bangunan Sekolah di Tabanan Jadi Sasaran Program Rehabilitasi di 2026

KADISDIK TABANAN
Bali Tribune / Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama.

balitribune.co.id | Tabanan – Sebanyak 113 bangunan sekolah jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Tabanan menjadi sasaran program rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan pada 2026.

Perbaikan fasilitas belajar ini dilaksanakan melalui program strategis nasional untuk menjamin kelayakan serta keamanan gedung sekolah bagi para siswa. Pelaksanaan pembenahan fisik gedung sekolah tersebut saat ini tengah berjalan di bawah pengawasan Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan. 

Seluruh sasaran bangunan sekolah yang dikerjakan mencakup jenjang pendidikan dasar di bawah kewenangan pemerintah daerah, mulai dari TK/PAUD, SD, hingga SMP.

Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menyampaikan bahwa pengerjaan perbaikan fisik di lapangan tengah berproses secara bertahap. “(Sejauh ini) sedang berjalan,” kata Darma Utama, Minggu (11/10/2026).

Darma Utama menerangkan, proyek perbaikan fasilitas di masing-masing sekolah wajib melalui beberapa tahapan administrasi, mulai dari proses verifikasi hingga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Setelah PKS disepakati antara pihak sekolah dan pemerintah pusat, program pengerjaan fisik baru dapat dilaksanakan.

Berdasarkan pemetaan data per 2026, sasaran program ini meliputi 66 unit TK/PAUD, 35 unit SD, dan 12 unit SMP. Dari total sasaran tersebut, sebanyak 28 unit TK/PAUD, 21 unit SD, serta 7 unit SMP telah merampungkan penandatanganan PKS, sementara sisanya masih dalam tahap bimbingan teknis dan pengerjaan berkas.

Besaran alokasi dana bantuan perbaikan untuk masing-masing sekolah baru dapat dipastikan secara terperinci setelah dokumen kerja sama resmi ditandatangani. “Kalau sudah PKS baru kami mengetahui jumlah dan anggarannya berapa,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, potensi kendala administratif paling besar ditemukan pada jenjang TK/PAUD karena masalah kepemilikan aset lahan. Sebagian besar lahan TK/PAUD di Tabanan belum berstatus milik yayasan, melainkan masih dikuasai oleh pihak swasta atau desa adat.

Kondisi tersebut berbeda dengan jenjang SD dan SMP negeri yang seluruh aset lahannya telah terdaftar atas nama pemerintah daerah. “Kalau SD dan SMP tidak ada (potensi) kendala. Untuk TK itu kebanyakan swasta. Yang (TK/PAUD) negeri ada sebelas di Tabanan. Dua di kota dan di masing-masing kecamatan satu,” terang Darma Utama.

Di samping kendala lahan, tingkat kerusakan bangunan sekolah di lapangan dinilai sangat dinamis. Sejumlah ruang kelas yang sebelumnya hanya terdata mengalami kerusakan tingkat sedang dapat memburuk menjadi rusak berat seiring berjalannya waktu dan pengaruh cuaca.

Perubahan kondisi fisik gedung sekolah tersebut menuntut pemantauan dan verifikasi rutin dari petugas di lapangan. “(Keadaan gedung sekolah) kan dinamis. Dulu rusak sedang, sekarang bisa saja rusak berat. Dinamis itu,” ungkapnya.

Untuk menjaga kualitas dan transparansi pengerjaan, pembenahan gedung sekolah ini menerapkan metode swakelola mandiri. Pihak sekolah membentuk panitia pelaksana dengan melibatkan krama dan masyarakat sekitar, serta bertanggung jawab penuh atas pengelolaan laporan keuangan. Seluruh pembiayaan program rehabilitasi ini bersumber dari anggaran Pemerintah Pusat.

Setelah pengerjaan fisik selesai, hasil perbaikan gedung akan diserahterimakan kembali untuk dicatat sebagai aset resmi Pemerintah Kabupaten Tabanan. “Baru setelah itu dikembalikan lagi ke daerah sebagai aset daerah. Hasilnya itu nanti dihibahkan (ke pemerintah kabupaten,” pungkas Darma Utama. 

wartawan
JIN
Category

Pekerja Bongkar Persoalan di Balik Mekanisme Pengupahan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Perdebatan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) Bali 2027 tidak berhenti pada soal besaran kenaikan upah. Di balik proses penetapan upah, serikat pekerja menyoroti persoalan keterwakilan buruh dalam Dewan Pengupahan hingga minimnya dukungan anggaran untuk sektor ketenagakerjaan.

Persoalan tersebut terungkap dalam audiensi Aliansi Semeton Pekerja Bali Bersatu dengan Komisi IV DPRD Bali, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pasar Kreneng Akan Dibangun Ulang, Pemkot Denpasar Bidik Anggaran Rp140 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menyiapkan revitalisasi total Pasar Kreneng di Desa Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara. Pasar yang telah berusia lebih dari 30 tahun itu direncanakan dibongkar dan dibangun kembali dengan konsep baru yang menggabungkan area perdagangan, basement mezzanine, serta penataan lingkungan di sekitarnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPAKD Badung Ingatkan Warga Kuta Waspadai Ancaman Pinjol Ilegal

balitribune.co.id | Mangupura - Pinjaman online (pinjol) ilegal tidak hanya berisiko menjerat masyarakat dalam persoalan utang, tetapi juga dapat mengancam keamanan data pribadi. Ancaman, intimidasi hingga penyalahgunaan data menjadi sejumlah risiko yang perlu diwaspadai masyarakat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Maling Water Meter Ditangkap Warga di Dalung 

balitribune.co.id | Mangupura - Kasus pencurian water meter milik pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung terungkap setelah seorang pria berinisial AR diamankan warga di wilayah Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung. Pelaku tertangkap saat sedang beraksi mengambil water meter yang terpasang di pinggir jalan. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sembilan Pasar Direvitalisasi Mulai 2027

balitribune.co.id | Mangupura - Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Badung menyiapkan revitalisasi terhadap sembilan pasar yang dikelolanya, termasuk pasar hewan. 

Revitalisasi akan dilakukan bertahap mulai 2027 hingga 2030, dengan masterplan menjadi acuan untuk menentukan prioritas, konsep penataan, hingga kebutuhan anggaran masing-masing pasar.

Baca Selengkapnya icon click

Etika Salah Satu Penilaian Uji Kompetensi Perhotelan dan Spa Therapist

balitribune.co.id | Mangupura - Calon tenaga kerja atau sumber daya manusia (SDM) Bali yang saat ini sedang mengikuti pelatihan di lembaga-lembaga kursus dan pelatihan kerja dituntut untuk memiliki kompetensi guna memenuhi syarat dalam persaingan global saat ini. Peserta didik yang sedang mengikuti pelatihan di lembaga-lembaga pelatihan kerja akan mengikuti uji kompetensi sebagai bekal ketika lulus untuk memasuki dunia kerja di industri.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.