Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

7 Warga Banjar Kawan Bangli Digigit Anjing Rabies

sampel anjing rabies
Bali Tribune / SAMPEL - Petugas Dinas Pertanian, Ketahan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli saat mengambil sampel anjing rabies yang menggigit tujuh warga Banjar Kawan, Kelurahan Kawan, Bangli.

balitribune.co.id I Bangli - Korban gigitan anjing positif rabies di kabupaten Bangli terus bertambah. Terbaru tujuh warga Banjar/ Lingkungan Kawan, Kelurahan Kawan, Bangli menjadi korban gigitan anjing positif rabies. Tujuh korban masih dalam satu keluarga. 

Dinas Pertanian, Ketahan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli telah turun melakukan eliminasi terhadap anjing rabies  dari ras Kintamani tersebut.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas PKP Bangli, Dr I  Nengah Armana saat dikonfirmasi pada Rabu (27/5/2026) membenarkan adanya kasus gigitan anjing  positif rabies  yang menimpa warga Banjar Kawan  tersebut.  

Menurutnya,  anjing yang menggigit warga  bukanlah anjing liar  namun ada pemiliknya. “Ada tujuh orang yang jadi korban gigitan anjing  positif rabies tersebut.  Ketujuh korban gigitan telah mendapat penanganan medis di Puskesmas Susut," ujarnya.

Armana menjelaskan, kepastian anjing tersebut positif rabies mengacu dari hasil pemeriksaan LAB. “Anjing jenis ras Kintamani tersebut  kita eliminasi dan sampel otaknya kita bawa ke LAB dan hasilnya positif,” jelas Armana. 

Menindaklanjuti kasus ini, pihaknya akan segera melakukan eliminasi  anjing liar di sekitar lokasi. "Apalagi informasi yang kami dapat jika anjing positif rabies tersebut setelah menggigit sempat kontak dengan anjing yang lain," ujarnya. 

Kepala LIngkungan Banjar Kawan, I Nengah Sujena saat dikonfirmasi membenarkan  kejadian tersebut. Menurutnya  para korban gigitan anjing  masih dalam satu keluarga. “Yang digigit adalah pemilik anjing serta keluarganya,” jelasnya.

Kapolsek  Kota Bangli, Kompol Gusti Made Sudarma Putra, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi ada  tujuh warga banjar Kawan  jadi korban gigitan anjing liar. Tujuh warga  yakni Sang Ayu Made Sumariana, Sang Nyoman Sadnyana, Ni Luh Made Mertisiswani, Sang Nyoman Naratama, Sang Gede Krisna, Sang Ayu Nasha, dan  Sang Gede Devendra. ”Ke tujuh korban gigitan telah mendapat penanganan medis dan asupan VAR,” kata  Kompol Sudarma Putra.

wartawan
SAM
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kita Butuh Pers Yang Independen

balitribune.co.id | Gubernur Bali Wayan Koster (Pal Koster) meminta kalangan pers untuk senantiasa memberikan kritik yang membangun terhadap pemerintahannya demi menemukan cara yang tepat untuk memajukan Bali. Namun demikian, kritik yang membangun itu harus berasal dari sikap independen jurnalis dan institusi pers yang menaunginya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.