Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

30 Fundraiser Berlari 145 KM, Kumpulkan Dana Beasiswa untuk Atlet Pelajar

Bali Tribune / MARATHON - 30 fundraiser yang berlari ultra-marathon sejauh 145 kilometer dari Gilimanuk ke Batur pada Jumat-Minggu, 6-8 Desember 2024.

balitribune.co.id | Bangli - Angga, atlet pelajar asal Kabupaten Buleleng, Bali, terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa Kejar Cita dari Yayasan Lari Nusantara dan Guru Belajar Foundation (GBF), berkolaborasi dengan Komunitas Guru Belajar Nusantara.

Dana beasiswa ini dikumpulkan dengan cara yang unik, yakni melalui aksi 30 fundraiser yang berlari ultra-marathon sejauh 145 kilometer dari Gilimanuk ke Batur pada Jumat-Minggu, 6-8 Desember 2024.

"Cita-cita saya, saya ingin menjadi guru atau dosen olahraga karena ingin membagikan pengalaman yang saya dapatkan selama menjadi atlet," ungkap Angga, atlet yang meraih juara pertama tunggal pada Undiksha Open 2024.

Dia berencana melanjutkan pendidikannya di Fakultas Olahraga dan Kesehatan, sehingga dapat terus mengembangkan kariernya di dunia olahraga. Dengan menjadi pengajar, Angga juga berharap dapat menemukan dan mengembangkan bakat baru dalam bulutangkis dari daerahnya.

"Terima kasih untuk semua pelari yang telah berjuang mengumpulkan dana beasiswa pendidikan ini. Tanpa kalian, mungkin saya tidak bisa melanjutkan impian saya untuk berkontribusi lebih pada dunia olahraga Bali maupun Indonesia. Sekali lagi, terima kasih banyak," kata Angga saat hadir di titik awal half-course ajang ultra-marathon.

Selain Angga, hadir juga Wiwin, seorang atlet baseball dan softball dari Kabupaten Klungkung, yang turut mendukung para fundraiser. Wiwin bercita-cita menjadi pelatih olahraga baseball dan softball.

Dalam ceritanya, dia mengungkapkan bahwa empat dari sembilan kabupaten di Bali belum memiliki tim softball dan baseball. Dengan menjadi pelatih, dia ingin mengenalkan olahraga ini ke empat kabupaten lainnya agar lebih banyak anak muda Bali yang mengenal dan mencintai baseball maupun softball.

Rizky Rahmat Hani, Ketua Kampus Pemimpin Merdeka, unit pelaksana dari GBF, menjelaskan bahwa beasiswa Kejar Cita ini ditujukan bagi atlet pelajar dan penyandang disabilitas.

"Dua kelompok ini memiliki potensi besar, tapi seringkali terhambat oleh tantangan unik," ungkap Rizky.

Dia menyoroti bahwa atlet pelajar sering kali kesulitan menyeimbangkan prestasi olahraga dengan akademik, sementara penyandang disabilitas menghadapi diskriminasi dan keterbatasan akses pendidikan.

"Akses pendidikan bagi individu berbakat yang kurang mampu secara finansial akan mengurangi kesenjangan sosial dan memperluas kesempatan belajar bagi semua lapisan masyarakat," tambah Rizky.

Selain mendukung pendidikan lanjut kuliah bagi atlet pelajar dan penyandang disabilitas, dana donasi yang terkumpul juga akan digunakan untuk memberikan pelatihan kepada guru yang memiliki atlet pelajar. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu guru dan sekolah menciptakan sistem pembelajaran yang mendukung pengembangan potensi atlet pelajar secara seimbang antara akademik dan olahraga.

wartawan
RED
Category

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.