Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pantau Program Genting di Bangli, Menteri Wihaji: Selamatkan Satu Anak, Selamatkan Satu Generasi

Bali Tribune / KUNKER - Menteri Kependudukan dan pembangunan keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, didampingi PJ gubernur Bali, SN Mahendra Jaya dan Bupati Bangli, SN Sedana Arta kunker kolaborasi gerakan orang tua asuh cegah stunting (genting) di Wantilan Desa Suter, Bangli, Sabtu, (21/12).

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, SN Sedana Arta mendampingi Menteri Kependudukan dan pembangunan keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd. dan PJ gubernur Bali, SN Mahendra Jaya dalam kunjungan kerja kolaborasi gerakan orang tua asuh cegah stunting (genting) di Wantilan Desa Suter, Bangli, Sabtu, (21/12).

Menteri Wihaji turun langsung ke satu Desa di Bali, tepatnya di Desa Suter Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Hal itu dilaksanakan untuk memonitor dan mengecek langsung kondisi Keluarga Risiko Stunting di wilayah tersebut, khususnya terkait dengan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). 

Meski Bali terendah dalam kasus stunting, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, tetap menjadi lokus kunjungan Menteri Wihaji, karena ditengarai masih ada satu dua anak balita stunting  yang belum termonitor.

"Kunjungan kami untuk memastikan pelaksanaan program stunting di lapangan. Karena menyelamatkan satu orang sama dengan menyelamatkan satu generasi," ujar menteri Wihaji dalam kegiatan Kolaborasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Bersama Mitra Kerja Tahun 2024.

Kegiatan yang dihadiri Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya, Pj.Ketua TP.PKK Prov. Bali Ny. drg. Ida Mahendra Jaya, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Ketua TP.PKK Kab. Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta, Anggota Forkopimda Prov. Bali, Anggota Forkopimda Kab. Bangli, Pj. Sekda Bangli, Pejabat Pusat dan Daerah terkait serta undangan lainnya.

wartawan
SAM
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.