Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aksi Bersih di Hari Strategi Konservasi Dunia, Lepas Tukik, Tanam Pohon dan Sterilisasi Plastik di Pantai Saba

Bali Tribune/ LEPAS TUKIK – Acara pelepasan tukik serangakian aksi bersih pantai di Hari Strategi Konservasi se-Dunia.
Bali Tribune, Gianyar - Aksi bersih pantai dengan melibatkan ribuan orang dari seluruh stockholder kembali digelar oleh Pemkab Gianyar, Jumat (16/3). Selain memastikan pantai steril dari sampah plastik, puluhan bibit pohon ditanam serta pelepasan ratusan ekor tukik.
 
Ribuan orang menyerbu Pantai Saba, Jumat sekitar Pukul 06.00 Wita. Mulai dari kalangan pegawai di Lingkungan Pemkab Gianyar, anggota TNI/Polri, siswa, warga sekitar, aktivis lingkungan hingga wisatawan asing pun tak mau ketinggalan untuk berburu sampah plastik sebanyak-banyaknya. Pantai dengan sepadan terluas di Gianyar ini pun dalam sekejap menjadi bersih dan asri tanpa gangguan sampah plastik. Jeda sejenak, seluruh perserta diajak senam bersama untuk peregangan. Aksi bersih pantai kali ini, mengambil momentum peringatan Hari Strategi Konservasi Se-Dunia. 
 
Usai berburu Plastik, ratusan Tukik yang sudah dipersiapkan oleh Balai Penangkaran Penyu Desa Saba dilepaskan. Bagian ini, menjadi paling menarik, karena peserta berkesempatam untuk melakukan pelepasan bersama. Salah seorang wisatawan asing asal Kanada, Jenelle yang mengajak seluruh anggota keluarganya mengaku sangat berbahagia ambil bagian dalam kegiatan itu. Berbaur bersama warga membersihkan pantai, baginya, adalah sebuah kehormatan. "This Morning, a specail days for me. Eksperient dan education for my family," bangga Jenelle.
 
Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman ratusan bibit pohon yang disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar, langsung ditebar yang diawali oleh Asisten Administrasi Seta Gianyar, Wayan Suardana didampingi Kepala DLH Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra. Diiikuti kemudian oleh seluruh peserta bergerak melebar ke titik lebih. "Kami siapkan pohon kelapa, pudak dan pandan yang sangat cocok tumbuh dan merindangi pantai," ungkap Kadis DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra.
 
Ia menyebutkan, dalam kegiatan rutinitas ini, memang melibatkan berbagai komponen, karena bagaimanapun kesadaran harus ditumbuhkan. Pihaknya juga menekankan pada pengurangan pemanfaatan kantong plastik, yang dimulai dari lingkungan keluarga. Sebab dalam setiap harinya diperkirakan lima ratus ribu kantong plastik masih dimanfaatkan warga Gianyar. Mulai dari aktivitas ke pasar hingga aktivitas lainnya.  Karena itu, warga didorong untuk membudayakan pemanfaatan kantong ramah lingkungan. “Kebersihan lingkungan kami harapkan selalu  terjaga.  Sekaligus membangkitkan kesadaran, bahwa permasalahan sampah wajib diantisipasi sejak dini. Mulai dari rumah tangga dengan  tidak membuang sampah di sungai,  yang ujung-ujungnya akan mengotori pantai di bagian hilir sungai,” tegasnya. 
wartawan
Redaksi
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.