Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Aksi Donor Darah Menuju 40 Tahun Lingkungan St. Maria Immaculata dan Satu Abad WKRI

Bali Tribune / DONOR DARAH - Ulang Tahun ke 40 Lingkungan Santa (St) Maria Immaculata melakukan kegiatan aksi sosial donor darah bertempat di Basement Gereja Katedral Roh Kudus Denpasar, Minggu (7/7).

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke 40 Lingkungan Santa (St) Maria Immaculata melakukan kegiatan aksi sosial donor darah bertempat di Basement Gereja Katedral Roh Kudus Denpasar, Minggu (7/7). Hasilnya, terkumpul 37 kantong darah yang diserahkan kepada pihak PMI Kota Denpasar agar diserahkan kepada orang yang membutuhkan.

Ketua Lingkungan St. Maria Immaculata, Antonia Heronima Ferdinandus mengatakan, kegiatan donor darah ini diselenggarakan Lingkungan St. Maria Immaculata bersama WKRI yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Denpasar dalam rangka semarak menyambut HUT ke 40 Lingkungan St. Maria Immaculata.

"Selain kegiatan sosial donor darah ini, ada kegiatan lainnya, seperti melakukan kunjungan dan memberikan bantuan paket sembako kepada warga lingkungan yang sudah Lansia dan bantuan kepada warga lingkungan yang kurang mampu. Kami sudah lakuian pendataan sehingga setelah kegiatan donor ini akan dilaksanakan kegiatan sosial kunjungan ini. Kami juga  ucapan terimakasih untuk para donatur yang sudah membantu menyukseskan acara donor ini," ungkapnya.

Antonia berharap kegiatan ini, dapat memberikan edukasi dan pembelajaran bagi seluruh warga agar dapat saling membantu bagi orang -orang yang membutuhkan sumbangsi darah. "Kegiatan donor darah ini diikuti dari berbagai lingkungan yang ada di Gereja Katedral maupun masyarat luar yang bersedia mendonorkan darahnya untuk kegiatan kemanusiaan. Pesertanya lumayan, tapi ada dua puluh empat orang yang tidak memenuhi syarat," terangnya. 

Ia juga mengimbau kepada warga, khususnya umat di Gereja Katedral yang belum terdaftar di Lingkungan agar segera mendaftarkan dirinya. "Bagi warga atau umat yang belum terdaftar atau belum masuk di Lingkungan agar segera datang ke Sekretariat Gereja ataupun Ketua Lingkungan yang terdekat atau teritorial tempat tinggal warga untuk segera mendaftarkan diri, berpartisipatif dan transformatif sesuai dengan tema pastoral Keuskupan Denpasar tahun 2024," imbuhnya. 

wartawan
Ray
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.