Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Alat Berat Mogok Gara-Gara Pertadex Langka, Truk Sampah Antre Panjang Depan TPA Mandung

Truk antre panjang
Bali Tribune / ANTREAN – Kondisi antrean truk pengangkut sampah di jalur menuju TPA Mandung, Rabu (22/4/2026).

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional alat berat di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, berhenti total hingga mengakibatkan puluhan truk pengangkut sampah mengantre panjang sejak Selasa (21/4/2026) siang. Berhentinya dua unit alat berat tersebut dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex (Pertadex) yang membuat proses perataan sampah di lokasi tidak bisa terlaksana.

Pantauan di lapangan pada Rabu (22/4/2026) menunjukkan antrean kendaraan, khususnya milik pihak swasta, mengular hingga ke luar kawasan TPA. Kondisi ini memaksa sejumlah sopir truk untuk menginap di lokasi karena kendaraan tidak dapat masuk ke area pembuangan akibat sampah yang belum diratakan.

Kepala UPTD Pengolahan Sampah dan Tinja Kabupaten Tabanan, I Wayan Atmaja, menjelaskan bahwa mandeknya alat berat tersebut disebabkan oleh kosongnya stok Pertadex. Ketiadaan pasokan bahan bakar minyak tersebut praktis membuat aktivitas perataan sampah di area pembuangan terhenti total. "Dua alat berat tidak bisa dijalankan karena Pertadex kosong. Otomatis truk tidak bisa masuk karena tidak ada yang meratakan sampah di dalam," ujar Atmaja pada Rabu (22/4/2026).

Atmaja menjelaskan, kebutuhan bahan bakar untuk dua alat berat tersebut mencapai rata-rata 80 liter per hari. Kelangkaan ini tidak hanya berdampak pada alat berat, tetapi juga melumpuhkan armada pengangkut milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) karena adanya perjanjian kerja sama yang mewajibkan penggunaan BBM non-subsidi. "Dalam perjanjian, kami hanya diperbolehkan menggunakan BBM non-subsidi. Jadi ketika stok kosong, seluruh operasional ikut terhenti," tegas Atmaja.

Ia menambahkan, kendala serupa pernah terjadi sebelumnya, namun kali ini merupakan durasi terlama yang dialami pihak pengelola. Kondisi ini dikeluhkan oleh para sopir truk, salah satunya Justin (27), yang mengaku sudah tertahan di TPA Mandung sejak Selasa siang. Karena tidak mendapat kepastian operasional, ia terpaksa meninggalkan truknya yang bermuatan sampah campuran dari wilayah perumahan di Desa Sanggulan. "Sudah dibilang tidak boleh buang sampah dulu. Jadi saya tinggal truk di sini," kata Justin.

Situasi ini dikhawatirkan akan memicu penumpukan sampah di tingkat sumber atau pemukiman warga jika antrean di TPA tidak segera terurai akibat mandeknya alat berat tersebut.

wartawan
JIN
Category

Babat Hutan Lindung, Dua Tersangka Jalani Proses Hukum

balitribune.co.id | Negara - Kasus pembabatan hutan dan penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) di Kawasan Hutan Lindung Banjar Pengajaran Kaler, Desa Berangbang, Negara dipastikan terus bergulir. Kedua tersangka berinisial IGS dan IGKL kini masih menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Swatantra Buleleng Serap 280 Ton Jagung, Pasokan Lokal Menipis hingga Akhir Tahun

balitribune.co.id | Singaraja - Perumda Swatantra Kabupaten Buleleng berupaya menjaga ketersediaan jagung untuk pakan ternak di tengah meningkatnya kebutuhan peternak ayam petelur. Hingga Oktober 2026, perusahaan daerah tersebut telah menyerap sekitar 280 ton jagung dari petani lokal. Namun, terbatasnya produksi dan meningkatnya permintaan membuat pasokan mulai menipis.

Baca Selengkapnya icon click

Jika Gagal Panen, Petani Badung Dapat Ganti Rugi Rp6 Juta per Ha

balitribune.co.id | Mangupura - Petani di Kabupaten Badung yang mengalami gagal panen berpeluang mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 juta per hektare melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Menariknya, petani tidak perlu membayar premi karena biaya asuransi ditanggung pemerintah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kakek Tuna Netra di Selemadeg Tewas Terpeleset di Parit

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang kakek penyandang disabilitas netra bernama I Ketut Muncul (69) ditemukan tewas membusuk di saluran air tegalan miliknya di Banjar Apit Yeh, Desa Manikyang, Kecamatan Selemadeg, Rabu (21/10/2026). Korban diduga terpeleset dan jatuh tengkurap ke dalam parit saat sedang mengumpulkan pelepah kelapa kering.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kasus Korupsi Satpol PP Jembrana, Jaksa Tunggu Tindaklanjut BPKP

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Satpol PP Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2022 hingga 2025 terus bergulir. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana menunggu tindaklanjut ekpose yang telah dilaksanakan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pengambengan (BPKP) Perwakilan Provinsi Bali.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.