Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Badung I Made Gede Wiryantara Adi Susandi
Bali Tribune / Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Badung I Made Gede Wiryantara Adi Susandi

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Tingginya biaya tersebut mendorong pemerintah daerah menyiapkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam pengelolaan penerangan jalan. Harapannya dengan sistem swastanisasi LPJ ini bisa menghemat uang Pemkab Badung.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Badung I Made Gede Wiryantara Adi Susandi mengatakan skema KPBU menjadi solusi atas keterbatasan tenaga teknis dan anggaran, seiring meningkatnya kebutuhan penerangan jalan di wilayah Badung.

"Iya, kita itu bayar rekening listrik khusus lampu penerang jalan sampai Rp20 miliar per tahun," ujar Wiryantara belum lama ini.

Selain tagihan listrik yang besar Dishub juga harus menanggung biaya operasional dan perawatan yang cukup tinggi di bidang penerangan jalan. Ia menyebutkan, saat ini Dishub Badung hanya didukung 24 personel yang terbagi dalam delapan tim untuk menangani ribuan laporan kerusakan lampu di lapangan.

Satu-satunya cara ke depan adalah melalui KPBU. Pihak swasta akan membangun terlebih dahulu lampu penerangan jalan, kemudian pemerintah membayar secara bertahap berdasarkan ketersediaan layanan atau Availability Payment (AP), katanya.

Wiryantara menyebut meski anggaran yang diusulkan terus meningkat, namun pihaknya belum bisa memenuhi kebutuhan ideal LPJ di seluruh wilayah Badung. Saat ini masih ada kekurangan ribuan LPJ.

Berdasarkan data Dishub Badung menunjukkan peningkatan pembangunan LPJ dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, realisasi anggaran mencapai Rp10 miliar untuk 1.294 unit lampu dengan biaya pemeliharaan Rp11 miliar. Tahun 2024, anggaran meningkat menjadi Rp34 miliar untuk 2.244 unit lampu dan biaya pemeliharaan Rp16 miliar.

Selanjutnya pada 2025, realisasi anggaran tercatat Rp29 miliar untuk 2.714 unit lampu dengan biaya pemeliharaan Rp23 miliar. Sementara pada 2026, pemerintah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp35 miliar dengan target pemasangan 2.395 titik lampu baru.

"Alokasi anggaran memang terus meningkat, tapi jumlah titik lampu yang terpasang masih jauh dari ideal. Banyak kurang," sebutnya.

Pihaknya berharap kedepan  melalui skema KPBU, pembangunan infrastruktur LPJ dapat dipercepat oleh pihak swasta, dengan sistem pembayaran berbasis kualitas layanan guna meningkatkan efisiensi anggaran daerah.   "Dengan skema baru nanti kita harap selain lebih efisien, sebaran LPJ bisae  merata di seluruh Badung," tukasnya. 

wartawan
ANA
Category

Antisipasi Kelangkaan BBM, Disdikpora Denpasar Terapkan Pembelajaran Daring 15-17 Oktober

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan pembelajaran secara dalam jaringan (daring) selama tiga hari, terhitung mulai 15 hingga 17 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dikhawatirkan mengganggu mobilitas siswa dan tenaga pendidik.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Mulai Pulih, BI Bali Pastikan Dampak ke Inflasi dan Ekonomi Terbatas

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengapresiasi langkah cepat Pertamina dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pemulihan pasokan serta distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat guna memastikan kelancaran aktivitas ekonomi serta stabilitas harga barang dan jasa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polda Bali Kerahkan Personel Amankan Antrean BBM

balitribune.co.id | Denpasar - Merespons situasi antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Bali, Polda Bali bersama jajaran Polres dan Polsek menerjunkan ratusan personel mengamankan dan mengatur lalulintas di lapangan, Selasa (13/10/2026). Di lapangan personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU dan instansi terkait.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Seribu KK Lebih Terdampak Kekeringan di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Kekeringan di Jembrana dampaknya semakin dirasakan. Menyusutnya air dari hulu mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Seribu kepala keluarga (KK) lebih beberapa bulan terakhir hanya berharap dari distribusi bantuan air bersih instansi terkait. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.