Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Base Gede" Rasa Prancis di Ubud

chef
Bali Tribune / Chef I Wayan Suniardana

balitribune.co.id | Gianyar - Pulau Bali semakin memantapkan posisinya sebagai tujuan wisata gastronomi dengan bertambahnya berbagai kreasi di bidang kuliner. Seperti yang dilakukan salah satu restoran di Ubud Kabupaten Gianyar menyajikan menu makanan tradisional Bali dipadukan dengan teknik memasak ala Barat (Eropa). Restoran ini layak dijadikan sebagai salah satu spot gastronomi dengan interior bambu alami dan pemandangan kehijauan hutan Ubud.

Chef restoran tersebut, I Wayan Suniardana mengatakan, restoran ini mengkreasikan konsep bersantap organik berbalut kemewahan, yang menyeimbangkan standar global dengan semangat lokal.  "Restoran ini menyingkap sebuah pengalaman sensorik, dimana keahlian kuliner khas Prancis dipadukan dengan bahan-bahan asli Bali," katanya beberapa waktu lalu.

Disampaikannya, wisatawan yang datang bisa merasakan sensasi hangat bumbu khas Bali "Base Gede" tradisional dipadukan dengan teknik memasak Prancis yang disebut reduction dan emulsion. Cita rasa kuat hidangan Bali berpadu seimbang dengan kelezatan rasa terinspirasi Paris.

"Setiap hidangan yang saya ciptakan adalah sebuah narasi tentang budaya lokal dan esensi Bali, yang diperkuat dengan sentuhan pengolahan seksama khas Prancis sehingga mampu menyempurnakan setiap rasa,” ujar Chef Suniardana

Ia menuturkan visinya adalah memadukan rempah-rempah Bali dengan elemen teknik memasak Prancis yang mengedepankan kecermatan, keanggunan, dan gastronomi. Di restoran ini wisatawan mendapatkan spot bersantap di Bali yang modern, dimana seni dan kreativitas kuliner terjalin harmonis.

Selain menawarkan hidangan kelas dunia, restoran ini menghadirkan keramahan dan kehangatan legendaris Pulau Bali, menciptakan koneksi emosional dan pengalaman bersantap yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung. "Kami tidak sekadar menyajikan makanan, kami menyalurkan energi. Mulai dari memanen langsung produk dengan tangan dari kebun kami, hingga penyajian di atas piring, semuanya terinspirasi jiwa fine dining Indonesia,” ujar pemilik restoran, Alban Kibarer.

Kata dia, Chef Suniardana dan timnya terlibat langsung dalam pencarian bahan baku berkualitas dan mengunjungi produsen lokal setiap hari untuk mencicipi, menguji, dan berinovasi guna menciptakan kesempurnaan gastronomi. "Ini menggambarkan kisah perkembangan gastronomi yang saling melengkapi," ujarnya.

Tidak hanya di Ubud Kabupaten Gianyar, pelaku usaha kuliner di Seminyak Kabupaten Badung menghadirkan inovasi menarik wisatawan bersantap di kawasan tersebut. Seperti di salah satu restoran yang berada di 'jantung' destinasi wisata Seminyak menghadirkan program Cake Decorating Workshop atau Kelas Menghias Kue. Anak-anak dapat menghabiskan senja yang menyenangkan dengan menciptakan berbagai karya seni yang bisa dimakan sekaligus indah, melalui kreasi buttercream.

Program ini mengukuhkan restoran tersebut sebagai destinasi bersantap yang ramah keluarga dan sesuai untuk berbagai acara, lengkap dengan pemandangan hamparan sawah. Cake Decorating Workshop diyakini akan memuaskan seluruh anggota keluarga, menciptakan pengalaman bersantap di alam luar yang bebas repot bersama si kecil.

Konsep ini membuat restoran tersebut menjadi destinasi bersantap win-win bagi keluarga, dimana anak-anak dapat bermain di area taman dengan jalan setapak nan indah melintasi sawah, area kebun kecil untuk menanam sayuran dan pohon, atau sekadar bersantai di tengah suasana yang menenangkan. Sementara orangtua mereka bersantai menikmati cocktail. Sehingga para keluarga dapat menghabiskan waktu berkualitas dan bersantap bersama, baik sebagai perayaan spesial atau sekadar berlibur santai di akhir pekan, karena waktu makan bersama keluarga adalah momen yang sangat penting.

wartawan
YUE
Category

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.