Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

Deretan jukung atau perahu tradisional Bali di Pantai Yeh Gangga.
Bali Tribune / PERAHU TRADISIONAL - Deretan jukung atau perahu tradisional Bali di Pantai Yeh Gangga.

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Sulitnya mendapatkan pasokan bensin membuat perahu-perahu nelayan terpaksa bersandar di pinggir pantai. Bahkan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang telah ditunjuk sebagai rekanan resmi pun tidak dapat melayani pengisian bahan bakar bagi para nelayan.

Mengenai persoalan tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan Gede Bogorada menjelaskan bahwa instansinya sejatinya telah menerbitkan surat rekomendasi pembelian BBM untuk nelayan.

Namun, di tengah krisis pasokan energi yang meluas, pihak dinas tidak berani menuntut kuota prioritas khusus. Pilihan tersebut diambil demi menjaga keadilan bagi elemen masyarakat umum lainnya yang sama-sama membutuhkan bahan bakar..“Kondisi ini menyebabkan nelayan tidak bisa melaut. Kami berharap nelayan dapat memahami seraya berharap kondisi kembali normal,” ujar Bogorada pada Selasa (13/10/2026).

Di saat yang sama, mantan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan yang juga anggota DPRD Tabanan, Ketut Arsana Yasa, mengaku kecewa dengan kondisi ini. Ia menyoroti adanya penolakan pengisian bensin jenis Pertalite maupun Pertamax oleh petugas SPBU terhadap wadah mesin tempel nelayan.

Petugas SPBU menolak pengisian dengan dalih menjalankan larangan pembelian menggunakan jerigen, padahal wadah berkapasitas 24 liter tersebut merupakan tangki resmi mesin tempel perahu yang terjamin keamanannya. “Saya sempat marah-marah di SPBU karena nelayan tidak dilayani membeli BBM dengan alasan tidak melayani pembelian dengan menggunakan jerigen. Itu tanki mesin bukan jerigen. Sudah direkomendasi keamanannya,” tegas Arsana Yasa.

Arsana Yasa menerangkan, pembelian BBM menggunakan tangki mesin tempel di SPBU umum sudah sesuai dengan prosedur operasional baku. Pasalnya, di Tabanan hingga kini belum memiliki fasilitas SPBU khusus nelayan. “Ya, itu memang aturannya,” sebutnya.

Satu wadah tangki berkapasitas 24 liter tersebut sangat krusial karena menjadi modal utama nelayan untuk melaut mencari lobster maupun memancing hingga ke perairan tengah. Situasi ini membuat potensi pendapatan besar dari hasil laut terbuang sia-sia. “Sekarang lagi musim lobster, sebenarnya berkah bagi nelayan, tapi kini BBM sulit, jadi tidak bisa melaut. Mudah-mudahan segera normal kembali,” pungkas Arsana Yasa. 

wartawan
JIN
Category

Kita Butuh Pers Yang Independen

balitribune.co.id | Gubernur Bali Wayan Koster (Pal Koster) meminta kalangan pers untuk senantiasa memberikan kritik yang membangun terhadap pemerintahannya demi menemukan cara yang tepat untuk memajukan Bali. Namun demikian, kritik yang membangun itu harus berasal dari sikap independen jurnalis dan institusi pers yang menaunginya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.