Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

paprika
Bali Tribune / Tanaman yang menggunakan pupuk dari limbah sapi

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Ia memilih berhenti bekerja menjadi petugas keamanan di salah satu perusahaan di Kabupaten Badung itu untuk beralih ke dunia pertanian organik. Berbekal luas lahan setengah hektar di kampung halamannya di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan ia bersama istri dan anak perempuannya menjalani kehidupan sebagai petani organik tanpa membeli pupuk. 

"Saya belajar sendiri membuat pupuk organik dengan menggunakan kotoran dan kencing sapi. Karena pertanian organik perlu kompos. Kita bermodal nekat. Dari kotoran dan kencing sapi kita belajar, tidak usah beli pupuk ke mana-mana. Akhirnya tanaman dengan limbah sapi ini hasil panennya bagus, sehingga saya tekuni lagi dan semakin berinovasi dan belajar membuat pupuk organik dari bahan alami lainnya," ungkap Sandi saat ditemui di Tabanan, Selasa (14/4/2026).

Kata dia, dengan keahliannya membuat pupuk organik, pihaknya kerap dipanggil untuk menjadi pembicara hingga ke tingkat internasional. "Saya memilih berkebun dengan pupuk organik karena ingin menghasilkan produk-produk organik untuk orang-orang yang mulai sadar akan kesehatan dan manfaat mengonsumsi makanan organik. Tapi, di pasaran produk organik itu biasanya dijual mahal. Saya ingin mendobrak bahwa produk organik itu tidak mahal," katanya.

Menurut Made Sandi, sebagai petani organik ia tidak bisa lepas dari hewan-hewan yang ada di sekitarnya sebagai pendukung. Hingga saat ini hasil kebun dari pupuk yang dibuat sendiri tersebut sudah dilirik pihak hotel dan supermarket. 

Dari luas lahan yang ia miliki, ditanam 20 jenis tanaman didominasi sayuran, buah dan bumbu. "Sejak 2 tahun lalu sudah bekerjasama dengan hotel dan supermarket untuk memasok 6 item seperti labu siam, pere bolong, sereh, daun mint, paprika dan lainnya hingga 1 kuintal setiap hari," sebutnya.

Ia pun menuturkan tantangan dalam menjalani kehidupan sebagai petani organik salah satunya kondisi cuaca hujan dan berangin. "Cuaca hujan dan angin yang menjadi tantangan karena susah menanam bibit. Kalau panas masih bisa disiasati dengan disiram air yang didapat di sumber mata air. Karena sekarang sudah menemukan formula untuk musim panas dan hujan kita masih bisa panen. Inovasi tidak henti dengan menggunakan pupuk cair," imbuhnya.

wartawan
YUE
Category

Kemarau Panjang, PDAM Denpasar Perluas Daya Tampung

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air akibat kemarau panjang. Meski produksi air bersih saat ini masih berjalan normal, penurunan debit sungai di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Cari Titik Temu Tarif SJUT

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar bersama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma membuka ruang pembahasan ulang terkait tarif Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Langkah ini diambil setelah para operator provider keberatan dan menilai tarif yang ditetapkan dalam regulasi terlalu tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Nusa Penida Keluhkan Pemadaman Listrik Massal

balitribune.co.id | Semarapura - Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi secara massal di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., M.H., bersama anggota melaksanakan sambang dan koordinasi ke PLTD Nusa Penida, Selasa (6/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Sambangi SMAN 1 Gianyar, Kapolres Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying

balitribune.co.id | Gianyar - Kapolres Gianyar AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., menyambangi SMA Negeri 1 Gianyar, Rabu (7/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi kepada 144 siswa kelas X terkait kenakalan remaja, keselamatan berlalu lintas, bullying, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bertahun-tahun Dua Mobil Penyedot Tinja di Bangli Menganggur

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah pusat lewat dana alokasi khusus (DAK) di tahun 2019 memberikan bantuan dua unit mobil penyedot tinja kepada Pemkab Bangli. Namun sayang mobil tersebut belum sekalipun sempat dioperasikan. Informasi kedua mobil penyedot tinja tidak pernah beroperasi sejak pengadaan. Mobil tersebut kini  menganggur  di Workshop di Desa Kayubihi Bangli.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

WNA Inggris Temukan Ketut Selamat Tewas Tertindih Sepeda Motor

balitribune.co.id | Bangli - Nasib naas dialami I Ketut Selamat (49), pasalnya pria asal Banjar Desa, Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani ini ditemukan  meninggal dunia dengan posisi tertindih sepeda motor di jalan Perkebunan menuju pondokan  Dadem, Desa Sukawana, Kintamani pada Selasa (6/10/2026) sekira pukul 14.00 wita. Polisi telah melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.