Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Satria Minta RSUD Klungkung Berikan Pelayanan Paripurna

RSUD Klungkung
Bali Tribune / RSUD - Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menghadiri acara Survei Re-Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Klungkung, Kamis (30/7/2026).

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, menghadiri acara Survei Re-Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Klungkung, Kamis (30/7/2026).

Acara yang berlangsung di RSUD Klungkung ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Anom, beserta jajaran manajemen dan civitas hospitalia RSUD Klungkung. 

Kegiatan survei ini dilakukan oleh Tim Surveior Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) yang beranggotakan I Wayan Arsiawan Adi, S.Pd., SE., S.Kep., Ns., MPH, FISQua, dr. Anak Agung Gede Oka Beratha, M.Kes., FISQua, dan Ni Wayan Asih, S.Kep, Ns., M.Kes., FISQua.

Pihak RSUD Klungkung telah melakukan berbagai persiapan melalui pembentukan kelompok kerja akreditasi, penyusunan dan penyempurnaan regulasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, simulasi telusur, serta penguatan budaya keselamatan di lingkungan rumah sakit, pelaksanaan akreditasi dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dimulai dari tanggal 27 Juli yakni telusur dokumen secara daring dan hari ini sama besok tanggal 31 Juli 2026 akan dilaksanakan telusur lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan daerah sekaligus indikator keberhasilan dalam mewujudkan visi Klungkung MAHOTAMA (Maju, Harmonis, Tentram, dan Makmur). Oleh karena itu, peningkatan mutu pelayanan kesehatan akan selalu menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Bupati Satria menekankan bahwa akreditasi bukanlah sekadar proses penilaian untuk mendapatkan sertifikat formal, melainkan instrumen strategis untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai standar, berorientasi pada keselamatan pasien, serta membangun budaya kerja yang mengutamakan mutu secara berkelanjutan.

"Masyarakat tidak hanya membutuhkan rumah sakit dengan gedung yang baik dan peralatan yang lengkap, tetapi juga pelayanan yang cepat, tepat, ramah, profesional, transparan, dan penuh empati," ujar Bupati Satria.

Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Klungkung untuk menjadikan survei re-akreditasi ini sebagai momentum evaluasi diri dan pembelajaran bersama. Budaya mutu diharapkan tidak hanya dijaga saat survei berlangsung, tetapi benar-benar dihidupkan dalam pelayanan harian kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan komitmen Pemkab Klungkung untuk terus mendukung pengembangan RSUD melalui peningkatan kompetensi SDM, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta pemanfaatan teknologi informasi.

"Dengan komitmen seluruh jajaran RSUD, dukungan pemerintah daerah, dan pendampingan dari tim surveior, saya optimistis RSUD Klungkung akan semakin berkembang menjadi rumah sakit unggul, terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan bermartabat," pungkasnya.

Sementara itu Direktur RSUD Klungkung dr Nengah Winata menyampaikan bahwa akreditasi bukan sekadar proses penilaian administratif, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Akreditasi merupakan komitmen kami untuk memastikan setiap pelayanan yang diberikan memenuhi standar mutu dan keselamatan yang telah ditetapkan. Proses ini juga menjadi sarana pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan bagi seluruh jajaran RSUD Klungkung,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan survei, seluruh unit pelayanan dan penunjang rumah sakit terlibat aktif, mulai dari rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat, laboratorium, radiologi, farmasi, hingga unit manajemen dan administrasi. Berbagai dokumen regulasi, implementasi di lapangan, serta bukti peningkatan mutu dan keselamatan pasien menjadi bagian dari penilaian surveior.

wartawan
SUG
Category

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.