Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Plafon Kelas Ambruk, Siswa TK Semarapura Tengah Belajar di Halaman

Bali Tribune / aparat melakukan evakuasi plafon jebol di TK Negeri Semarapura Tengah, Rabu (15/10)

balitribune.co.id | Semarapura - Suasana belajar di TK Negeri Semarapura Tengah mendadak heboh. Hal itu diakibatkan tanpa diduga plafon ruang kelas yang baru dibangun pada tahun 2020 tersebut mendadak  ambruk dan menimpa seluruh sarana pembelajaran. Bersyukur saat peristiwa tersebut terjadi pada malam hari, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa baik tenaga pendidik guru maupun anak anak TK.

Kepala Sekolah TK Negeri Semarapura Tengah, Komang Nila Nirmala, mengatakan ambruknya plafon ruang kelas Kelompok B pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan, Ketut Juliartawan sekitar pukul 06.00 Wita. Juliartawan yang hendak membersihkan ruang kelas kaget menemukan plafon sudah ambruk, menutupi meja, kursi, dan lantai.

"Setelah ditanya warga sekitar, katanya ada bunyi keras terdengar pada Selasa (14/1) sekitar pukul 21.00 Wita, yang diduga sebagai waktu terjadinya ambruknya plafon," ungkap Nirmala.

Lebih jauh Nila Nirmala mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu terkejut dengan kejadian tersebut. Karena sejak akhir Desember 2024, ia sudah melaporkan adanya retakan pada plafon ke Dinas Pendidikan, namun belum ada tindak lanjut. Kerusakan semakin parah pada awal Januari 2025, dengan beberapa bagian plafon mulai jebol. 

"Kami sudah sangat was-was, terutama karena ini anak-anak TK," ujarnya.

Menurut Nila, penyebab ambruknya plafon kemungkinan oleh kerusakan pada bagian dak atap yang retak, sehingga air hujan merembes dan menyebabkan plafon tergenang hingga akhirnya ambruk. 

"Sekolah ini baru dibangun pada tahun 2020, namun kondisinya sudah rusak di bagian atap," jelasnya.

Menyikapi situasi ini, Nila mengatakan bahwa sementara waktu siswa akan diajak belajar di halaman sekolah, karena ruang kelas yang terbatas. Dengan hanya tiga ruangan yang tersedia yakni ruang guru dan dua ruang kelas, situasi ini membuat pihak sekolah terpaksa mengatur kegiatan di luar ruangan. 

"Kami akan pulangkan siswa lebih awal dan akan berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan untuk langkah selanjutnya. Apakah nanti pinjam balai banjar atau bagaimana," katanya.

Sementara itu, Ketua Komite TK Negeri Kelurahan Semarapura Tengah, Yudi Pasek Kesuma, menilai bahwa sejak awal pembangunan, sekolah ini sudah mengalami berbagai masalah. Menurutnya, pengerjaan bangunan terlihat asal-asalan, terutama pada bagian dak atap yang tidak dilapisi waterprof, sehingga air dengan mudah merembes. 

"Harapan kami dengan kejadian ini, Dinas Pendidikan Klungkung segera memprioritaskan anggaran untuk perbaikan sekolah demi keselamatan dan kenyamanan siswa," pungkasnya.

Sebagian orang tua siswa menginginkan adanya penyelidikan termasuk memeriksa rekanan yang membangun gedung sekolah TK tersebut.

"Masak belum lama dibangun kondisi gedung sudah seperti ini? Faktanya tanpa ada gempa plafon ambruk," gerutu warga.

wartawan
SUG

Diduga Dipicu Setoran Truk, Bos di Karangasem Tega Bakar Sopirnya Hidup-hidup

balitribune.co.id | Amlapura - Nasib naas menimpa I Gede Selamet, seorang sopir truk asal Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Korban mengalami luka bakar serius hingga 70 persen setelah diduga dibakar hidup-hidup oleh majikannya sendiri, I Putu C, warga asal Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Hadiri Apel Akbar Pelantikan Pengurus DPD-DPC ABPEDNAS dan ASLINMAS

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), menghadiri Apel Akbar Pengukuhan & Pelantikan Pengurus DPD-DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Provinsi Bali yang berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar (19/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Garam Organik Klungkung Dilirik Turis Asing hingga Laris ke Hotel

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di Kabupaten Klungkung mendapat berkah dari musim kemarau. Pasalnya, saat musim kemarau, proses pembuatan garam menjadi lebih singkat. Sehingga petani yang membuat garam dengan metode tradisional ini dalam waktu satu hari sudah mampu menghasilkan garam organik berkualitas. 

Baca Selengkapnya icon click

LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah BPR Pasarraya Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) segera menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan dan pelaksanaan likuidasi PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Seperti diketahui izin PT BPR Pasarraya Kuta dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 17 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Intervensi Ranah Kawitan, Prajuru Pura Tangkas Kori Agung Somasi Bendesa Adat

balitribune.co.id | Semarapura – Konflik kewenangan antara lembaga desa adat dan pengurus kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung. Prajuru Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan surat somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.