balitribune.co.id | Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran. Salah satunya melalui pelatihan penanggulangan kebakaran bagi pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar.
Program ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus meningkatkan proteksi kawasan vital pemerintahan, khususnya Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar. Kasatpol PP, Damkar, dan Penyelamatan Kabupaten Gianyar, Putu Yudanegara, S.STP., M.Si., Kamis (5/11/2026), mengungkapkan bahwa pelatihan tahap pertama telah menyasar 150 pegawai di Gedung Utama Puspem Gianyar. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Gianyar untuk memastikan setiap pegawai memiliki kemampuan dasar menghadapi situasi darurat kebakaran. "Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan pegawai. Dengan pemahaman yang baik, serta didukung ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan perangkat proteksi kebakaran di Gedung Puspem yang baru, risiko kebakaran dapat diminimalkan," ujarnya.
Melihat antusiasme pegawai, Satpol PP dan Damkar Gianyar berencana memperluas pelatihan serupa ke gedung dan kantor pemerintahan lainnya. Bahkan, pihaknya siap menerjunkan narasumber yang kompeten untuk memberikan edukasi kepada berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, gedung swasta, hotel, restoran hingga desa adat di seluruh wilayah Gianyar.
Menurut Yudanegara, materi pelatihan tidak hanya berfokus pada teknik pemadaman api, tetapi juga mencakup tata cara penggunaan dan pemeliharaan APAR serta perangkat proteksi kebakaran lainnya. Hal ini penting untuk memastikan seluruh peralatan selalu dalam kondisi baik dan siap digunakan saat keadaan darurat. "Pimpinan menginstruksikan agar setiap pegawai maupun masyarakat memiliki kemampuan dasar dan tanggap menghadapi kebakaran. Dengan demikian, mereka bisa menjadi garda terdepan dalam melakukan penanganan awal sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi," tegasnya.