Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dibubarkan Polisi Pelaku Balap Liar Kocar-kacir

Bali Tribune/ DITINGGAL - 9 Sepeda motor balap liar ditinggal pemiliknya.
Balitribune.co.id | Gianyar - Tim Opsnal Unit Buser Polsek Ubud, bubarkan balap liar di Jalan Raya Mas, Ubud, Selasa (9/6) dinihari. Pelaku balap liar ini langsung kocar-kacir melarikan diri. Sebagian dari mereka terpaksa meninggalkan sepeda motornya di kegelapan. Sepuluh sepeda motor yang ditinggalkan pemiliknya ini lantas diamankan ke Mapolsek Ubud.
 
Aksi balap liar di saat Pandemi Covid 19 ini kembali meresahkan warga.  Demikian halnya aksi balap liar di Jalan Raya Mas, Ubud, yang akhirnya dibubarkan oleh Tim Opsnal Unit Buser Polsek Ubud.  Pembubaran aksi balap liar dilaksanakan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat karena aksi balap liar ini mengusik kenyaman istirahat warga sekitar. “Sekitar pukul 01.30 Wita, jajaran kami melaksakan kring Serse dengan menyasar suasana di  jalan raya Mas Ubud. Karena dari banyak laporan yang kami terima, dimana  di  jalan tersebut sering di pakai ajang balap liar  oleh anak-anak muda,” ungkap Kapolsek Ubud AKP I Gde Sudyatmaja.
 
Sebelum melakukan pembubaran, sebutnya, beberapa personil polisi sempat melakukan pembuntutan  terhadap kelompok-kelompok pemotor yang mondar-mandir di jalan pada saat tengah malam. Karena kelompok pemotor ini dipastikan akan melaksanka balap liar dengan mengambil lokasi yang berpindah-pindah. “Setelah dilakukan pembuntutan, akhirnya kami dapati bereka berkumpal di Jalan Raya Mas.  Sedikitnya ada 30 motor kami temukan di lokasi yang kami duga sedang melakukan persiapan balap liar,” terangnya.
 
Hingga perkumpulan anak-ank bermotor itu didatangi dan dihadang petugas, merela langsung panik  dan lari kocar-kacir. Mereka memang sempat terjebak, karena dicegat di depan pintu masuk Lapangan Umum Desa Mas. Sehingga tindakan meraka yang tidak bisa lolos inipun terpaksa meninggalkan sepedamotor kesayangan, dan  lari ke arah semak-semak dan kegelapana.  “Karena kendaraannya ditinggal begitu saja, kamipun minta Unit Lantas melakukan pengamanan terhadap   motor-motor yang ditinggal lari. Tentunya akan kami tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.
 
Lanjutnya, motor yang kini diamankan di Mapolsek terdiri dari tiga unit motor Nmax, satu unit PCX, empat unit Scopy, dan sebuah Vespa. Pemilik motor dipersilakan untuk mengurus motornya dengan membawa surat kendaraan, dan jika kendaraannya telah dipreteli, mereka wajib memperbaikinya ke kondisi normal. “Mereka juga wajib membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi dengan disaksikan orangtuanya,” tegasnya.
 
Mantan Kapolsek Payangan ini mengimbau agar masyarakat tidak menggelar aksi balap liar. Sebab selain membahayakan diri sendiri, juga membahayakan orang lain. Kepada masyarakat, bankamdes, pecalang atau lainnya juga diharapkan ikut melakukan langkah pecegahan  agar tidak ada lagi ada aktivitas balap liar yang meresahkan ini. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.