Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diduga Terseret Arus saat Tangkap Ikan, Nelayan di Lalanglinggah Ditemukan Meninggal

jenazah nelayan
Bali Tribune / PEMERIKSAAN - Polisi bersama petugas dari Puskesmas Selemadeg Barat lakukan pemeriksaan jenazah nelayan yang hanyut terseret arus di Pantai Yeh Bakung dan ditemukan di Pantai Mekori, Desa Lalanglinggah, Rabu (30/9/2026).

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang nelayan asal Banjar Dinas Yeh Bakung I Nyoman Wiratmaja (56) yang sempat dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Yeh Bakung akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan terdampar di pesisir pantai tetangga setelah proses pencarian semalaman oleh warga dan aparat sejak Selasa (29/9/2026) malam.

Korban sebelumnya dilaporkan lenyap secara mendadak saat mencari ikan di Pantai Yeh Bakung pada Selasa (29/9/2026) malam sekitar pukul 20.00 Wita. Sebelum peristiwa tragis itu terjadi, Wiratmaja diketahui berangkat dari rumahnya menuju pantai sekitar pukul 19.00 Wita. Aktivitas menangkap ikan malam itu juga dilakukan oleh rekan korban, I Gusti Ngurah Sukarma (60), yang berada pada posisi terpaut jarak sekitar 25 meter. Sukarma mendadak menaruh curiga setelah memergoki senter milik Wiratmaja tergeletak dalam kondisi menyala di tepi pasir pantai tanpa ada pemiliknya.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, pada Rabu (30/9) mengonfirmasi penemuan jenazah nelayan tersebut. Ia menyebutkan, saksi sempat berusaha mencari korban di sekitar pesisir hingga ke rumahnya. “Saksi mengira korban sudah pulang ke rumah. Akhirnya saksi mengecek ke rumah korban. Namun korban tetap tidak ditemukan,” ujar Wiwik.

Lantaran tidak membuahkan hasil, saksi lantas meneruskan kejadian ini ke kepala wilayah setempat hingga petugas Polsek Selemadeg Barat. Tim gabungan yang terdiri dari warga setempat bersama aparat kepolisian bergegas menyisir wilayah perairan pesisir. “Dugaannya korban hilang terseret arus laut saat tengah menjaring ikan. Selain itu korban kurang memperhitungkan kondisi air laut yang sedang pasang sehingga terseret arus pesisir,” ungkap Wiwik.

Upaya pencarian maraton yang berlangsung hingga dini hari akhirnya membuahkan titik terang pada Rabu (30/9) sekitar pukul 05.00 Wita. Wiratmaja ditemukan sudah tidak bernyawa di hamparan pantai kawasan tetangga. “Lokasi penemuan korban di pinggir pantai Mekayu, Banjar Dinas Mekayu, Desa Lalanglinggah, tepatnya disebelah selatan SD N 3 Lalanglinggah,” jelas Wiwik.

Saat dievakuasi dari tepi pantai, jasad pria paruh baya tersebut berada dalam kondisi penuh luka pada area wajah. Luka fisik tersebut disinyalir akibat hempasan ombak keras yang menghempaskan tubuh korban hingga terbentur batuan karang laut. Pihak kepolisian memastikan jasad korban kini telah disemayamkan di rumah duka usai diserahkan kepada pihak keluarga. “Saat ini jenazah korban sudah dipulangkan ke rumah duka di Banjar Dinas Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah. Dan, keluarga sudah secara ikhlas menerima kepergian korban,” pungkas Wiwik. 

wartawan
JIN
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.