Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diserbu Arak Gula, Arak Bali Lesu Darah

Bali Tribune / Gubernur Bali I Wayan Koster saat berkunjung ke Kabupaten Gianyar, Jumat (10/2).

balitribune.co.id | Gianyar - Langkanya arak Bali di pasaran kini membuat sejumlah masyarakat mulai beralih ke konsumsi tuak. Selain menghindari konsumsi arak gula yang kini marak beredar, tuak memberi jaminan alamiah. Atas kondisi ini arak Bali pun semakin merana di tengah paceklik bahan baku tuak.

I Made Weta, salah seorang penggemar miras lokal di Tegallalang Gianyar mengungkapkan, di daerah dingin  sujatinya lebih cocok mengkonsumsi arak saat nyantai bersama teman-temannya. Namun kini setelah banyak beredar arak gula, pihaknya pun mulai khawatir. Terlebih dalam beberapa kasus sebelumnya, arak oplosan pernah berulangkali merenggut nyawa. Sementara warga sulit membedakan arak Bali asli dengan  arak gula atau arak oplosan. "lebih amannnya ya kita konsumsi tuak aja," ungkapnya, Minggu (12/2).

Melihat stok tuak yabg sangat terbatas, Weta pun meyakini jika arak tradisional Bali sulit ditemukan. Karena tukang  tuak pun cenderung kewalahan melayani permintaan. "Jujur, saya yang berlangganan di beberapa tukang tuak tidak bisa beli banyak. Masing-masing pelanggan dijatah satu hingga dua botol. Trus kalau arak tetap marak di pasaran, dari mana dapat tuak sebagai bahan bakunya," herannya.

Saat kunjungannya ke Gianyar, Jumat (10/3) lalu, Gubernur Bali I Wayan Koster membenarkan saat ini marak beredarnya arak gula di masyarakat. Pihaknya pun berencana akan turun dengan kapolda Bali untuk menghentikan produksi arak gula tersebut.

Gubernur koster mengatakan pihaknya telah menindak tegas produsen arak gula. "Tahap pertama kita sudah menurunkan satpol PP  untuk menghentikan produksi arak gula yang dilakukan masyarakat. Tapi sekarang ini diantara yang sudah dihentikan walau alat-alat sudah disita tapi mereka membelinya lagi. Dalam waktu dekat kita akan turun dengan bapak kapolda," tegas mantan anggota DPR RI tiga periode ini.

Terkait pembentukan satgasus untuk menghentikan peredaran arak gula itu, pihaknya merasa belum dibutuhkan. Namun cukup dengan pak kapolda Bali. "Belum, cukup dengan bapak kapolda dalam waktu dekat kita turun," ujarnya.

Mengenai sanksi pidana kepada produsen arak gula, kata Gubenur asal Desa Sembiran, Buleleng tersebut tidak bisa dilakukan. Sebab sesuai dengan perda tidak ada sanksi pidana. Sehingga meski produsen arak gula telah ditertibkan, yang disita adalah alatnya. "Sanksi tegas tidak bisa pidana. Tapi nanti akan dibuatkan pararem oleh desa adat," tegasnya.

wartawan
ATA
Category

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.