Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diusung PDIP dalam Pilgub Bali 2018, Koster - Cok Ace Menanti Lawan

PDIP
DAPAT REKOMENDASI - Wayan Koster dan Cok Ace, saat pengumuman cagub dan cawagub Bali oleh Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, Sabtu (11/11).

BALI TRIBUNE - Teka-teki tentang pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub dan cawagub) yang akan diusung PDIP pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 mendatang, terjawab sudah. Kini, mereka tengah menunggu kepastian pasangan calon yang akan menjadi lawan di pesta demokrasi lima tahunan di Bali tersebut.

Bertempat di Kantor DPP PDIP di Jakarta, Sabtu (11/11), Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah mengumumkan secara resmi pasangan calon yang dijagokan ‘banteng’. Dalam pengumuman yang kental dengan nuansa Bali tersebut, tidak ada kejutan berarti terkait nama cagub dan cawagub yang direkomendasikan. Sebab, dua nama yang mendapat rekomendasi memang sejak awal sudah mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon kepada publik di Bali.

Keduanya adalah Dr Ir I Wayan Koster, MM dan Dr Ir Tjokorda Artha Ardhana Sukawati, MSi (Cok Ace). Megawati mengaku punya alasan sendiri hingga akhirnya menugaskan kedua pemegang gelar doktor ini. “Orangnya kurus, kecil. Kalau dia mau yang saya suruh, saya jadikan dia. Tetapi lihat, dia pintar juga. Doktor, Insinyur, MM. Namanya Wayan Koster. Dia ini lahir di Desa Bali Aga, Tejakula, Buleleng. S1 di ITB, S3 di Universitas Negeri Jakarta. DPR RI tiga kali,” kata Megawati.

Diakui Megawati, banyak yang bertanya, apa yang menjadi dasar dirinya memilih Wayan Koster sebagai cagub. Soal pertanyaan ini, Megawati menegaskan, minimal seorang pemimpin itu pernah menjadi anggota DPR, baik di level kabupaten, provinsi atau pusat. “Karena mitranya dewan pasti pemerintah. Jadi akan lebih baik pernah di legislatif. Jadi dia paham tata pemerintahan, tata negara, regulasi, program,” tandasnya.

Ibu Mega juga punya alasan memilih Cok Ace sebagai cawagub. “Saya kenal orangnya sudah lama. Dia “berseberangan” dengan Pak Koster. Orangnya senang nari. Dia tinggi. Orangnya keren. Tetapi bukan berarti Pak Koster tidak keren,” tutur Megawati. Dia dari Puri Ubud, Gianyar. “Bapaknya Tjokorda Agung Sukawati, Raja Ubud, namanya melegenda karena memasyhurkan Ubud ke dunia internasional,” ujar Megawati, disambut tarian kecak oleh sejumlah penari Bali..

Usai mengumumkan dan memperkenalkan cagub dan cawagub Bali, Megawati langsung menyerahkan SK langsung kepada Koster yang didampingi Cok Ace. Hadir pada acara tersebut Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, sejumlah fungsionaris DPP PDIP, pengurus PDIP Bali, serta nama-nama yang sebelumnya telah mengikuti penjaringan di internal PDIP. Menariknya, khusus kepada nama-nama yang tidak direkomendasikan, Megawati meminta maaf secara khusus.

Ia mengaku setiap malam susah tidur, karena harus memilih yang terbaik dari nama-nama yang semuanya bagus. “Saya kayak main catur. Saya mikir, kursi hanya dua tetapi banyak yang melamar. Saya bilang kepada pelamar, mohon terima dengan legowo keputusan ini, karena kursi hanya dua. Saya merasa terhormat, dan mohon maaf,” ucap kepada mereka yang telah melamar untuk mendapatkan restu dari PDIP untuk maju sebagai cagub dan cawagub Bali dari partai tersebut.

 

Koalisi Retak

Pimpinan sembilan partai di Bali pada Kamis (9/11) lalu sepakat membangun koalisi besar untuk mengeroyok PDIP pada Pilgub Bali 2018 mendatang. Mereka adalah Golkar, Demokrat, Gerindra, NasDem, Hanura, PKPI, PAN, PKS dan Perindo. Sayangnya, belum genap berusia seminggu, koalisi ini sudah mulai retak. Pemicunya adalah dua nama yang diproyeksikan menjadi cagub dan cawagub, Ketut Sudikerta dan IB Rai Dharmawijaya Mantra, sama-sama ngotot menjadi calon gubernur.

Hal ini terekam dalam rapat di rumah Rai Mantra yang kini masih menjabat sebagai Walikota Denpasar, Sabtu (11/11) malam. Rapat mempertemukan Rai Mantra dan Sudikerta, yang juga Wakil Gubernur Bali sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali. Sementara itu dari koalisi, hadir Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Bali, Nyoman Suyasa, Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, Bendahara DPW Partai NasDem Bali, Gusti Bagus Eka Subagiartha, Ketua Relawan Rai Mantra, dll.

Dalam pertemuan tersebut, belum ada kata sepakat, siapa di antara Rai Mantra dan Ketut Sudikerta yang diposisikan sebagai cagub. Padahal sebelum rapat dengan koalisi, sekitar 30 menit Rai Mantra dan Sudikerta berbicara empat mata. Kabarnya, Partai Golkar masih ngotot memposisikan Sudikerta sebagai cagub, didampingi Rai Mantra di posisi calon wakil gubernur. Pasalnya, jauh-jauh hari Golkar telah merekomendasikan Sudikerta sebagai cagub.

Di sisi lain, NasDem juga sudah sejak awal merekomendasikan Rai Mantra sebagai cagub. Demokrat dan Gerindra, juga cenderung menginginkan Rai Mantra di posisi cagub. “Sejak awal, kami sudah merekomendasikan Rai Mantra sebagai cagub. Tetapi kami menunggu sikap partai politik lainnya di koalisi,” kata Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa, saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu (12/11).

Hal tak jauh berbeda juga dilontarkan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bali, Ida Bagus Putu Sukarta, saat dikonfirmasi secara terpisah. Menurut dia, Partai Gerindra sejak awal menginginkan Rai Mantra sebagai cagub. “Kami malah inginkan duet Pak Rai Mantra dengan WBT (Wisnu Bawa Tenaya). Apalagi sekarang Demokrat juga dukung Pak Rai Mantra. Jadi, kami bisa usung pasangan Rai Mantra - WBT,” tandas Sukarta, usai memimpin rapat di Kantor DPD Partai Gerindra Provinsi Bali.

Tentang arah koalisi yang akan akan menyodorkan duet Rai Mantra - Sudikerta, Sukarta mengaku hal tersebut bisa saja terjadi. “Yang penting Rai Mantra tetap calon gubernur,” tegasnya. Sementara, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta, mengaku hingga saat ini belum ada keputusan terkait pasangan yang akan diusung Koalisi Rakyat Bali. “Masing-masing partai masih konsultasi ke Jakarta. Kita tunggu satu dua hari ke depan hasilnya,” jelasnya.

wartawan
San Edison
Category

Gaya Asyik AHM Edukasi Safety Riding 4.603 Mahasiswa Lewat "Secangkir Kopi, Sejuta Mimpi

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 4.603 mahasiswa yang dikemas dengan gaya khas anak muda sepanjang September 2026. Bersama seluruh jaringan main dealer sepeda motor Honda, para generasi muda diajak menjadikan aktivitas berkendara sebagai bagian dari perjalanan dalam mewujudkan mimpi dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Siapkan Kuliah Gratis 8 Semester untuk Keluarga Kurang Mampu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa kuliah hingga delapan semester bagi anak dari keluarga kurang mampu dan keluarga petani.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal di tengah perkembangan ekonomi dan investasi di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Beberkan Rencana Pembangunan Jembatan Gianyar–Bongkasa, Dorong Akses Wisata dan Ekonomi Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung tengah mengupayakan pembangunan infrastruktur jembatan yang diharapkan dapat membuka konektivitas dari wilayah Gianyar menuju Bongkasa, Kecamatan Abiansemal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RAPBD Bangli 2027 Rp1,32 Triliun, DPRD Soroti Jalan Rusak Hingga Beban Utang PEN

balitribune.co.id | Bangli – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangli yang digelar secara maraton pada Jumat (25/9/2026) mengungkap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Bangli Tahun Anggaran 2027 senilai Rp1,32 triliun. Angka yang disodorkan pihak eksekutif tersebut langsung mendapat hujan sorotan dari fraksi-fraksi di dewan.

Baca Selengkapnya icon click

Beautiverse 2026 Perkenalkan Aplikasi Perluas Industri Kecantikan, Kebugaran dan Keberlanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Beautiverse membawa tiga fokus utama, yaitu Beauty (kecantikan), Wellness (kebugaran), dan Sustainability (keberlanjutan). Ketiganya menjadi dasar dalam membangun platform yang mempertemukan berbagai pihak dan membuka lebih banyak ruang untuk berbagi, bertukar insight, dan berkolaborasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.