Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Drama Gong Tradisi “Tirta Usada Segara” Angkat Sejarah dan Kearifan Lokal Desa Tengkulung di PKB 2026

kesenian
Bali Tribune / UTSAWA - Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Bali, Rabu (24/6/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Sekaa Gong Gita Swastika dari Banjar Adat Tengkulung, Desa Adat Tengkulung, Kecamatan Kuta Selatan, tampil sebagai Duta Kabupaten Badung dalam Utsawa (Parade) Drama Gong Tradisi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026 di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center Bali, Rabu (24/6/2026).

Penampilan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian seni Drama Gong yang terus menghadapi tantangan regenerasi pemain di tengah perkembangan zaman. Kecamatan Kuta Selatan mendapat kesempatan mewakili Kabupaten Badung melalui sistem pergiliran yang diterapkan di enam kecamatan.

Ketua Listibiya Kuta Selatan, Dr. I Wayan Deddy Sumantra, S.Sn., M.Si., menjelaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh sejak awal proses persiapan. Seluruh pemain, penabuh, hingga kru pendukung berasal dari Kuta Selatan, dengan sekitar 90 persen di antaranya merupakan warga Desa Adat Tengkulung.

Pelestarian Drama Gong Tradisi dinilai penting karena tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pendidikan budaya bagi generasi muda. “Kesenian ini mampu melahirkan generasi seniman yang memiliki kemampuan berbahasa Bali yang baik sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya lokal,” kata Deddy saat ditemui sebelum pementasan.

Dalam pementasan kali ini, Sekaa Gong Gita Swastika mengangkat lakon berjudul “Tirta Usada Segara” yang terinspirasi dari keberadaan Tirta Amerta di kawasan pesisir Desa Adat Pedungan Peluh. Tirta tersebut dipercaya memiliki fungsi penting dalam berbagai upacara penyucian dan pengobatan tradisional.

Ketua Sekaa Gong Gita Swastika, Wayan Wiana Aditya Pratama, mengatakan kisah yang diangkat juga berkaitan dengan sejarah dan perjalanan spiritual Pura Dalam Tengkulung. “Cerita ini dikemas dalam bentuk Drama Gong agar dapat menjadi media pembelajaran bagi generasi muda mengenai asal-usul dan warisan budaya desa mereka,” ucapnya.

Persiapan pementasan dilakukan selama kurang lebih empat bulan. Tantangan terbesar yang dihadapi panitia adalah menyatukan waktu latihan para anggota yang memiliki kesibukan berbeda, mulai dari bekerja hingga masih bersekolah. Menurutnya, keberhasilan pementasan tidak lepas dari kerja sama seluruh anggota yang berupaya mengesampingkan ego demi tujuan bersama.

Pertunjukan drama gong ini menceritakan Diah Manik Gegelang, seorang putri kerajaan DAA yang tersesat akibat diterbangkan angin kencang dan kemudian ditemukan oleh Bapa Dukuh di Padukuhan Taman Sari. Sebuah sabda dari langit memerintahkan agar sang putri dipelihara hingga tiba waktunya dijemput. Di lokasi jatuhnya topi Bapa Dukuh kemudian dibangun Pura Taman Segara yang kelak menjadi tempat suci bagi Diah Manik Gegelang dan pasangannya.

Di sisi lain, Raja DAA jatuh sakit akibat kehilangan putrinya. Raden Bagus Panji dari Kerajaan Madra kemudian melakukan pencarian hingga berhasil menemukan Diah Manik Gegelang di Padukuhan Taman Sari. Sebelum kembali ke kerajaan, mereka memohon Tirta suci di Pura Taman Segara sebagai obat bagi sang raja.

Konflik memuncak ketika pihak kerajaan lain berupaya merebut kekuasaan dan merencanakan pembunuhan Raja DAA. Namun rencana tersebut berhasil digagalkan setelah kedatangan Diah Manik Gegelang dan Raden Bagus Panji. Sang raja akhirnya disembuhkan dengan Tirta Usada Segara, sementara para pelaku kejahatan diusir. Kisah ditutup dengan pernikahan Diah Manik Gegelang dan Raden Bagus Panji yang kemudian dinobatkan sebagai pemimpin kerajaan.

wartawan
ANA
Category

Wawali Arya Wibawa Hadiri Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, dan Padudusan Alit di Merajan Pande Wesi Desa Adat Renon

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, dan Padudusan Alit di Merajan Pande Wesi, Banjar Pande, Desa Adat Renon, Kecamatan Denpasar Selatan, bertepatan dengan Rahina Buda Wage Klawu, Rabu (14/10/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM untuk Armada Damkar Gianyar Dipastikan Aman

balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh  stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Pemerintah Kabupaten Gianyar memastikan armada pemadam kebakaran (Damkar), ambulans, dan truk pengangkut sampah dalam kondisi siap beroperasi. Seluruh kendaraan tersebut telah terisi penuh BBM hingga Rabu (14/10/2026) sore.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Amankan Penumpang Bawa Jerigen Berisi BBM di Pelabuhan Segitiga Emas Sampalan

balitribune.co.id I Semarapura - Polsek Nusa Penida melalui personel Polsubsektor Kawasan Pelabuhan Sampalan bersama Unit Resintel melaksanakan pemeriksaan dan memberikan imbauan kepada penumpang boat jurusan Nusa Penida–Kusamba yang diduga membawa bahan bakar minyak (BBM), Kamis (15/10/2026) pagi. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Prioritaskan Pasokan BBM Ambulans, Damkar, dan Truk Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali, khususnya Kota Denpasar, mendorong pemerintah kota mengambil langkah antisipatif. Pemkot Denpasar memastikan ketersediaan BBM bagi kendaraan kegawatdaruratan dan armada pelayanan publik agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kelangkaan BBM Mulai Ganggu Pariwisata Badung, Kadispar Was-was Ada Pembatalan Kunjungan Wisatawan

balitribune.co.id | Mangupura - Gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai berdampak terhadap aktivitas industri pariwisata. Sejumlah pelaku usaha mengkhawatirkan kelancaran transportasi wisatawan, layanan antar-jemput tamu hotel, hingga distribusi kebutuhan operasional akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Mulai Terapkan WFH, Siswa Belajar Secara Daring

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mulai menerapkan skema Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) imbas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam penerapan WFH tersebut, siswa di wilayah Tabanan mulai menerapkan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) untuk menyikapi kondisi ini.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.