Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dua Mahasiswa Ditangkap Pakai Narkoba

mahasiswa
Dua orang mahasiswa dan tujuh orang lainnya yang ditangkap anggota Polresta Denpasar selama sepekan dalam kasus narkoba.

BALI TRIBUNE - Dua Mahasiswa perhotelan masing-masing berinisial MWD (22) dan KSP (19) ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polresta Denpasar karena memakai narkoba. Mereka diringkus di lokasi dan waktu berbeda.

"Mereka tidak saling kenal dan tidak ada saling berkaitan kasusnya (narkoba-red).Yang satu, barang buktinya sabu dan satunya lagi gorilla. Hanya kebetulan saja sama-sama sebagai pemakai dan mahasiswa perhotelan," ungkap Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo, SIk didampingi Kasat Narkoba Kompol Wayan Artha Ariawan, SIk, Senin (29/5).

MWD diringkus pertama di seputaran Jalan Gunung Mas Denpasar, Selasa (9/5) pukul 15.00 Wita. Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu seberat 0,18 gram. Penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang sering menggunakan sabu.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan diketahui target melintas di Jalan Gunung Mas lalu dilakukan penangkapan dan penggeledahan ditemukan satu paket sabu di dalam saku celana yang sedang dipakainya. "Dia (tersangka - red) mengaku membeli sabu dari temannya bernama Wayan lewat telepon seharga Rp500 ribu.Dia juga mengaku sudah lima bulan menggunakan sabu," terangnya.

Sementara KSP dibekuk di Jalan Raya Sesetan pada Minggu (14/5) pukul 22.00 Wita. Dari tangannya, petugas menyita 2 paket tembakau gorilla seberat 1,69 gram. Pada saat ditangkap, tersangka kedapatan membawa 2 paket tembakau gorilla.Ia mengaku membeli dari temannya berinisial GHP yang tinggal di Perum Giri Asri Mumbul, Kecamatan Kuta Selatan seharga Rp35 ribu. "Tersangka mengaku sudah tiga kali membeli.Itu pengakuan mereka, kita masih kembangkan lebih lanjut untuk mencari bandar besarnya," ujar Hadi Purnomo.

Selain kedua mahasiswa perhotelan, polisi juga menggerebek sebuah kos-kosan di Jalan Tukad Pakerisan Denpasar, Senin (8/5) pukul 22.30 Wita dan mengamankan 3 orang yang sedang berpesta narkoba. Mereka adalah Putu Agus Yudanta (22), Luh Putu Nita Apriliani (21) dan Didik Purnomo (37).

Berawal dari laporan masyarakat bahwa sebuah kos yang sering dipakai pesta narkoba, selanjutnya petugas melakukan pemantauan dan melakukan penggerebekan. Pada saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu paket sabu yang dibeli dari seseorang via telepon seharga Rp600 ribu.

"Pada waktu digerebek, mereka sedang menggunakan sabu bersama-sama. Ketiganya mengaku sudah delapan bulan menggunakan sabu bersama-sama," tutur perwira dengan pangkat tiga melati di pundaknya ini.

Selain itu, polisi juga menciduk 4 orang tersangka narkoba lainnya, yaitu Kadek Ananda Setiawan (22) di Jalan Permata Hijau Denpasar, Selasa (9/5) pukul 23.30 Wita. Saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan, ditemukan satu paket tembakau gorilla dari saku celana yang sedang dipakainya.Tersangka mengaku membeli tembakau gorilla tersebut lewat online seharga Rp350 ribu. Yuwa Oki (25) ditangkap di kosnya di Jalan Pidada Ujung Denpasar, Jumat (12/5) jam 12.00 Wita. Dari kamarnya itu ditemukan satu paket sabu seberat 0,08 gram. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap temannya bernama Roni Wahyudi (25) di Jalan Pidada 30 menit kemudian. Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti dua paket sabu seberat 0,15 gram. Rencananya, barang haram itu akan dikonsumsi sendiri namun keburu ditangkap polisi.

Penangkapan terakhir terhadap Untung Harianto (36) di seputaran Jalan Kubu Anyar Denpasar, Jumat (12/5) pukul 17.00 Wita. Dari tangan tukang ojek ini polisi menyita barang bukti satu paket sabu seberat 0,16 gram. Kepada petugas, residivis narkoba ini mengaku membeli sabu dari temannya yang bernama Ajun di rumah biliar Jalan Pudak Sari Kuta, Badung seharga Rp500 ribu."Tersangka mengaku sudah tiga kali beli sabhu dari Ajun.Itu pengakuannya dan masih kita dalami lebih lanjut," tukas mantan Kapolres Gianyar ini.

wartawan
redaksi
Category

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click

Patroli Diperketat, Keamanan Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Perhatian

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, terus mendapat pengawasan kepolisian. Tingginya mobilitas masyarakat, pekerja, awak kapal, hingga pengguna jasa membuat aspek keamanan menjadi salah satu perhatian utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Bangli Kritisi Jalan Rusak hingga Utang PEN 

balitribune.co.id | Bangli - Rapat Paripurna DPRD Bangli yang digelar pada Jumat (25/9/2026) mengungkap RAPBD Bangli 2027 yang disampaikan pihak eksekutif tercatat senilai Rp1,32 triliun. Hal ini mendapat sorotan  DPRD Bangli. Rapat yang berlangsung secara maraton itu. dipimpin langsung Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika. 

Baca Selengkapnya icon click

Dua Rumah Terbakar, Kerugian Tembus Rp260 Juta

balitribune.co.id | Singaraja - Dua rumah warga di Kabupaten Buleleng terbakar dalam waktu berbeda pada Minggu (27/9/2026). Kebakaran terjadi di Dusun Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, dan Banjar Dinas Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada. Tidak ada korban jiwa dalam dua kejadian tersebut. Namun, kedua rumah mengalami kerusakan berat dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp260 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 1 Oktober 2026, Pelaporan Insidental Sektor Pasar Modal dan Bursa Karbon Wajib Lewat Sistem OJK

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pengawasan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon melalui digitalisasi pelaporan. Mulai 1 Oktober 2026, penyampaian laporan insidental kepada OJK wajib dilakukan melalui sistem pelaporan yang terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Transaksi Digital Tumbuh 40,36 Persen, QRIS Tembus 69,32 Juta Pengguna

balitribune.co.id | Jakarta - Ekonomi dan keuangan digital (EKD) semakin dipandang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia. Untuk mengoptimalkan potensinya, sinergi kebijakan, inovasi teknologi, penguatan talenta digital, serta keamanan sistem pembayaran menjadi agenda utama Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit & Expo 2026 (FEKDI x IFSE 2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.