Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duta Gianyar Suguhkan Harmoni Tradisi dan Keanggunan Warisan Leluhur

parade busana
Bali Tribune / PARADE BUSANA - Duta Gianyar dalam Parada Busana Adat Bali PKB 2026.

balitribune.co.id I Gianyar - Langkah para model mulai menapaki panggung Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Minggu (21/6/2026) malam. Tepuk tangan penonton pun mengiringi kemunculan Duta Kabupaten Gianyar yang mendapat kehormatan sebagai penampil pertama dalam Parade Busana Adat Bali pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Duta Kabupaten Gianyar tampil mempersembahkan identitas budaya Kabupaten Gianyar.

Di bawah komando Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra, penampilan Gianyar tidak sekadar menampilkan busana adat, tetapi juga menghadirkan narasi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Setiap busana yang diperagakan menjadi representasi nilai, tradisi, dan perjalanan sejarah yang masih terjaga hingga kini.

Parade dibuka dengan kemunculan Busana Pecalang, sosok penjaga keamanan adat Bali yang identik dengan kewibawaan dan pengabdian. Balutan warna gelap berpadu dengan saput poleng hitam putih menghadirkan filosofi Rwa Bhineda, keseimbangan antara dua kekuatan yang saling melengkapi. Keris yang terselip di pinggang menjadi simbol kehormatan, sementara udeng dan busana adat yang dikenakan menggambarkan kesiapsiagaan dalam menjaga ketertiban dan kesucian wilayah adat.

Suasana kemudian berubah menjadi lebih sakral ketika Duta Gianyar menampilkan Tradisi Nuuh dari Banjar Sebatu, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang. Tradisi yang juga dikenal sebagai Mejarag Jaje Lempeng ini merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat Subak atas hasil panen sekaligus permohonan perlindungan dari berbagai gangguan yang dapat mengancam keberlangsungan pertanian. Sosok Tukang Adur yang menjadi tokoh utama dalam tradisi tersebut tampil sederhana dengan kamen hitam, kampuh poleng, umpal, sumpang pucuk, serta ikat kepala dari janur. Kesederhanaan itu justru menjadi kekuatan yang memperlihatkan kedekatan masyarakat Gianyar dengan alam dan tradisi leluhur yang diwariskan turun-temurun.

Keindahan warisan budaya Gianyar kembali tersaji melalui penampilan Rakean Baris Bebaturan dan Rejang Mesatya. Keduanya merupakan bagian dari tradisi yang kerap hadir dalam upacara pelebon di wilayah Gianyar dan Tampaksiring. Rakean Baris Bebaturan menghadirkan citra prajurit yang tangguh dan berwibawa. Busana serba putih yang dipadukan dengan tombak sebagai properti utama menggambarkan semangat menjaga kesucian alam dan leluhur. Sementara itu, Rejang Mesatya tampil anggun dan penuh makna melalui balutan kebaya putih serta hiasan janur sederhana. Tarian dan busana ini merepresentasikan kesetiaan, ketulusan, dan pengabdian yang menjadi nilai luhur dalam kehidupan masyarakat Bali.

Sebagai penutup, panggung Ksirarnawa dipenuhi kemegahan Payas Agung Gianyar, busana pengantin khas yang menjadi salah satu identitas budaya Kabupaten Gianyar. Kemewahan ragam hias, keindahan tata rias, serta detail busana yang khas menampilkan kekayaan estetika yang tumbuh dan berkembang di Bumi Seni. Pengantin perempuan tampil memukau dengan pusung kletek mandel  yang dihiasi bunga merak kuning, sandat megubah, petitis, dan semi mopong. Sementara pengantin pria mengenakan udeng emas, kampuh songket, keris, umpal, serta beskap beludru hitam berhias benang gim yang menambah kesan gagah dan berwibawa.

Sekretaris I TP. PKK Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Diana Dewi Agung Mayun yang hadir dalam parada busana adat tersebut menyampaikan bahwa keikutsertaan Gianyar dalam Parade Busana Adat Bali merupakan bagian dari upaya pelestarian dan promosi budaya daerah kepada masyarakat luas. "Setiap busana yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi, sejarah, dan identitas masyarakat Gianyar yang patut dijaga bersama," ujarnya usai pementasan parade busana adat Bali.

Menjadi penampil pertama pada Parada Busana Adat Bali PKB 2026, Duta Kabupaten Gianyar berhasil menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga mengajak penonton menyelami kekayaan tradisi yang hidup di setiap sudut Gianyar. Dari sosok Pecalang yang tegas, kesakralan Tradisi Nuuh, kewibawaan Rakean Baris Bebaturan, ketulusan Rejang Mesatya, hingga kemegahan Payas Agung Gianyar, seluruhnya berpadu menjadi sebuah perayaan budaya yang mempertegas Gianyar sebagai salah satu pusat pelestarian seni dan tradisi Bali. 

wartawan
ATA
Category

Perkuat Cadangan Beras di Bali, BULOG Optimalkan Penyerapan Hasil Produksi Petani Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Perum BULOG Kantor Wilayah Bali mencatatkan realisasi pengadaan beras per 07 Oktober 2026 di wilayah Bali telah mencapai sekitar 7.218 ton setara beras atau sekitar 190,61 persen dari target pengadaan sebesar 3.786 ton. Capaian ini menunjukkan optimalnya penyerapan hasil produksi petani lokal sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah di Provinsi Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Buleleng Desak Penataan Kota Terintegrasi, Reklame Bodong Bakal Dibongkar

balitribune.co.id | Singaraja - Penataan wajah Kota Singaraja tak boleh berhenti pada pembangunan trotoar dan drainase. Penataan pedagang, penertiban reklame tanpa izin, hingga perencanaan kawasan dari pusat kota menuju pelabuhan harus berjalan dalam satu konsep yang jelas. Penegasan itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng, Selasa (13/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Badung Tegaskan Pelayanan Perizinan Harus Mudah, Cepat, dan Transparan

balitribune.co.id | Mangupura - Sekretaris Daerah Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba, menginstruksikan integrasi penuh seluruh sistem perizinan ke dalam Mal Pelayanan Publik (MPP). Langkah ini diambil untuk memangkas birokrasi agar masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu lagi mendatangi banyak instansi secara terpisah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Conde Nast Traveler Nobatkan Desa Penglipuran Sebagai Kawasan Terindah di Dunia

balitribune.co.id | Bangli - Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli,  masuk daftar "The 53 Most Beautiful Small Twons in the World" atau sebagai salah satu dari 53 Kota Kecil Paling Indah di dunia tahun 2026 versi majalah Conde Nast Traveler. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Antrean BBM, Polres Klungkung Turunkan Personel Amankan SPBU

balitribune.co.id | Semarapura - Personel Polres Klungkung melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah hukum Polres Klungkung, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap antrean kendaraan masyarakat yang hendak membeli bahan bakar minyak (BBM).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.