Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fakta Baru Kasus Pencuri Ayam Tewas di Tabanan: Masih Hidup Saat Diserahkan ke Polisi

Kuasa Hukum
Bali Tribune / KUASA HUKUM - Tim Kuasa Hukum Krama Desa Adat Juwuk Legi.

balitribune.co.id I Tabanan - Tim kuasa hukum Krama Desa Adat Juwuk Legi, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, mengungkap fakta baru terkait tewasnya terduga pencuri ayam berinisial KD (asal Desa Sidetapa, Buleleng). Mereka menduga ada keterlibatan warga luar desa dalam kematian KD karena korban masih hidup saat diserahkan ke kepolisian.

Perwakilan tim hukum, Gede Sumarjaya dan Nyoman Agung Sariawan, menyatakan bahwa lima warga adat yang telah ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinisial MJ, WS, KB, ML, dan ND hanya berupaya melumpuhkan serta mengamankan terduga pelaku.

"Saat petugas kepolisian tiba, kondisi terduga pelaku masih hidup. Ketika dibawa dari gedung serbaguna dan dimasukkan ke dalam bak mobil patroli polisi, terduga pelaku masih dalam kondisi hidup dan sempat berkomunikasi dengan saksi," ungkap Gede Sumarjaya di Denpasar, Kamis (13/8/2026).

Sumarjaya menjelaskan, aksi pencurian ayam impor bernilai ekonomi tinggi di wilayah tersebut telah terjadi secara berulang sejak 2023 hingga 2026, dengan catatan sedikitnya sembilan kejadian. Kerugian warga berkisar antara Rp3 juta hingga Rp10 juta per ekor, dengan total kehilangan mencapai belasan ekor ayam per insiden. Keresahan ini mendorong warga memasang portal dan membunyikan kentongan darurat sesuai perarem (aturan adat) setempat.

Pada insiden terakhir, KD yang merupakan seorang residivis kedapatan berada di kawasan peternakan seluas hampir 60 are. Saat ditegur, terduga pelaku sempat mengancam akan menembak warga sebelum akhirnya dikejar dan terjatuh di sekitar balai desa. Mengetahui KD membawa senjata tajam, warga berinisiatif melumpuhkan bagian kaki pelaku dan menduduki tubuhnya di balai desa untuk mencegahnya kabur sembari menunggu polisi.

Berdasarkan penelusuran lapangan, tim kuasa hukum menduga terdapat sekitar 20 orang dari luar Desa Adat Juwuk Legi yang berada di lokasi dan diduga melakukan kekerasan saat korban berada di area mobil patroli.

"Kami menemukan keterangan saksi bahwa ada pihak lain dari luar desa yang diduga ikut melakukan kekerasan saat korban berada di area mobil patroli. Ini masih dugaan dan harus dibuktikan melalui penyidikan," tegas pensiunan Polri tersebut.

Pihaknya menegaskan, warga Juwuk Legi menganggap persoalan telah selesai dan sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum sejak pelaku diserahkan. Oleh karena itu, tim hukum meminta penyidik tidak hanya memeriksa kelima warga yang membantu pengamanan, melainkan juga menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain yang menyebabkan hilangnya nyawa korban.

Meski telah berupaya menempuh jalur damai dengan keluarga korban, tim kuasa hukum berharap proses hukum tetap berjalan objektif, transparan, dan adil guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang sebenarnya. 

wartawan
RAY
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.