Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

FLOQ Catat Hampir 1 Juta Pengguna dalam Waktu Kurang 3 Bulan

FLOQ
Bali Tribune/ Paul Versley (kiri) bersama Yudhono Rawis menunjukan FLOQ, platform aset kripto digital

balitribune.co.id | Mangupura - Industri aset kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data dari OJK, jumlah pelanggan aset kripto di Indonesia telah menembus lebih dari 15 juta pengguna per Juni 2025. Ditengah momentum ini, FLOQ, platform aset kripto digital yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berhasil mencatat hampir 1 juta pengguna terdaftar hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan sejak peluncurannya pada 30 Mei 2025.


Keberhasilan ini lahir dari strategi tim FLOQ dalam menghadirkan produk yang mudah diakses dan memenuhi kebutuhan dari pengguna baru dengan mengutamakan prinsip aksesibilitas, keamanan, dan edukasi. Fokus FLOQ untuk memastikan kebutuhan pengguna juga didukung oleh tim yang sangat solid dan kolaboratif, serta koordinasi yang rapi dalam memastikan pengembangan produk berlangsung cepat. Sehingga aktivasi pengguna bertumbuh eksponensial dalam satu kuartal.


"Pertumbuhan yang sangat cepat ini adalah adalah hasil dari kolaborasi tim, dan komunitas untuk bergerak bersama dalam mencapai visi kami untuk menghadirkan akses yang sangat mudah untuk aset kripto bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, FLOQ hadir bukan hanya untuk membangun platform, tetapi untuk membangun kepercayaan dan literasi digital yang akan membawa lebih banyak orang Indonesia memasuki era Web3 dengan percaya diri," ujar Yudhono Rawis, Founder dari FLOQ di Badung, Rabu (20/8).


Sejak awal, FLOQ menargetkan pengalaman investasi digital yang sederhana namun inklusif, mulai dari pembelian Rp1.000, verifikasi instan, integrasi pembayaran dengan platform populer, hingga fitur one-click buy/sell. Dalam menghasilkan produk yang terbaik untuk masyarakat Indonesia, FLOQ menggunakan masukan dari komunitas dan pengguna untuk menjadi dasar pengembangan fitur ramah pemula, pembaruan UI, dan kampanye edukasi dengan bahasa mudah dipahami, sehingga mendorong retensi tinggi dan advokasi organik dari pengguna. Untuk menjawab dinamika industri yang kerap diwarnai dengan ketidakpercayaan yang tinggi, FLOQ menjaga kredibilitas lewat kepatuhan regulasi, standar keamanan internasional, dan transparansi. 


Berizin dan diawasi OJK, mematuhi ketentuan OJK, serta mengantongi ISO 27001, FLOQ menerapkan Know Your Customer (KYC), pemeriksaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan pemantauan transaksi real-time sejak awal. Tim eksekutif aktif terlibat di forum komunitas dan media untuk menjaga komunikasi terbuka, khususnya saat volatilitas pasar.


Pertumbuhan FLOQ ditopang oleh dukungan sejumlah nama terkemuka dan berpengalaman di industri kripto, keuangan dan teknologi sebagai manajemen dan juga pemegang saham dipimpin oleh Yudhono Rawis. Bergabungnya nama dan sosok dengan pengalaman dan riwayat kerja yang baik juga memperkuat kredibilitas sekaligus menghadirkan expertise dan jaringan yang memungkinkan FLOQ tetap gesit sebagai entitas independen. 


“Kecepatan bukan hanya soal waktu, tetapi juga soal struktur dan koordinasi. Itulah yang membuat kami mampu melayani hampir satu juta pengguna dalam waktu singkat,” tambah Paul Versley, Senior Vice President dari FLOQ.


Hanya dalam tiga bulan sejak peluncuran, komunitas FLOQ di media sosial juga berkembang pesat secara organik, meraih lebih dari 210 ribu pengikut di berbagai platform, mulai dari Instagram, TikTok, LinkedIn. Pertumbuhan ini menghasilkan hampir 20 juta impresi, termasuk lebih dari 100 ribu interaksi di Instagram dan 1,4 juta impresi di TikTok. Pencapaian tersebut didukung oleh konsistensi produksi lebih dari 1.000 konten edukasi dan storytelling di tujuh platform, yang menjadi fondasi kuat membangun keterlibatan dan kepercayaan komunitas.


FLOQ kini fokus pada pertumbuhan berkelanjutan dengan tiga prioritas. Pertama, efisiensi operasional melalui optimalisasi prosedur perusahaan dan pemanfaatan teknologi. Pertama, inovasi produk berkelanjutan yang dibarengi oleh penyediaan modul edukasi yang relevan dan mudah dipahami. Kedua, penguatan tata kelola, infrastruktur teknologi, keamanan informasi dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Ketiga, mencapai visi jangka panjang untuk menjadi pendamping keuangan digital yang terpercaya bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan industri teknologi dan keuangan di Indonesia.

wartawan
YUE
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bansos Salah Sasaran, Kepala Wilayah Jadi Sasaran

balitribune.co.id | Gianyar - Sejumlah kepala kewilayahan di Kabupaten Gianyar menjadi sasaran kekesalan warga menyusul turunnya daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial periode Juli–September 2026. Protes mencuat lantaran data penerima dinilai tidak tepat sasaran dan salah pilih.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.