Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Geger! Data Pegawai Simpeg Pemkab Badung Diduga Bocor di Dark Web

mobile
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | ​Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung digegerkan oleh isu dugaan kebocoran belasan ribu data pegawai akibat peretasan. Data dari Sistem Informasi Manajerial Pegawai (Simpeg) tersebut bahkan dikabarkan telah diperjualbelikan oleh peretas di situs dark web.

​Terkait potensi bahaya tersebut, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dilaporkan telah melayangkan surat pemberitahuan resmi kepada Pemkab Badung agar langkah mitigasi serta penanganan teknis segera dilakukan.

​Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung, I Ketut Gede Arta, saat dikonfirmasi pada Rabu (10/9/2026), tidak menampik adanya informasi tersebut. Pihaknya pun memberikan klarifikasi mengenai tata kelola serta penanganan sistem pada aplikasi Simpeg.

​Gede Arta menjelaskan bahwa server penyimpanan data utama Pemkab Badung pada dasarnya memang berada di Diskominfo Badung. Kendati demikian, pengembangan, pengoperasian, serta gerbang akses (gateway) aplikasi Simpeg berada di bawah kewenangan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung yang bekerja sama dengan pihak ketiga (vendor).

​"Data memang tersimpan di Diskominfo, tetapi pintu masuk dan pengelolaannya ada di BKPSDM. Ibarat rumah, kuncinya ada di sana," ujar Gede Arta.

​Mengenai surat pemberitahuan dari BSSN terkait indikasi celah keamanan tersebut, Gede Arta membenarkan bahwa laporan itu sudah diterima. Pihaknya mengklaim langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan penanganan awal.

​"Langkah mitigasi sudah langsung dilakukan pada hari itu juga. Tim teknis di bidang persandian dan keamanan informasi sudah melakukan tindakan pencegahan serta koordinasi," jelasnya.

​Sementara itu, mengenai titik pasti kebocoran sistem maupun rumor yang menyebutkan data pegawai telah diperjualbelikan di dark web, Gede Arta menyatakan belum dapat memberikan konfirmasi lebih terperinci.

 Menurutnya, evaluasi teknis dan komunikasi intensif dengan pihak vendor pengembang aplikasi saat ini ditangani langsung oleh internal BKPSDM Badung.

​Gede Arta menegaskan bahwa Diskominfo Badung akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait guna memastikan keandalan sistem perbankan data Pemkab Badung serta menutupi potensi celah keamanan yang ada.

"Kami terus berkoordinasi dengan BKPSDM karena yang lebih tahu soal data pegawai itu disana dengan vendornya," kata mantan Camat Kuta Selatan ini..

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, Wayan Putra Yadnya dikonfirmasi terpisah justru membantah adanya kebocoran data pada aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) Badung. "Tidak ada bocor," tegasnya.

Putra Yadnya mengakui adanya surat dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Namun, ia menegaskan surat tersebut sebatas imbauan agar pihak terkait lebih berhati-hati.

Menurutnya, imbauan itu muncul setelah terjadi kendala saat proses sinkronisasi data Simpeg. “Cuma disuruh hati-hati, karena kemarin saat sinkronisasi data Simpeg ada terjadi kendala,” kata Putra Yadnya. Ia kembali menegaskan, kendala tersebut tidak berarti telah terjadi kebocoran data pada aplikasi Simpeg Badung. 

wartawan
ANA
Category

Gerak Cepat Bantu Korban Banjir di Denpasar, Koster dan Jaya Negara Bersinergi Gelontorkan Dana BTT

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengambil langkah cepat dan sistematis dalam penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Denpasar, Badung dan wilayah lainnya. 

Untuk menutupi kerugian material akibat banjir, Gubernur bersinergi dengan Wali Kota Jaya Negara akan menggelontorkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang ada dalam APBD Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tragedi Banjir di Denpasar, Enam Ruko Roboh, Lima Korban Jiwa

balitribune.co.id | Denpasar - Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Denpasar sejak Selasa (9/9) dini hari hingga Rabu (10/9) pagi memakan korban jiwa. Enam unit rumah toko (ruko) di bantaran sungai Tukad Badung, Jalan Sulawesi, Desa Dauh Puri Kangin roboh lalu terbawa banjir. Keenam ruko itu adalah Ayari Batik Bali, Armana Batik, Centrum, Tasnim, Kiki Textile, dan Sai Kreshna.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir menyusul tingginya curah hujan yang mengakibatkan banjir di sejumlah titik pada Rabu (10/9). Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan penanganan bencana, mengantisipasi dampak lanjutan, serta menjamin kelancaran aktivitas masyarakat selama masa pemulihan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir di Kerobokan, Pasutri Terseret Arus, Satu Tewas

balitribune.co.id | Mangupura - Banjir yang terjadi di kawasan Jalan Raya Kerobokan-Canggu, Badung, memakan korban jiwa pada Rabu (10/9).

Dua mobil dilaporkan terperosok ke sungai dan terseret arus di depan Pasar Kerobokan. Salah satu mobil yang terseret arus ditumpangi pasangan suami istri asal Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Bersama Gubernur Koster Tinjau Lokasi Banjir, Walikota Jaya Negara: Fokus Evakuasi, Pendataan, dan Pemulihan Warga Terdampak

balitribune.co.id | Denpasar - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda hampir seluruh wilayah Bali, termasuk Kota Denpasar, menyebabkan sejumlah titik mengalami banjir. Menyikapi kondisi tersebut, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Rabu (10/9).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.