Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Grab Business Forum 2026 Soroti Pentingnya Strategi Ekspansi Cerdas

grab
Bali Tribune / Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia; M. Chatib Basri, ekonom senior Indonesia sekaligus Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2013-2014; Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia; dan Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia dalam gelaran Grab Business Forum 2026 bertema “The Next Chapter: Scale Smarter, Execute Faster” di Jakarta (9/6/2026)

balitribune.co.id | Jakarta - Setiap strategi, investasi teknologi, dan keputusan operasional perlu memberikan kontribusi yang jelas terhadap efisiensi, produktivitas, dan kinerja bisnis. Menjawab tantangan tersebut, Grab Indonesia kembali menghadirkan Grab Business Forum 2026 bertema “The Next Chapter: Scale Smarter, Execute Faster” hari ini (9/6) di Jakarta, sebagai wadah bagi para pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, ekonom, dan praktisi industri untuk berbagi perspektif dalam menavigasi babak pertumbuhan selanjutnya secara lebih cerdas, disiplin, dan siap dieksekusi.

Diskusi pada acara ini semakin relevan dengan tantangan yang dihadapi korporasi saat ini, yaitu menyeimbangkan agenda pertumbuhan dengan disiplin biaya, produktivitas, dan kecepatan operasional. Di satu sisi, 47% pemimpin bisnis di Asia Tenggara menjadikan inovasi sebagai penggerak utama pertumbuhan, sementara 56% CFO menempatkan cost optimization sebagai prioritas utama pada 2026. Kompleksitas ini juga terlihat dari percepatan adopsi Artificial Intelligence (AI), dimana 91% organisasi berencana meningkatkan investasi AI, namun hanya 25% yang melaporkan bahwa inisiatif AI dan otomasi mereka telah menghasilkan return on investment (ROI) yang sesuai harapan. Di saat yang sama, beban administratif dan proses kerja yang repetitif masih menjadi friksi yang menghambat produktivitas dan memperlambat eksekusi.

Pada tahun ketujuh penyelenggaraannya, Grab Business Forum menghadirkan M. Chatib Basri, Ekonom Senior Indonesia dan sekaligus Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2013-2014, serta Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang memberikan perspektif mengenai dinamika ekonomi, teknologi, dan kebutuhan dunia usaha untuk menangkap peluang pertumbuhan secara lebih terarah di tengah tantangan global. Melalui tema “The Next Chapter: Scale Smarter, Execute Faster”, Grab menyoroti pentingnya pertumbuhan yang lebih terarah dan eksekusi yang lebih gesit. 

Kebutuhan untuk bertumbuh lebih cerdas dan mengeksekusi lebih cepat menjadi semakin penting ketika melihat dinamika ekonomi yang lebih luas. Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan kawasan Asia Timur dan Pasifik melambat menjadi 4,2% tahun ini, dari 5,0% pada tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan yang dihadapi dunia usaha merupakan bagian dari dinamika ekonomi yang lebih luas, sehingga perusahaan perlu semakin tajam dalam menentukan prioritas, semakin disiplin dalam mengalokasikan sumber daya, dan semakin cepat dalam menerjemahkan strategi menjadi eksekusi.

Dalam sesi keynote, ekonom Chatib Basri membahas dinamika ekonomi global serta implikasinya terhadap strategi pertumbuhan korporasi. Menurutnya, di tengah kondisi global yang dinamis seperti sekarang ini, perusahaan tidak lagi dapat mengandalkan faktor-faktor pertumbuhan tradisional seperti biaya modal yang rendah atau ketersediaan tenaga kerja murah. “Pertumbuhan kedepan akan semakin ditentukan oleh kemampuan perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, mengalokasikan sumber daya secara lebih presisi, serta membangun ketahanan yang memungkinkan bisnis tetap adaptif terhadap perubahan tanpa kehilangan momentum pertumbuhan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Stella Christie menekankan bahwa keberhasilan adopsi AI tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan manusia yang mengimplementasikannya. "Perusahaan perlu memilah dengan jelas tantangan apa yang perlu diselesaikan dengan AI dan mana yang tidak, menentukan waktu adopsi yang tepat, serta menyiapkan talenta yang mampu menggunakan AI secara kritis dan bertanggung jawab. Yang tak kalah penting, setiap adopsi AI perlu tetap menjaga humans in the loop dalam prosesnya, agar teknologi dapat mendukung pengambilan keputusan tanpa menghilangkan peran manusia dalam memahami konteks, menilai hasil, dan memastikan dampaknya tetap relevan bagi kebutuhan bisnis,” ujar Stella.

Perspektif keduanya menegaskan pentingnya eksekusi operasional yang adaptif, terukur, dan berbasis teknologi untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Di tengah meningkatnya kompleksitas bisnis, banyak perusahaan masih menghadapi tantangan untuk menerjemahkan strategi menjadi eksekusi yang konsisten dan berdampak, sehingga ruang diskusi forum yang dihadirkan Grab ini semakin relevan.

Menurut Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, di tengah dinamika bisnis yang semakin kompleks, peluang pertumbuhan tetap terbuka, tetapi ruang untuk tumbuh dengan cara lama semakin terbatas. Pertumbuhan kedepan menuntut kemampuan untuk scale smarter melalui penetapan prioritas yang lebih tepat dan alokasi sumber daya yang lebih presisi, sekaligus execute faster dengan memanfaatkan teknologi dan AI untuk meningkatkan produktivitas, visibilitas, kontrol, serta pengambilan keputusan berbasis data. "Melalui Grab Business Forum 2026, kami ingin menghadirkan perspektif dari berbagai industri yang dapat membantu para pemimpin bisnis menerjemahkan ambisi pertumbuhan menjadi hasil yang terukur,” ujar Neneng.

Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia, mengatakan, banyak perusahaan telah memiliki strategi pertumbuhan yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam operasional sehari-hari yang memperlambat eksekusi. "Karena itu, Grab For Business kami rancang sebagai platform layanan B2B yang membantu perusahaan mengelola kebutuhan operasional harian, mulai dari transportasi karyawan, perjalanan bisnis, business meals, hingga pengantaran, secara lebih terstruktur dan terukur. Dengan visibilitas yang lebih baik, kontrol yang lebih kuat, dan proses yang lebih otomatis, perusahaan dapat mempercepat eksekusi bisnis dan membantu tim lebih fokus pada aktivitas yang menciptakan nilai," imbuhnya.

Manfaat Grab For Business juga dirasakan oleh berbagai perusahaan di Indonesia. Dedi Budi Utomo, Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN Icon Plus, mengatakan, bagi PLN Icon Plus, sustainability merupakan bagian dari cara kami bergerak menatap masa depan. "Grab For Business membantu kami melalui akses terhadap armada kendaraan listrik, sekaligus memudahkan pengelolaan mobilitas ribuan karyawan dari Kantor Pusat Jakarta hingga berbagai kantor SBU di seluruh Indonesia untuk membantu kegiatan operasional. Dengan visibilitas transaksi secara real-time, proses pengecekan laporan yang sebelumnya memakan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit," katanya.

Berdasarkan riset Forrester, otomatisasi proses expense claims melalui Grab For Business dapat menghemat lebih dari 11.500 jam kerja per tahun. Selain membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, Grab For Business juga mendukung perusahaan dalam mengembangkan, mengukur dampak, dan melaporkan dampak keberlanjutan dari perjalanan bisnis mereka. Saat ini, Grab mengoperasikan lebih dari 14.000 armada kendaraan listrik di Indonesia dan menargetkan peningkatan jumlah armada hingga tiga kali lipat pada akhir 2026.

Melalui GFB Sustainability Report, perusahaan dapat mengakses data emisi, mendukung kebutuhan Scope 3 Reporting, serta memperkuat pelaporan ESG dengan data yang lebih terukur. Grab Business Forum 2026, Grab menegaskan komitmennya untuk mendukung perusahaan dalam membangun sistem operasional yang lebih terhubung, terstruktur, dan efisien agar mampu menghadapi babak baru transformasi lanskap bisnis yang semakin kompleks serta menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

wartawan
YUE
Category

Dokumen Perkara Belum Memenuhi Syarat, Kejari Tabanan Kembalikan Berkas Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id | Tabanan – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mengembalikan berkas pemeriksaan para tersangka pengeroyokan maut terduga maling ayam di Desa Juwuk Legi, Kecamatan Baturiti.

Baca Selengkapnya icon click

Instalasi Listrik Terbakar, Pelayanan Kantor Samsat Jembrana Terganggu

balitribune.co.id | Negara - Kebakaran instalasi listrik berupa KWh meter dan Miniature Circuit Breaker (MCB) di Kantor Samsat Jembrana, Banjar Baluk 1, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kamis (5/11/2026), menyebabkan aktivitas pelayanan terganggu. Pegawai dan masyarakat yang sedang mengurus administrasi kendaraan bermotor berhamburan keluar gedung setelah muncul asap tebal, percikan api, dan suara ledakan kecil dari instalasi listrik tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sisir Kawasan Genteng Biru, Tim Gabungan Penertiban Parkir Liar Denpasar Jaring 4 Orang

balitribune.co.id | Denpasar - Tim gabungan dari Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS), Polresta Denpasar, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Denpasar menggelar penertiban parkir liar di kawasan Genteng Biru, Denpasar Barat, Kamis (5/11/2026). Dalam aksi tersebut, empat orang terjaring dan langsung diamankan ke Kantor Satpol PP Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pohon Aren 20 Meter Tumbang Timpa Bangunan Suci Pura Kerta Sari Taro Kaja 

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah hujan ekstrem mereda dua hari, sebuah pura di tengah hutan Desa Adat Taro Kaja, Taro, Tegallalang didapati dalam kondisi mengenaskan.  Bangunan suci di Pura Kerta Sari tersebut rusak tertimpa sebuah pohon aren setinggi sekitar 20 meter. Musibah di pura yang lokasinya jauh dari pemukiman ini, baru di ketahui warga, Rabu (4/11/2026) sore.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumpon Nelayan Bali Utara Bakal Dibongkar untuk Survei Migas

balitribune.co.id | Singaraja - Rencana survei seismik migas di perairan Bali Utara membawa konsekuensi bagi nelayan setempat. Puluhan atau bahkan lebih rumpon yang berada di jalur survei dipastikan harus dibongkar. Meski pemiliknya dijanjikan ganti rugi, hilangnya rumpon sebagai tempat berkumpulnya ikan berpotensi mengurangi hasil tangkapan dan pendapatan nelayan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Kunjungi Sekolah Rakyat Karangasem, Pangdam Udayana Tekankan Disiplin dan Karakter

balitribune.co.id | Amlapura - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Kamis (5/11/2026). Kunjungan ini bertujuan menanamkan nilai disiplin dan memotivasi para siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.