Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Isu Kepegawaian, Pertanian, Hingga Optimalisasi Pendapatan Jadi Bahan Evaluasi DPRD Tabanan

raker DPRD Tabanan
Bali Tribune / RAKER - Suasana rapat kerja gabungan komisi DPRD Tabanan dengan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tabanan pada Selasa (8/4).

balitribune.co.id | Tabanan – Beberapa isu pembangunan yang sudah berjalan sepanjang 2024 lalu menjadi bahan evaluasi DPRD Tabanan dalam rapat kerja gabungan komisi pada hari ini, Selasa (8/4).

Hasil evaluasi ini nantinya akan dirangkum ke dalam rekomendasi DPRD Tabanan terhadap LKPJ atau Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban Bupati Tabanan tahun anggaran 2024. 

Rencananya, rekomendasi itu akan disampaikan dalam rapat paripurna esok hari, Rabu (9/4), yang dihadiri Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.

Rapat gabungan komisi yang berlangsung hari ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa. Selain jajaran pimpinan komisi, rapat itu juga dihadiri pimpinan OPD atau organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tabanan.

Dalam rapat itu, masing-masing komisi menyampaikan berbagai aspirasi yang diperoleh selama melakukan pengawasan. Aspirasi inilah yang kemudian dirangkum ke dalam rekomendasi DPRD Tabanan atas LKPJ bupati.

Seperti ditegaskan Arnawa, LKPJ bukan sekadar laporan pertanggungjawaban tahunan semata. LKPJ juga sebagai bahan evaluasi untuk mendorong pembangunan Kabupaten Tabanan ke arah yang lebih baik.

Setidaknya ada beberapa isu krusial dan strategis yang menjadi catatan dan bahan evaluasi DPRD Tabanan. Mulai dari isu di bidang kepegawaian, pertanian, pendidikan, hingga kesehatan.

Seperti yang disampaikan Komisi I misalnya. Komisi yang salah satunya membidangi urusan kepegawaian ini memberi penekanan soal nasib pegawai kontrak dan tenaga pengabdi yang masih perlu mendapatkan perhatian. “Kami mendorong eksekutif segera menyelesaikan persoalan ini dan membuka jalan agar mereka bisa diangkat menjadi P3K secara bertahap,” kata Arnawa.

Berikutnya, Komisi II yang membidangi urusan pembangunan menekankan soal pentingnya perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi lahan. Dalam isu ini, DPRD mendorong Pemkab Tabanan tidak hanya membangun sinergi dengan berbagai pihak untuk menahan laju alih fungsi lahan, namun membuat kebijakan anggaran yang berpihak kepada petani. Misalnya melalui pemberian pupuk organik.

Bergeser pada Komisi III yang membidangi urusan keuangan dan anggaran daerah. Komisi ini kembali mengingatkan soal optimalisasi pendapatan daerah. Salah satu poin penting yang menjadi penekanan dari komisi ini adalah digitalisasi seperti penerapan tiket elektronik di objek-objek wisata atau lahan parkir. Paling tidak, penerapan sistem digital itu dimulai pada tahun ini atau pada 2026 mendatang. “Kami ingin PAD Tabanan naik secara signifikan. Harus dimulai dengan langkah-langkah modern dan transparan,” imbuhnya.

Sementara itu, Komisi IV yang membidangan urusan pendidikan dan kesehatan juga menyampaikan beberapa isu krusial di dua bidang tersebut. Di antaranya soal beberapa sarana pendidikan seperti bangunan sekolah yang rusak. “Ini tidak bisa dibiarkan. Pemerintah harus segera melakukan perbaikan,” bebernya.

Sedangkan di bidang kesehatan, komisi ini menyoroti soal defisit anggaran di rumah sakit. Lembaganya meminta persoalan ini perlu disikapi. Namun, di saat yang sama pelayanan kesehatan harus tetap berjalan secara optimal.

wartawan
JIN
Category

Mengamuk di Kediri, WNA Tiongkok Ditempatkan di Rudenim

balitribune.co.id | Tabanan – Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Tabanan memindahkan seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok berinisial LQ (34) ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar, Selasa (20/10/2026).

Upaya detensi ini diambil setelah pria asing tersebut diamankan petugas usai dilaporkan mengamuk di kawasan pemukiman warga Desa Pandak Bandung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Berdampak Sosial dan Ekonomi, Dewan Sebut Tajen Perlu Dikaji Secara Bijaksana

balitribune.co.id | Bangli - Dua pekan terakhir, aktifitas tajen di Bangli tiarap setelah aparat penegak hukum melakukan penertiban. Dampak sosial dan ekonomi sangat dirasakan bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktifitas tersebut. Realita ini mendapat perhatian  dari anggota DPRD Bangli I Made Sudiasa SE.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Minta Ranperda dari Eksekutif Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi-Fraksi DPRD Bangli menyampaikan Pemandangan Umum (PU) atas penyampian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan dari Eksekutif dalam Rapat Paripurna, Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada dan I Komang Carles serta dihadiri oleh Anggota DPRD.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Jatuhkan Denda Rp2,52 Triliun, Penegakan Hukum Pasar Modal Makin Tegas

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkeras penegakan hukum di pasar modal. Hingga 16 Oktober 2026, regulator telah mengenakan denda dengan total mencapai Rp2,52 triliun kepada para pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Angka tersebut terdiri atas Rp2,23 triliun denda hasil pemeriksaan kasus terhadap 166 pihak dan Rp293,78 miliar denda keterlambatan kepada 805 pihak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia 70 Tahun di Selemadeg Barat Dilaporkan Hilang

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi dilaporkan hilang dari rumahnya di Banjar Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat. Lansia yang memiliki riwayat linglung akibat faktor usia tua tersebut mendadak lenyap usai ditinggal anaknya memberi pakan ternak di belakang rumah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Temu Wirasa 2026, BI Bali Dorong Penguatan Data untuk Ekonomi yang Lebih Tangguh

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah dinamika ekonomi yang bergerak semakin cepat, data tidak lagi sekadar menjadi angka dalam laporan statistik. Bagi Bank Indonesia, informasi dari pelaku usaha, rumah tangga, perbankan hingga pemerintah daerah justru menjadi salah satu pijakan penting untuk membaca arah perekonomian sebelum angka resmi tersedia.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.