Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Iuran Menunggak, Ariawan Manfaatkan Program REHAB

Bali Tribune/Bagus Ketut Ariawan

balitribune.co.id | Denpasar - Aplikasi Mobile JKN, merupakan salah satu inovasi BPJS Kesehatan yang memberikan sejuta manfaat bagi penggunanya. Aplikasi Mobile JKN dapat diunduh oleh siapa saja dan kapan saja untuk memudahkan peserta dalam mengakses berbagai layanan pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bagus Ketut Ariawan, salah satu peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) ini mengakui kemudahan dengan adanya Aplikasi Mobile JKN, saat mengakses layanan program JKN.

“Terima kasih petugas BPJS Kesehatan yang telah memeberikan saya informasi mengenai aplikasi Mobile JKN. Saya telah lama menjadi peserta JKN namun sempat menunggak iuran,” ujar Ariawan.

BPJS Kesehatan telah menyediakan Program Pembayaran Bertahap (Rehab) yang sangat mudah diakses melalui aplikasi mobile JKN. Sebagai peserta JKN yang memiliki tunggakan bisa membayar tunggakan tersebut secara bertahap melalui mekanisme cicilan yang ringan.

“Mudah sekali ternyata mendaftar program Rehab ini dan status kepesertaan saya akan aktif kembali setelah tunggakannya lunas. Saya cukup menggunakan aplikasi mobile JKN dan memilih cicilan sesuai dengan kemampuan,” jelas Ariawan.

Pendaftarannya Rehab dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165 dan bisa langsung data ke kantor BPJS Kesehatan terdekat. Pendaftaran dapat dilakukan hingga tanggal 28 bulan berjalan, kecuali pada bulan Februari yang pendaftarannya berakhir pada tanggal 27 dengan maksimal periode pembayaran bertahap adalah 12 tahapan.

Melalui Aplikasi Mobile JKN ini juga diharapkan para penggunanya bisa memperoleh manfaat dan informasi tentang hak, kewajiban, dan prosedur pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya mengakses layanan di faskes saya cukup memperlihatkan kartu digital pada aplikasi mobile JKN sebagai tanda pengenal peserta JKN. Bagi saya program ini sangat luar biasa,” ucap Ariawan.

Tidak lupa, Ariawan pun turut mengapresiasi BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program JKN yang terus berupaya berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta JKN. Sebagai informasi, untuk meningkatkan kepuasan peserta, peserta juga dapat mengakses BPJS Kesehatan Care Center 165 dan Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) pada nomor 08118165165.

Selain itu, sekarang BPJS Kesehatan juga telah menggaungkan upaya transformasi mutu layanan terhadap penyelenggaraan Program JKN. Adanya Janji Layanan JKN menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat dan setara.

Dengan adanya Janji Layanan JKN tersebut, kini peserta JKN dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai tanda pengenal untuk mengakses pelayanan di faskes sehingga peserta tidak perlu mencetak fisik kartu kepesertaan JKN. Bukan hanya itu, peserta yang hendak mengakses layanan menggunakan Program JKN cukup menyebutkan NIK, menunjukkan e-KTP atau KIS digital melalui Aplikasi Mobile JKN. 

“Pada usia saya yang semakin bertambah, terkadang tubuh yang fit, tidak menjamin kita tidak mengalami sakit ataupun memerlukan pelayanan kesehatan. Untung saja ada Program JKN, jadi saya tidak perlu bingung lagi jika tiba-tiba sakit,” jelas Ariawan.

Di akhir wawancara, Ariawan mengapresiasi BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program JKN yang terus berupaya berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta JKN. Ariawan juga berharap kelak seluruh Masyarakat Indonesia terdaftar sebagai peserta JKN, dimana Program JKN ini merupakan sistem jaminan kesehatan yang memastikan setiap masyarakat memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau. 

wartawan
TG/EK
Category

Saksi BPN Tak Tahu Soal Pemalsuan, Tim Hukum Sebut Kasus AA Dharmawan Kriminalisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Sidang sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar Selatan (Densel) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (01/10/2026), makin bergulir menarik. Tim kuasa hukum terdakwa AA Dharmawan menilai perkara yang menimpa kliennya makin benderang dan memperkuat dugaan adanya kriminalisasi.

Baca Selengkapnya icon click

Hingga Agustus 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang 

balitribune.co.id | Mangupura - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gudang Kayu di Tabanan Terbakar, Kerugian Rp 500 Juta

balitribune.co.id | Tabanan - Gudang pemotongan kayu UD Agus Boy di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan ludes terbakar pada Kamis (1/10/2026) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian materiil yang dialami pemilik gudang ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Truk Kontainer Terjun ke Dasar Sungai Yeh Bakung

balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.