Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Penulisan Tembus Pinggan Telah Diperbaiki

Bali Tribune/ PERBAIKAN - Proses perbaikan jalan Penulisan tembus Pinggan yang rusak.
Balitribune.co.id | Bangli - Sempat dikeluhkan warga karena baru beberapa bulan selesai dikerjakan  ruas jalan Penulisan tembus Pinggan Kecamatan Kintamani di beberapa titik badan jalan mengalami kerusakan. Kondisi ini langsung disikapi Dinas Perkerjaan Umum Bangli. Badan jalan yang rusak telah diperbaiki oleh pihak rekanan /kotraktor.
 
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman I Wayan Lego Suprapto mengatakan ruas jalan Penulisan tembus Pinggan selesai dikerjakan pada bulan Desember tahun 2019 kemarin. Selain pengaspalan badan jalan juga dibuat banguan pelengkap. Disamping itu ada pula pengerjaan diluar kontrak yakni pemangkasan tebing. ”Untuk kegiatan menghabiskan anggran 10 milar lebih,” ungkapnya, Senin (22/6).
 
 Wayan Lego Suprapto  tidak menampik di beberapa titik badan jalan mengalami bleeding namun deminian pihak kontraktor dalam hal ini PT Pramana Arta Raharja  sudah langsung turun melakukan perbaikan. ”Untuk pekerjaan masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan, untuk masa pemeliharaan jalan selama 6 bulan,” sebutnya.
 
Menurutnya kerusakan jenis kegemukan (bleeding) disebakan sebagian atau seluruh agregat dalam camapuran terselimuti aspal yang terlalu tebal, akibat dari  kelebihan prosentase aspal di dalam campuran.”Untuk engkaji kerusakan jenis kegemukan selain mencari kadar aspal campuran dari contoh perkerasan yang bleeding dilakukan juga percobaan di labolatrium untuk mencari penyebab lain terlalu tebalnya film aspal pada agregat,” sebutnya.
 
Kata Lego Suprapto, kerusakan jalan aspal disebabkan berbagai faktor salah satunya banyaknya kendaraan berat (truk) yang lalulalang. Beban kendaraan yang berat mengakibatkan di setiap lapisan perkerasan terjadi regangan yang pada akhirnya muncul retakan serta deformasi. “Jika kondisi ini dibiarkan maka  ketika turun hujan air akan masuk ke dalam retakan dan merubah retakan menjadi lubang,” jelasnya.
wartawan
Agung Samudra
Category

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Klungkung Kawal Festival Semarapura 2026, Anggaran Rp 1,3 Miliar Harus Tepat Sasaran

balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.