Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jamsostek Award 2026: 260 Ribu Pekerja Papua Barat dan Papua Barat Daya Terlindungi

award
Bali Tribune / Jamsostek Award Tingkat Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya Tahun 2026

balitribune.co.id | Sorong - Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya terus diperluas. Hingga 2026, sebanyak 260.647 pekerja rentan di dua provinsi tersebut telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 111.360 pekerja rentan berada di Papua Barat, sedangkan 149.287 pekerja rentan berada di Papua Barat Daya. Capaian itu terungkap dalam Jamsostek Award Tingkat Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya Tahun 2026 yang digelar di Aimas Hotel and Convention Centre, Kabupaten Sorong, Kamis (24/9/2026).

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah kampung, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Khusus Papua Barat Daya, cakupan perlindungan pekerja telah mencapai 93,98 persen. Dari 266.748 tenaga kerja yang memenuhi syarat, sebanyak 250.685 pekerja telah terlindungi.

"Di Provinsi Papua Barat Daya coverage perlindungannya 93 persen. Ini coverage yang tertinggi secara nasional,” kata Agung.

Menurut Agung, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat pekerja. Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah kampung, BUMN, BUMD, organisasi masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat agar semakin banyak pekerja terlindungi.

Di tingkat nasional, cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) masih menghadapi tantangan. Agung menyebut dari 129,98 juta tenaga kerja yang memenuhi syarat, baru 50,07 juta yang menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan atau sekitar 38,53 persen.

Karena itu, perluasan kepesertaan tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga pekerja rentan dan pekerja sektor informal.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengatakan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja, baik formal maupun informal.

Menurut Elisa, perlindungan pekerja bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan perusahaan, tetapi juga masyarakat yang mempekerjakan tenaga kerja secara pribadi. Ia berharap Jamsostek Award dapat mendorong semakin banyak pihak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Yang kita harap semua berlomba-lomba untuk bisa mengejar target. Kita punya mimpi besar, setiap anak bangsa ini kalau bisa dijaminlah, diikutsertakan dalam kepesertaan jaminan ketenagakerjaan,” ujar Elisa.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Papua Barat, Eduard Toansiba yang mewakili Gubernur Papua Barat, menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja. Menurut Eduard, perlindungan tersebut dapat memberikan jaminan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kematian, mencegah munculnya kemiskinan baru melalui santunan kepada ahli waris, serta mendukung pendidikan anak peserta melalui manfaat beasiswa.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali, Nusa Tenggara dan Papua, I Nyoman Suarjaya mengatakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan target Indonesia Emas 2045. Pemerintah, kata Suarjaya, telah menetapkan target Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sebesar 99,5 persen pada 2045 sebagaimana tercantum dalam RPJPN. Target tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan hingga pengusaha. 

“Semua pihak harus bahu-membahu untuk memastikan bahwa para pekerja di wilayahnya telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya. Menurutnya, perlindungan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika pekerja menghadapi risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun memasuki masa pensiun.

wartawan
YUE
Category

114 Penduduk Pendatang Disasar Sidak Temesi Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Tiga Pilar Desa Temesi bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penduduk pendatang di Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Minggu (27/9/2026) malam. Seratus lebih penduduk pendatang diperiksa dan masih ada yang belum laporan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Propam Polres Gianyar Selidiki Anggota Jual Senpi Ilegal 

balitribune.co.id | Gianyar - Usut asal-usul kepemilikan senjata yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar dari seorang pria berinisial Ade Ready MP alias ARM yang ditangkap dalam kasus narkoba, menjadi perhatian serius Kapolres Gianyar. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gianyar pun langsung mengamankan personilnya dna kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Selengkapnya icon click

Pemotor Oleng Tabrak Truk Angkut Baja Ringan Hingga Tewas

balitribune.co.id | Tabanan – Seorang pengendara sepeda motor, Saiful Anwar (24), tewas di Jalur Denpasar-Gilimanuk usai menabrak truk pengangkut baja ringan di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Kecelakaan maut yang melibatkan motor Honda Beat DK 3576 UR dan truk AG 8147 Y tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 19.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Yeh Ngigih Mulai Dibeton, Jalur Gadung Sari-Pesagi Ditutup

balitribune.co.id | Tabanan – Akses jalan penghubung Desa Gadung Sari di Kecamatan Selemadeg Timur dan Desa Pesagi di Kecamatan Penebel melalui Jembatan Yeh Ngigih akan ditutup total mulai Selasa (29/9/2026).

Penutupan rute antarkecamatan tersebut dilakukan seiring perbaikan jembatan yang sudah masuk tahap pembetonan. Penutupan jalur ini diterapkan lantaran material pembetonan akan segera tiba di lokasi proyek.

Baca Selengkapnya icon click

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.