Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

pasar hewan kayuambua
Bali Tribune / PASAR HEWAN - Suasana Pasar Hewan Kayuambua, Susut, Bangli.

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Menurut Nengah Degdeg, jika berkaca dari hari raya tahun sebelumnya, suasana pasar hewan yang biasanya ramai menjelang Idul Adha kini terlihat jauh lebih sepi. Jika pada tahun-tahun sebelumnya aktivitas transaksi sapi meningkat signifikan akan tetapi tahun ini  mengalami penurunan yang sangat signifikan. "Untuk tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dulu menjelang Idul Adha aktivitas pasar sangat ramai, sekarang justru agak sepi," ungkapnya.

Sepinya aktivitas pasar  jelang hari raya kurban ini  kata dia di duga  dipengaruhi banyaknya timbangan sapi yang beroperasi di luar Pasar Hewan Kayuambua. Timbangan tersebut disebut milik pribadi atau swasta. "Menurut pantauan kami selaku pengelola pasar, banyak timbangan di luar pasar. Itu milik pribadi atau swasta. Apakah legal atau ilegal kami belum mengetahui, namun sangat berpengaruh terhadap penjualan di pasar hewan," ujarnya.

Dampaknya terlihat jelas dari jumlah transaksi ternak yang masuk ke pasar. Sebelum maraknya aktivitas penimbangan di luar pasar, penjualan sapi di Pasar Hewan Kayuambua bisa mencapai 3.000 hingga 4.000 ekor per tahun. "Sekarang jangankan 1.000 ekor, berdasarkan catatan aktivitas timbang selama tahun ini hanya sekitar 150 ekor sapi," ungkapnya.

Selain berdampak terhadap aktivitas perdagangan, pihak pengelola pasar juga menyoroti persoalan pengawasan kesehatan hewan. Menurut Degdeg, pasar hewan yang berada di bawah pengawasan pemerintah telah dilengkapi fasilitas kesehatan hewan serta tenaga dokter hewan untuk memastikan ternak yang diperdagangkan memenuhi syarat. "Terkait kesehatan hewan, dari Dinas PKP Bangli sudah menyediakan fasilitas dokter hewan dan ketentuan lain untuk persyaratan sapi yang dikirim ke luar Bali," sebutnya.

Menurutnya  aktivitas transaksi ternak di luar pasar dinilai sulit dipantau, terutama terkait jaminan kesehatan hewan dan prosedur pengiriman ternak. "Kalau di luar aktivitas pasar hewan kami tidak tahu apakah sudah terjamin kesehatan dan prosedurnya. Kalau pihak kami sudah menjamin kesehatan sapi," jelasnya. 

wartawan
SAM
Category

Bupati Adi Arnawa Serahkan Hibah Karya Pitra Yadnya Massal di Banjar Adat Tiyingan

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Banjar Adat Tiyingan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang menggelar rangkaian Upacara Pitra Yadnya dan Atiwa-tiwa massal tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Banjar Adat Tiyingan. Kegiatan pengabenan dan penyucian atma secara kolektif ini dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Minggu (13/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Videotron, Dewan Minta Pemerintah Tak Persulit Warga Lokal Berinvestasi di Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Polemik pembangunan videotron di pertigaan Penelokan, Kintamani  mengundang reaksi kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa mengatakan sejatinya pada prinsipnya  nafas pembangunan di Bangli yakni  prioritas utamanya buat orang Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Hadiri Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri

balitribune.co.id | Denpasar - Puncak Karya Pelebon I Gusti Ayu Badri, istri Gubernur Bali periode 1978-1988, Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekaligus ibunda Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, berlangsung khidmat pada Redite Pon Wuku Prangbakat, Minggu (13/9/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.