Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembrana Krisis Air Bersih

Bali Tribune/ Tercatat sudah tujuh wilayah permukiman di empat kecamatan yang menghadalkan air bersih yang distribusikan BPBD lantaran dilanda krisis air bersih.
balitribune.co.id | Negara - Musim kemarau yang berkepanjangan berdampak pada menyusutnya debit air bakau dan krisis air bersih di Jembrana semakin meluas. Sudah tercatat tujuh wilayah yang terdampak kekeringan.
 
Jika sebelumnya sejumlah banjar di beberapa desa di empat kecamatan yakni Mendoyo, Jembrana dan Negara yang kesulitan air bersih, kini dialami juga oleh warga Kecamatan Melaya. Sehingga sampai Jumat (14/9) tercatat sudah tujuh wilayah terdampak kekeringan.
 
Teranyar krisis air bersih di wilayah Kecamatan Melaya ini terjadi di  dua desa. Yakni, di Banjar Sari Kuning, Desa Tukadaya, dan Banjar Puncaksari, Desa Warnasari. Krisis air bersih di wilayah tersebut diketahui setelah adanya laporan dari pihak desa setempat yang dilayangkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana Jumat kemarin. Untuk penanganannya, personil BPBD Jembrana mulai mendistribusikan air bersih ke dua wilayah tersebut. Dengan meluasnya dampak kekeringan ini, wilayah yang kini dilayani pendistribusian air bersih oleh BPBD Jembrana juga bertambah.
 
Dengan mengandalkan satu unit armada truck tangki air volume 5.000 liter, hingga kini terdapat tujuh wilayah permukiman di empat kecamatan yang dilayani pendistribusian air bersih dari BPBD Jembrana. Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana, Jumat kemarin, mengatakan berdarkan laporan dan permohonan dari pihak desa yang diterimanya sejak Agustus lalu,  pihaknya kini sudah setiap hari melakukan pendistribusian air bersih ke banjar yang dilaporkan mengalamai krisis air itu. Termasuk yang teranyar di Banjar Sari Kuning dan Banjar Puncaksari, Melaya.
 
Wilayah banjar lainnya yang mengalami kekeringan dan juga sudah lebih dulu yang mendapat distribusi air bersih dari BPBD tersebar di tiga kecematan. Di Kecamatan Mendoyo krisis air juga terjadi di Banjar Wali, Desa Yehembang. Di Kecamatan Jembrana.
 
Tercatat Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem. Terbanyak diwilayah Kecamatan Negara yakni Banjar/Desa Berangbang, Banjar Kombading, Desa Pengambengan, dan Lingkungan Awen Lelateng, Kelurahan Lelateng.  Menurutnya di Banjar Kombading menjadi wilayah krisis air dengan warga terdampak yang paling banyak.
 
“Ada tujuh banjar di tujuh desa di empat kecamatan yang sakarang mendapat distribusi ari bersih. Untuk jumlah total warga yang mengalami kekeringan, sudah mencapai ratusan KK. Kemarin paling banyak kita distribusikan sekalian 3 tangki air di Banjar Kombading, karena ada sekitar 200 KK yang mengalami kekeringan di sana. Sisanya, ya masih cukup 1 tangki, sudah termasuk untuk stok,” ujarnya. Diakuinya krisis air pada musim kemarau ini tidak hanya dirasakan oleh warga di wilayah dataran tinggi, namun juga sudah meluas ke wilayah hilir atau pesisir seperti Kombading dan Awen.
 
Menurutnya wilayah di dataran tinggi yang krisis air ini kebanyakan warganya yang mengandalkan sumber air dari pegunungan. Sedangkan beberapa banjar dipesisir seperti di Banjar Kombading, Desa Pengambengan, dan Linggkungan Awen Lelateng, Kelurahan Lalateng, warganya mengdalkan sumber air bersih dari sumur maupun PDAM. Namun  kini kesulitan mendapat air akibat penuruan debit air baku. 
 
Ia menyatakan sumber air bersih yang didistribusikan ini juga dari pipa PDAM di perkotaan, “Untuk bantuan air yang kami distribusikan ini, juga airnya PDAM,” tandasnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

balitribune.co.id | Mangupura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta setelah bank tersebut dinilai tidak mampu mengatasi persoalan permodalan dan likuiditas. Hal ini diungkapkan OJK melalui siaran persnya, Jumat (18/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.