balitribune.co.id | Mangupura - Nama Jong dalam Jong Festival 2026 bukan sekadar identitas sebuah festival. Di baliknya tersimpan jejak sejarah Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung, yang berkaitan erat dengan keberadaan Pura Kahyangan Jagat Purusada.
Ketua Panitia Jong Festival 2026 sekaligus Bendesa Adat Kapal, I Ketut Sudarsana, menjelaskan nama “Jong” diambil dari Purana Pura Kahyangan Jagat Purusada. Berdasarkan catatan sejarah yang disampaikan, kawasan tersebut pada sekitar tahun 1221 Masehi dikenal dengan nama Desa Jong Karam atau Paluwanegara.
Jong Karam memiliki makna yang berkaitan dengan perahu karam. Nama tersebut menjadi bagian dari perjalanan sejarah wilayah Kapal sebelum kemudian mengalami perkembangan dan perubahan nama.
Dalam perkembangannya, wilayah tersebut disebut berubah menjadi Desa Kapal setelah kedatangan rombongan dari Kerajaan Kalingga Jawa. Jejak sejarah dan kisah tersebut hingga kini tetap melekat dalam ingatan kolektif masyarakat Desa Adat Kapal.
Upaya menghidupkan kembali narasi sejarah tersebut salah satunya diwujudkan melalui Jong Festival 2026 yang digelar di Lapangan Pratu Made Linggih, Kelurahan Kapal, Mengwi, Jumat (25/9/2026).
Festival perdana yang berlangsung 25-27 September 2026 itu dibuka Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dengan pemukulan Gentora. Pemerintah Kabupaten Badung juga menyerahkan dana stimulus sebesar Rp30 juta kepada panitia.
Bagi masyarakat Kapal, festival ini tidak hanya menjadi ruang hiburan dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali identitas serta sejarah desa kepada generasi muda.
I Ketut Sudarsana berharap Jong Fest dapat menjadi ruang bagi yowana untuk menggali potensi lokal sekaligus belajar mandiri. Sementara itu, Bupati Adi Arnawa mendorong agar pelaksanaan perdana tersebut dievaluasi sehingga dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan dengan kualitas yang semakin baik.
Dengan demikian, Jong Festival tidak hanya berbicara tentang kegiatan masa kini, tetapi juga membawa kembali cerita masa lalu sebagai bagian dari identitas Desa Kapal yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya.