Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kadis PUPR Perkim Berhalangan Hadir, Rapat Kerja Komisi III DPRD Bangli Diundur

Bali Tribune / Ketua Komisi III DPRD Bangli, I Wayan Merta Suteja

balitribune.co.id | Bangli - Pascasidak pembangunan Sasana Budaya Giri Kusuma beberapa hari lalu, Komisi III DPRD Bangli mengagendakan rapat kerja dengan Dinas PUPR Perkim Bangli. Rapat yang dijadwalkan pada Selasa (8/10), urung terlaksana karena Kepala Dinas PUPR Perkim Bangli, Dewa Ngakan Widnyana Maya tidak hadir karena sedang berada di luar daerah.

Ketua Komisi III DPRD Bangli I Wayan Merta Suteja saat dikonfirmasi mengatakan, rapat kerja dengan Dinas PUPR Perkim urung dilaksanakan, lantaran Kadis PUPR Perkim Bangli, tidak hadir. "Yang semestinya diundang untuk hadir rapat masih berada di luar daerah. Tadi kami sempat koordinasi, yang ada hanya Sekdisnya. Padahal, kami maunya langsung bersama Kadis," jelas politisi asal Desa Kayubihi Bangli ini. Pihaknya mengagendakan  kembali rapat kerja pada Rabu (9/10).

Menurut Merta Suteja, sejatinya untuk pelaksanaan rapat kerja ini, pihak sekretariat telah mengirim undangan ke pihak Dinas PUPR Perkim. Diakui, sebelumnya dirancang dilaksanakan Rabu, namun karena ada hal yang sangat penting dan perlu didiskusikan, maka rapat dimajukan menjadi Selasa ini.

“Teman-teman di Komisi III telah menyiapkan sejumlah pertanyaan untuk kita sodorkan ke pihak Dinas PUPR," kata Politisi PDIP ini.

wartawan
SAM
Category

Perairan Selat Bali Semakin Surut, Antrean Kendaraan Mengular Keluar Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Kondisi air laut di perairan Selat Bali hingga Kamis (29/10/2026) masih fluktuaktif. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk masih terhambat kondisi air laut yang surut. Antrean kendaraan pun mengular keluar pelabuhan. Kondisi kemacetan di Gilimanuk ini dikeluhkan karena mengganggu aktifitas warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.