Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kawal Rekapitulasi Surat Suara

Bali Tribune/ KAWAL - Personel Polisi bersenjata lengkap amankan KPPK di Klungkung.
balitribune.co.id | Semarapura - Tidak ingin kecolongan adanya pengacau maupun pembobolan tempat penghitungan suara di Klungkung, aparat Polres Klungkung bersama TNI bersenjata lengkap mengawal proses rekapitulasi surat suara Pemilu 2019. Pengawalan dan kesiagaan  yang dilakukan 24 jam.  
 
Pengamanan ketat oleh jajaran kepolisian dan aparat TNI ini dibenarkan oleh Kapolres Klungkung AKBP Komang Sudana, SIK. Menurutnya, pengamanan kotak suara maupun pelaksanaan penghitungan suara harus dikawal dan diamankan selama 24 jam penuh. Dirinya tidak ingin sampai terjadi kecolongan masalah keamanan penting ini. "Kita pastikan semua PPK yang ada di seluruh kecamatan dijaga ketat oleh anggota TNI Kodim 1610 dan Polres Klungkung  dengan bersenjata lengkap, untuk mengamankan kota suara dan proses rekapitulasi di tingkat PPK," kata Kapolres. 
 
Polisi juga melakukan patroli dalam kesiapsiagaan selama 24 jam ke PPK di tiga kecamatan yang ada di wilayah Klungkung  daratan. "Tugas kami belum selesai. Sekarang masih proses rekapitulasi di tingkat PPK, nantinya  harus melaksanakan tugas hingga pergeseran dari PPK hingga ke KPU. Petugas harus siaga 24 jam di PPK  jangan sampai lengah," tegas Kapolres Komang Sudana. 
 
Kapolres juga mengingatkan kepada jajarannya dalam pengamanan rekapitulasi di tingkat PPK. "Mengingatkan agar tetap body sistem, serta standby senjata pada pelakasanaan PAM di gudang logistik pemilu 2019 di PPK. Dirinya juga  menginstruksikan kepada seluruh Personil untuk menjaga kotak suara selama proses rekapitulasi di PPK. Pihaknya juga akan menindak tegas jika ada yang menganggu proses rekapitulasi hingga hari H tuntas. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.