Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kepastian Hukum dan Pemerataan Ekonomi Sebagai Solusi Atasi Kekisruhan

DR (C) Prabowo Febriyanto, SH, MH
Bali Tribune / DR (C) Prabowo Febriyanto, SH, MH

balitribune.co.id | Denpasar - Praktisi Hukum Tata Negara sekaligus seorang pengacara, DR (C) Prabowo Febriyanto, SH, MH melihat kondisi yang terjadi di berbagai daerah dan terutama di ibukota Jakarta demo yang terlihat sepertinya semakin meluas bahkan di berbagai daerah demo serupa juga dilakukan masyarakat dan mahasiswa. Jika dilihat dari asal muasal kerusuhan ini lahir dari akumulasi ketidakpuasan terhadap ketimpangan dan kebijakan yang dianggap elit. Pandangan masyarakat terhadap tunjangan super tinggi bagi wakil rakyat, yang terjadi bersamaan dengan prangko kenaikan pajak dan pelemahan ekonomi, menciptakan sentimen ketidakadilan. Bahkan kematian tragis Affan Kurniawan jadi pemicu emosional yang lebih besar dan dapat mengubah protes biasa menjadi eskalasi kerusuhan yang lebih luas. "Situasi saat ini mencerminkan benturan antara tuntutan rakyat atas keadilan ekonomi dan respons negara yang terkesan lambat dan represif," ungkapnya kepada Bali Tribune pada Sabtu, 30 Agustus 2025. 

Menurut Prabowo, selain tuntutan pembenahan sistem politik, ini juga panggilan untuk penegakan hukum yang adil, tanggung jawab negara terhadap warganya, dan perlindungan hak asasi. Melihat situasi dan kondisi yang ada kami mencoba memberikan pandangan serta saran dan harapan bagaimana kondisi kekisruhan ini agar tidak semakin meluas dan semua komponen mendapatkan solusi dari semua tuntutan yang ada.

"Pertama tentu tentang penegakan hukum transparan, transparansi ini berkaitan dengan kepastian terhadap penegakan hukum. Pastikan investigasi terhadap suatu peristiwa, petugas terlibat dilakukan terbuka, tanpa manipulasi atau tekanan politik, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum (Polisi dan TNI)," katanya.

Selanjutnya pemerintah harus membuka ruang diskusi konstruktif dengan perwakilan rakyat, mahasiswa, pekerja, dan ojol untuk mencari solusi konkrit, bukan hanya meredam emosi, hal ini dilakukan demi terciptanya komunikasi yang efektif dari masyarakat kepada pemerintah. Reformasi kebijakan juga menjadi titik berikutnya yang perlu diperhatikan. Tinjau kembali kebijakan tunjangan DPR, pajak, dan pemangkasan anggaran sosial. Fokus pada keluarga, pendidikan, dan kesehatan warga. 

"Kekisruhan dan kriminalitas juga terkadang tercipta dari keadaan dan ketimpangan ekonomi untuk itu perlu kiranya pemerintah melakukan kebijakan pemerataan ekonomi. Dorong kebijakan yang mengurangi kesenjangan seperti subsidi langsung kepada pekerja informal, reformasi ketenagakerjaa, lapangan pekerjaan, dan peningkatan perlindungan sosial," pungkasnya. 

wartawan
RAY
Category

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.