Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kinerja Tidak Memuaskan, Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung Dicopot

pelantikan Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung
Bali Tribune / Wayan Suryantara, Rai Sukabagia dan Wayan Mustika saat dilantik sebagai direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Periode 2024-2029 oleh Bupati Giri Prasta pada Februari 2024 lalu

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara mengejutkan memberhentikan I Wayan Suryantara Cs sebagai direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung periode 2024-2029 dari jabatannya.

Pencopotan I Wayan Suryantara (Direktur Utama),  Rai Sukabagia (Direktur Umum) dan Wayan Mustika (Direktur Operasional) dari jajaran direksi ini diduga karena mereka dianggap tidak layak lagi memimpin perusahaan plat merah Badung itu. Pasalnya, dibawah kepemimpinan mereka keuangan Perumda Pasar dan Pangan MGS disclaimer.

Pencopotan Suryantara sebagai Direktur Utama tertuang dalam Keputusan Kuasa Pemilik Modal dalam hal ini Bupati Badung Nomor: 02/KPM/MGS/2025 tertanggal 25 September 2025.

Dalam poin menimbang dijelaskan menjadi alasan pemecatan adalah, hasil laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Perumda Pasar dan Pangan MGS, periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, dengan opini tidak menyatakan pendapat alias ‘disclaimer’. Dengan hasil audit tersebut Direksi tidak memenuhi ketentuan yang tertuang dalam surat pernyataan/fakta integritas dan kontrak kerja sehingga dapat diberhentikan. 

Sekretaris Daerah (Sekda ) Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba membenarkan bahwa Bupati Badung selaku kuasa pemilik modal sudah mengeluarkan SK pemberhentian tiga direksi Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana.

"Nggih (iya) benar. Selaku kuasa pemilik modal Bapak Bupati sudah mengeluarkan SK pemberhentian," ujarnya belum lama ini.

Menurut Surya Suamba salah satu alasan utama bupati sampai memecat direksi Perumda Pasar dan Pangan karena hasil laporan auditor independen atas laporan keuangan Perumda Pasar dan Pangan MGS, dengan opini tidak menyatakan pendapat atau disclaimer. 

Selain itu ketiga direksi saat melamar juga sudah menyatakan kesiapannya berhenti apabila gagal mengelola perusahaan pasar dan pangan ini.

“Pada saat melamar menjadi calon direksi, mereka menandatangani fakta integritas, jika hasil audit keuangan tidak memenuhi ketentuan, maka direksi siap diberhentikan,” kata Surya Suamba.

Sementara itu I Wayan Suryantara juga tak menampik kalau dirinya sudah diberhentikan sebagai direktur utama.  Sebelum diberhentikan ia mengaku sempat dipanggil oleh Bupati Badung.

“Tanggal 24 September kami diundang terkait pengarahan dan evaluasi direksi. Kemudian tanggal 25 sore kami kembali dipanggil dan diberitahukan bahwa dengan pertimbangan pimpinan kami diberhentikan,” jelasnya.

Mantan Perbekel Petang inipun mengaku sudah menerima SK pemberhentian tersebut. “Ya, karena SK kan sudah tertulis. Ya kami terima,” tukasnya. 

Diketahui I Wayan Suryantara Cs diangkat sebagai direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS periode 2024-2029 oleh Bupati Badung kala itu dijabat I Nyoman Giri Prasta.

Pelantikan Suryantara politisi PDIP asal Petang ini bersama Rai Sukabagia dan Mustika pada tanggal 6 Februari 2024. Bupati Giri Prasta saat pelantikan sudah mengingatkan jajaran direksi agar membuat sebuah lompatan agar Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana tidak stagnan di tempat.

Giri Prasta ingin Perumda ini berkembang pesat dengan melakukan lompatan dan terobosan besar. Terlebih Perumda ini telah diberikan kepercayaan lebih oleh Pemkab Badung untuk bergerak pada urusan pengadaan barang & jasa pada sektor pangan, jadi tidak hanya mengurusi perpasaran semata.

Bila ini bisa dilakukan dengan baik, Giri Prasta meyakini hal ini akan menjadi peluang yang luar biasa dan mendatangkan benefit/sumber pendapatan baru bagi perusahaan dan pemerintah daerah. 

"Saya ingin melihat perubahan yang lebih baik dari yang ada sekarang, untuk itu kita membutuhkan direksi ," kata Giri Prasta.

Namun sayang, baru setahun menjabat justru laporan keuangan Perumda justru  disclaimer alias tak bisa dibaca.

wartawan
ANA
Category

Sempat Menilai Ada Kejanggalan, Keluarga Akhirnya Ambil Jenazah Nelayan Asal Desa Cupel untuk Dimakamkan

balitribune.co.id | Negara - Meski sempat menilai ada kejanggalan, pihak keluarga akhirnya memutuskan mengambil jenazah I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara dari RSUD Negara untuk dimakamkan, Senin (14/9/2026) pagi. 

Sebelumnya, pihak keluarga terpaksa menyeberang ke perairan Banyuwangi untuk membongkar kembali makam korban yang sempat dikuburkan secara sepihak di pesisir Alas Purwo.

Baca Selengkapnya icon click

Mobil Elf Bawa 18 Wisatawan Terbakar di Baturiti

balitribune.co.id | Tabanan - Satu unit mobil Elf berpelat DK 7827 AI yang membawa 18 orang wisatawan lokal terbakar di jalur Denpasar-Singaraja, tepatnya di depan Kantor UPTD Laboratorium dan Pengujian Obat Tradisional Pemprov Bali, Banjar Pekarangan, Desa/Kecamatan Baturiti, pada Senin (14/9/2026) siang.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HIMKI Bidik Indonesia Jadi Pusat Mebel dan Kerajinan Dunia

balitribune.co.id | Badung - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Badung, Senin-Rabu, 14-16 September 2026. Forum tiga tahunan ini menjadi momentum penting bagi HIMKI untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan strategi menghadapi perubahan industri global.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Gara-gara Bakar Sampah Sisa Pengabenan, Areal Hutan Batur Ikut Terbakar

balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran terjadi di tempat pembuangan sampah bekas upacara pengabenan yang berlokasi di sebelah utara wantilan Tunon, Desa Adat Batur, Kintamani Bangli pada Minggu (13/9/2026) sekira pukul 14.00 wita. Api yang membesar hingga melahap areal hutan seluas kurang lebih 2 are.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Turis Asing Batalkan Pesanan Kamar, Target Pajak Hotel Buleleng Terancam Tak Tercapai

balitribune.co.id | Singaraja - Target pajak daerah Kabupaten Buleleng tahun 2026 terancam tak tercapai. Pembatalan pesanan kamar oleh wisatawan mancanegara ikut menekan penerimaan dari sektor Pajak Hotel. Pembatalan disebut terjadi terutama dari wisatawan Eropa dan Amerika yang sebelumnya memesan akomodasi di kawasan Batu Ampar, Sumberkima, Gerokgak hingga Tejakula.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.