Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kunjungan Wisata ke Tanah Lot Melonjak di Libur Panjang Lebaran 2025

objek wisata Tanah Lot
Bali Tribune / KUNJUNGAN - Suasana kunjungan di salah satu sudut area objek wisata Tanah Lot.

balitribune.co.id | Tabanan – Jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot selama libur panjang Lebaran tahun ini meningkat seratus persen di bandingkan hari-hari selama bulan puasa sebelumnya.

Rata-rata jumlah kunjungan dalam sehari ke objek wisata dengan ikon pura di atas batu karang besar ini mencapai enam ribuan orang. Sementara selama bulan puasa di tahun ini, rata-rata kunjungannya berada di kisaran 1.900 orang.

Manajer Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengatakan hal tersebut. “Dari 1.900 orang di bulan puasa, nah sekarang sudah enam ribuan per hari,” ujarnya pada Kamis (3/4).

Seperti biasanya, lonjakan pengunjung di musim libur panjang Lebaran 2025 didominasi wisatawan domestik. Beberapa di antara mereka bahkan sudah tiba di Bali sebelum Nyepi yang jatuh pada Sabtu (29/3) lalu. “Kalau (wisatawan) asing lebih sedikit. Kebanyakan domestik dari luar pulau Bali,” jelasnya.

Pihaknya memperkirakan, puncak kunjungan wisata di Tanah Lot akan terjadi pada Sabtu (5/4) atau Minggu (6/4) nanti. Ini mengingat pada Senin (7/4) merupakan hari terakhir cuti bersama Idulfitri 1446 Hijriyah. “Selama libur panjang ini kami juga menyelenggarakan sejumlah pertunjukan kesenian di areal Tanah Lot. Salah satunya joged bumbung agar pengunjung punya pengalaman berlibur,” imbuh Sudiana.

wartawan
JIN
Category

Perairan Selat Bali Semakin Surut, Antrean Kendaraan Mengular Keluar Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Kondisi air laut di perairan Selat Bali hingga Kamis (29/10/2026) masih fluktuaktif. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk masih terhambat kondisi air laut yang surut. Antrean kendaraan pun mengular keluar pelabuhan. Kondisi kemacetan di Gilimanuk ini dikeluhkan karena mengganggu aktifitas warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.