Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lakoni Babak 32 Besar di Bali, Persebata Optimis Lolos 16 Besar

Persebata
Bali Tribune / tim sepakbola Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Persebata

balitribune.co.id | Denpasar - Lolos ke 32 besar Liga 4 Nasional 2025 tim sepakbola Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melakoni pertandingan di Bali. Kepastian itu diperoleh setelah hasil pengundian group menunjukan Persebata bergabung di group X bersama Persewangi (Banyuwangi), Persakabumi (Sukabumi), dan PS Peureulak (Aceh). 

Persebata maju ke 32 besar Liga 4 nasional setelah berhasil menjadi pemimpin Klasmen group P di babak 64 besar..

Tim berjuluk Laskar Sembur Paus ini akan melakoni babak 32 besar pada Rabu (30/4) berhadapan dengan tim Persakbumi. Kemudian pada  Jumat (2/5) berhadapan dengan Persewangi, dan selanjutnya bertarung dengan PS Peureulak  di laga terakir, Minggu (4/5).

pelatih Persebata, Adnan Mahing dalam keterangan pers usai memastikan lolos ke 32 besar mengatakan, meskipun berat, dirinya  optimis anak-anak Persebata akan menunjukan performa terbaik guna lolos ke 16 besar.

“Aroma persaingan di babak 32 besar tentu saja lebih keras, mengingat  pesertanya adalah juara pertama dan kedua di masing-masing group 64 besar. Kendati demikian kami optimis mampu melaju ke babak selanjutnya,” ungkap mantan pemain Persegi Gianyar ini.

wartawan
HEN
Category

Perairan Selat Bali Semakin Surut, Antrean Kendaraan Mengular Keluar Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - Kondisi air laut di perairan Selat Bali hingga Kamis (29/10/2026) masih fluktuaktif. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Gilimanuk masih terhambat kondisi air laut yang surut. Antrean kendaraan pun mengular keluar pelabuhan. Kondisi kemacetan di Gilimanuk ini dikeluhkan karena mengganggu aktifitas warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Tunda Pinjam Rp1,6 Triliun untuk Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menunda rencana pinjaman daerah senilai Rp 1,6 triliun yang semula diproyeksikan untuk membiayai pembangunan infrastruktur pada 2027. Penundaan dilakukan karena sejumlah pekerjaan konstruksi belum siap dieksekusi. Pemkab Badung memilih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan koridor Gatot Subroto–Canggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.