Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LPS Lakukan Upaya Strategis Tingkatkan Pemahaman Finansial Masyarakat

LPS
Bali Tribune / LPS

balitribune.co.id | Denpasar - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keuangan, dengan harapan masyarakat lebih siap menghadapi tantangan finansial, terutama agar masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang marak akhir-akhir ini. Salah satu upaya strategis yang dilakukan LPS yakni dengan Financial Festival.

“Terpenting lagi, lebih mengenalkan peran dan fungsi LPS kepada masyarakat terutama generasi muda supaya lebih percaya dan yakin kepada lembaga perbankan, masyarakat harus merasa aman dan nyaman, sebab simpanan mereka di perbankan dijamin oleh LPS,” ujar Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Penjaminan dan Resolusi Perbankan, Didik Madiyono dalam siaran persnya, Rabu (6/8).

LPS Financial Festival dihelat untuk merayakan 80 tahun Kemerdekaan Indonesia, dan juga 20 tahun Lembaga Penjamin Simpanan mengabdi untuk Indonesia. LPS memandang di era seperti sekarang, masyarakat melek finansial adalah sebuah keniscayaan, pemahaman mengenai finansial adalah kemampuan penting yang wajib dimiliki setiap orang, utamanya para generasi muda. Tingkat literasi keuangan yang mumpuni, dipastikan akan membantu untuk menghadapi berbagai tantangan finansial di masa depan. 

“Dengan bekal tersebut masyarakat akan bisa meminimalisir berbagai risiko keuangan, siap dengan berbagai risiko keuangan, dapat memanfaatkan berbagai produk dan jasa keuangan dengan lebih bijak, dan yang pasti dapat menghindari berbagai modus kecurangan dan kejahatan keuangan,” tambahnya. 

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis oleh OJK dan BPS, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, sementara indeks inklusi keuangan naik menjadi 80,51 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yakni indeks literasi berada di angka 65,43 persen dan inklusi 75,02 persen.

Berlandaskan hasil tersebut, LPS lantas terpanggil untuk terus memperkuat perannya, mendorong peningkatan literasi keuangan nasional. LPS Financial Festival ini dirancang untuk memberikan edukasi keuangan yang dikemas secara inspiratif, interaktif dan menarik.

wartawan
YUE
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.