Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Macet Makin Parah, Badung Siapkan JLS Rp2,9 Triliun

HUT
Bali Tribune / HUT - Bupati Wayan Adi Arnawa menghadiri perayaan HUT Ke-63 Sekaa Teruna Yowana Pratyaksa Banjar Bualu, Desa Adat Bualu, Kuta Selatan, Sabtu (29/8/2026).

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur untuk memperkuat konektivitas sekaligus mengurai kemacetan di kawasan pariwisata.

Pembangunan jaringan jalan baru menjadi salah satu prioritas, terutama di wilayah Badung Selatan dan Badung Utara yang mengalami peningkatan mobilitas kendaraan.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan persoalan infrastruktur dan kemacetan harus segera ditangani untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. 

Menurutnya, akses transportasi yang lancar menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan daya tarik Badung sebagai destinasi wisata.

“Jika persoalan kemacetan tidak disentuh, kita akan ditinggal wisatawan,” ujar Adi Arnawa saat menghadiri HUT Ke-63 Sekaa Teruna Yowana Pratyaksa Banjar Bualu, Desa Adat Bualu, Kuta Selatan, Sabtu (29/8/2026) malam.

Salah satu proyek besar yang disiapkan adalah Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang menghubungkan kawasan Ayana menuju Uluwatu. Ruas jalan ini dirancang memiliki panjang lebih dari 10 kilometer dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp2,9 triliun.

Selain JLS, Pemkab Badung juga menyiapkan akses penghubung dari Uluwatu menuju kawasan Melasti hingga terhubung dengan jaringan JLS. Pembangunan tersebut diharapkan dapat menciptakan jalur alternatif sekaligus membuka konektivitas baru di kawasan Badung Selatan.

Urgensi pembangunan semakin terlihat dari kondisi lalu lintas jalur Politeknik Negeri Bali, GWK hingga Uluwatu. Adi Arnawa menyebut kemacetan di kawasan tersebut sudah sangat parah, bahkan waktu perjalanan dapat mencapai dua hingga tiga jam ketika terdapat kegiatan besar.

“Di jalur Politeknik Negeri Bali/GWK menuju Uluwatu, kalau ada acara bisa sampai dua-tiga jam,” ungkapnya.

Pengembangan infrastruktur juga menyasar kawasan Canggu. Pemkab Badung menyiapkan pembangunan jalan yang menghubungkan Canggu dengan Tibubeneng sepanjang sekitar 4,7 kilometer dengan anggaran Rp516 miliar.

Jaringan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan konektivitas kawasan yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan di Badung. Infrastruktur baru juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan kawasan ekonomi dan pariwisata.

Tak hanya membangun jalan baru, Pemkab Badung merancang sejumlah konektivitas lainnya. Di antaranya akses dari Kampus Universitas Udayana menuju Jalan Dharmawangsa, penataan dan pelebaran Jalan Dharmawangsa-Siligita, serta rencana kelanjutan Tol Bali Mandara menuju Sawangan.

Menurut Adi Arnawa, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan kelancaran lalu lintas, tetapi juga berkaitan langsung dengan iklim investasi. Infrastruktur yang semakin baik dinilai dapat memberikan kepastian akses bagi investor dan mendukung ekspansi kawasan pariwisata.

Sejumlah investasi baru pun disebut mulai disiapkan. Di kawasan ITDC, empat hotel ditargetkan dibangun pada 2028 dengan potensi membuka sekitar 2.308 lapangan pekerjaan. Sementara itu, Kempinski berencana menambah sekitar 200 kamar dan membangun hotel baru, sedangkan Ayana merencanakan penambahan sekitar 350 kamar.

Pemkab Badung juga menyiapkan dukungan pembangunan di tingkat lokal. Banjar Adat Bualu direncanakan memperoleh anggaran sekitar Rp5 miliar untuk pembangunan pada 2027.

Adi Arnawa menegaskan pembangunan infrastruktur akan tetap diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemkab Badung menyiapkan program beasiswa dengan kuota 1.205 mahasiswa untuk pembiayaan pendidikan jenjang S1 pada 2026.

Seluruh pembangunan tersebut diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata, kebutuhan mobilitas masyarakat, serta peningkatan kualitas kawasan perkotaan dan destinasi wisata di Kabupaten Badung. 

wartawan
ANA
Category

Harga Melejit, Tepung dan Gula Pasir Mulai Langka 

balitribune.co.id | Denpasar - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Denpasar kini harus menghadapi tekanan berat. Harga sejumlah komoditas bahan pokok, seperti gula pasir dan tepung terigu, terus meroket melampaui ketetapan pemerintah. Tak hanya mahal, barang-barang tersebut juga mulai langka di pasaran sejak Selasa (3/11/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Glamping di Pelaga Diterjang Longsor, Dua Pengunjung Diduga Tertimbun

balitribune.co.id | Mangupura - Hujan deras yang melanda kawasan utara Kabupaten Badung sejak Minggu (1/11/2026) malam memicu bencana tanah longsor di Desa Pelaga, Kecamatan Petang. Material tebing mendadak ambrol dan menimbun salah satu unit penginapan di Eco Park Pelaga Glamping Retreat.

Akibat peristiwa tersebut, dua orang pengunjung diduga kuat terjebak dan tertimbun di dalam bangunan yang tertimpa material longsoran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Final BRILIAN Sportartcular Bulu Tangkis Meriah, BO Denpasar Gatot Subroto Raih Gelar Juara

balitribune.co.id | Denpasar - Ajang BRILIAN Sportartcular cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Regional Office BRI Region 17 Denpasar berlangsung meriah dengan atmosfer pertandingan yang penuh semangat, sportivitas, dan kebersamaan. Partai final yang digelar pada Minggu (1/11) di GOR Praja Raksaka Denpasar mempertemukan para perwakilan Branch Office terbaik yang telah melalui rangkaian pertandingan sebelumnya.

Baca Selengkapnya icon click

Branch Office BRI Singaraja Raih Juara Umum BRILIAN Sportartcular 2026 BRI Region 17 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Branch Office (BO) BRI Singaraja berhasil meraih predikat Juara Umum dalam ajang BRILIAN Sportartcular 2026 BRI Region 17 Denpasar yang mencapai puncaknya pada Minggu (1/11/2026). BO BRI Singaraja berhasil mengukuhkan prestasinya dengan mengoleksi 4 medali emas dan 2 medali perak dari total 12 cabang olahraga dan seni yang dipertandingkan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

6.334 Butir Ekstasi Dimusnahkan

balitribune.co.id | Negara - Perkara narkotika mendominasi tindak pidana umum yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Dari 39 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap selama periode Juni hingga Oktober 2026, sebanyak 24 perkara atau lebih dari separuhnya merupakan kasus narkotika. Sejumlah barang bukti berupa ribuan butir ekstasi, puluhan gram sabu, dan ganja dimusnahkan Kejari Jembrana, Senin (2/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.