Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Memasuki Low Season, Kadispar Bali Dorong Promosi Pariwisata Bali Secara Digital

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya
Bali Tribune / Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya.

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pariwisata Provinsi Bali memandang perlunya promosi pariwisata secara digital, selain promosi secara konvensional. 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya mengatakan, guna mengenalkan pariwisata Bali kepada calon wisatawan di berbagai negara, pihaknya telah mengupayakan promosi secara digital. 

"Kita selalu membuat video terkait dengan pariwisata kita bahkan ada yang bersifat khusus seperti gastronomi, kita buatkan video khusus tentang kuliner Bali.  Itu yang kita lakukan, tetap kita dorong yang namanya promosi itu suatu alat untuk mempromosikan pariwisata kita dengan baik," ujarnya di Denpasar, Minggu (30/8/2026).

Terkait promosi offline juga dilakukan dengan pemerintah kabupaten/kota di Bali bersama pelaku industri atau swasta yang menyasar beberapa daerah di dalam negeri hingga keluar negeri. Pasalnya menjelang libur akhir tahun 2026, promosi harus digenjot untuk mendatangkan wisatawan liburan akhir tahun di Pulau Dewata. 

Pihaknya pun bersama pelaku industri semakin menggenjot kunjungan wisatawan dari negara-negara di Asia. Mengingat pasar Eropa masih mengalami kendala datang ke Bali pascakonflik di Timur Tengah. 

"Tetap kita optimalkan, apalagi Afrika mulai ada peningkatan, nah dengan terganggunya di Timur Tengah ada juga beberapa hub yang muncul di Cina artinya bisa lewat Singapura dan itu lebih kita upayakan koordinasi ke sana, seperti itu. Jadi Asia kita bangkitkan juga lagi mungkin di Eropa sedikit terganggu dengan adanya lalu-lintas ataupun kondisi yang kurang bagus di Timur Tengah," jelas Wayan Sumarajaya. 

Ia mengatakan, saat ini libur musim panas di berbagai negara akan berakhir. Pariwisata Bali akan memasuki musim sepi kunjungan wisatawan atau low season. Hal itu akan berpengaruh langsung terhadap tingkat hunian kamar hotel di pulau ini yang akan mengalami penurunan. Menghadapi kondisi tersebut pihaknya bersama pelaku pariwisata mengaku akan melakukan berbagai upaya mendatangkan wisatawan asing ke Bali pada momen low season. 

"Ada beberapa upaya yang kita kolaborasikan dengan pelaku usaha, pertama tentu bagaimana menciptakan Bali ini tetap nyaman dan aman. Kita harus menyiapkan dan menjalankan SOP-nya dengan baik. Sehingga betul-betul Bali ini layak menjadi tempat wisata dunia yang nyaman apalagi di tengah gejolak ini yang kita konsentrasikan dengan para pelaku usaha dan juga pemerintah daerah," tambahnya. 

Upaya kedua kata dia mendorong agar Bali ini semakin menarik untuk dikunjungi. Mengingat pariwisata Bali sekarang ini mengembangkan wisata olahraga, kebugaran dan gastronomi. 

"Ini yang menjadi daya tarik tersendiri sekarang dan Bali mempunyai keunggulan karena sudah beberapa kali melaksanakan sport tourism (wisata olahraga), lari, gastronomi, kuliner dan wellness (kebugaran) ini beberapa hal kita juga unggul disamping itu juga tetap melaksanakan pariwisata budaya," ungkap Wayan Sumarajaya. 

Ia membeberkan, kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan wisata olahraga hampir setiap bulan terselenggara di Bali. Hal tersebut menurutnya akan menarik minat wisatawan ke Bali mengikuti kegiatan-kegiatan wisata olahraga yang digelar berkelas internasional. 

Lebih lanjut Wayan Sumarajaya mengatakan, pada 2026 ini kunjungan wisatawan mancanegara di Bali masih didominasi wisatawan asal Australia, disusul Tiongkok, India, Korea Selatan, Inggris.

"Urutannya seperti itu masih struktur lama," ujarnya. 

Seperti diketahui, selama periode Januari-Juli 2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi pintu masuk bagi 4 juta wisatawan mancanegara yang tiba di Bali. Berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Australia menjadi negara dengan jumlah kedatangan wisatawan terbanyak, dengan total mencapai 1 juta wisatawan, atau mencakup sebesar 25% dari total kunjungan wisatawan mancanegara. Selanjutnya, disusul wisatawan berpaspor Cina sebanyak 358 ribu wisatawan, India 327 ribu, Korea Selatan 174 ribu, dan Britania Raya 172 ribu. 

wartawan
YUE
Category

Kemarau Panjang, PDAM Denpasar Perluas Daya Tampung

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air akibat kemarau panjang. Meski produksi air bersih saat ini masih berjalan normal, penurunan debit sungai di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Cari Titik Temu Tarif SJUT

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar bersama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma membuka ruang pembahasan ulang terkait tarif Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Langkah ini diambil setelah para operator provider keberatan dan menilai tarif yang ditetapkan dalam regulasi terlalu tinggi.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Nusa Penida Keluhkan Pemadaman Listrik Massal

balitribune.co.id | Semarapura - Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi secara massal di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., M.H., bersama anggota melaksanakan sambang dan koordinasi ke PLTD Nusa Penida, Selasa (6/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sambangi SMAN 1 Gianyar, Kapolres Ingatkan Pelajar Jauhi Narkoba dan Bullying

balitribune.co.id | Gianyar - Kapolres Gianyar AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., menyambangi SMA Negeri 1 Gianyar, Rabu (7/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres memberikan edukasi kepada 144 siswa kelas X terkait kenakalan remaja, keselamatan berlalu lintas, bullying, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba.

Baca Selengkapnya icon click

Bertahun-tahun Dua Mobil Penyedot Tinja di Bangli Menganggur

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah pusat lewat dana alokasi khusus (DAK) di tahun 2019 memberikan bantuan dua unit mobil penyedot tinja kepada Pemkab Bangli. Namun sayang mobil tersebut belum sekalipun sempat dioperasikan. Informasi kedua mobil penyedot tinja tidak pernah beroperasi sejak pengadaan. Mobil tersebut kini  menganggur  di Workshop di Desa Kayubihi Bangli.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.