Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengenaskan! Tabrak Lari, Tiga Tewas

Bali Tribune / TKP - Unit Sat Lantas Polres Buleleng melakukan olah TKP dilokasi lakalantas yang merenggut tiga nyawa di ruas jalan Singaraja – Lovina, Sp.4 Tukad Mungga.
balitribune.co.id | Singaraja – Peristiwa mengenaskan terjadi diruas jalan Singaraja – Lovina, Sp.4 Tukad Mungga, Desa Tukad Mungga, Kecamatan Buleleng, Kamis (22/6) sekitar pukul 03.00 wita. Tiga korban meninggal sia-sia dan satu luka-luka setelah sepeda motor Yamaha N-MAX DK  4863 VM yang ditumpanginya terpelanting akibat terjadi senggolan dan membentur pembatas beton atau leneng. Menariknya tiga korban berasal dari wilayah yang sama, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada. Sedang satu korban meninggal IND perempuan berasal dari Jalan Hasanudin Singaraja.
 
Peristiwa itu berawal saat pengendara N-MAX datang dari arah timur menuju barat. Pada saat bersamaan sebuah sepeda motor yang belum diketahui identitasnya berbarengan dari arah timur dengan posisi sepeda motor N-MAX berada di posisi depan.
 
“Setibanya di TKP, sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya menyenggol Yamaha N-MAX DK 4863 VM yang dikendarai RN dari arah belakang. Akibatnya sepeda motor korban terpental  dan menghantam  beton/leneng,” terang Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya, Kamis (22/6).
 
Mengetahui korban jatuh, pengendara sepeda motor yang tidak dikenal tersebut memilih kabur atau tabrak lari (tabri) menuju arah selatan.”Tiga korban meninggal yakni pengendara dan dua yang dibonceng. Sedangkan satu lainnya mengalami luka-luka,” imbuhnya.
 
Tiga korban yang tewas itu yakni RN, IH dan IND. Sedangkan korban luka-luka yakni AF saat ini tengah mendapat perawatan dirumah sakit. ”Korban RN mengalami luka pada kepala, patah pada tangan kiri dan kaki kanan, dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Buleleng. Begitu juga dengan IH luka pada kepala patah pada tangan dan dinyatakan meninggal saat dibawa ke RSUD Buleleng. Sedang IND mengalami patah pada kaki memar pada perut dan juga dinyatakan meninggal dunia,” terang AKP Sumarjaya.
 
Menurut Sumarjaya, kasus lakalantas dengan dugaan tabri tersebut saat ini tengah ditangani oleh Sat Lantas Polres Buleleng dengan melakukan olah TKP dan permintaan keterangan kepada sejumlah orang. ”Selain olah TKP beberapa orang juga telah dimintai keterangan termasuk mengejar pelaku tabri yang masih misterius tersebut,” tandasnya.
wartawan
CHA
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.