Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Kemarau, Kebutuhan Air PDAM di Kintamani Meningkat hingga 25 Persen

Kabag Teknik Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Bangli, I Wayan Gunawan.
Bali Tribune / Kabag Teknik Perumda Air Minum Tirta Danu Arta Bangli, I Wayan Gunawan.

balitribune.co.id | Bangli - Kebutuhan air bersih di Kecamatan Kintamani saat musim kemarau mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan di angka  25 persen. 

Kabag Teknik Perumda Air MInum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli I Wayan Gunawan saat dikonfirmasi tentang kebutuhan air bersih di Kintamani saat musim kemarau mengatakan terjadi peningkatan kebutuhan air hingga 25 persen dari hari biasa. ”Berkaca dari data peningkatan kebutuhan air sudah berlangsung sejak bulan Juni kemarin,” ujar Wayan Gunawan pada Selasa (20/10/2026).

Menurut Gunawan, terjadinya peningkatan karena selain air dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari juga digunakan oleh masyarakat pelanggan untuk menunjang aktifitas pertanian.” Kebutuhan air untuk pertanian sangat tinggi sekali, air dimanfaatkan  untuk menyiram lahan pertanian di musim kemarau  saat ini,” ungkap pria asal Desa Kayubihi, Bangli ini.

Di tengah meningkatnya kebutuhan air tidak dipungkiri produksi air kita masih tetap stagnan  yakni 34 liter per detik per harinya. Total jumlah pelanggan di Kecamatan KIntamani sebanyak   6400 pelanggan   yang terbagi menjadi 3 Sub Unit pelayanan  yakni Catur dan Lembean serta KIntamani Atas ( Pasar Singamandawa, Penelokan hingga Desa Suter). Dengan jumlah produksi sebesar itu pada situasi normal saja untuk pelayanan belum bisa berjalan optimal. Semisal untuk pelanggan unit Kintamani atas dengan jumlah 2700 SR, pendistribusian air baru bisa dilakukan seminggu sekali dengan rentan waktu selama 1 jam.

 Menyikapi realita ini, untuk jangka pendek perusahaan akan segera menambah pompa dengan kapasitas 10-15 liter per detik di sumber mata air Pebini Desa Catur, Kintamani. “Dengan penambahan pompa  akan dapat  meningkatkan produksi air. Untuk material pompa sudah ada tinggal mengajukan tambah daya ke PLN dan ini akan segera kita lakukan,” ujar Gunawan.

Dengan bertambahnya produksi air yang dihasilkan paling tidak bisa menambah waktu pendistribusian air yang awalnya hanya 1 jam menjadi 3 jam. “Solusi jangka panjang  untuk bisa mengoptimalkan pelayanan di Kintamani dengan mengembangkan sumber mata air baru di mata air Kutalambi, Desa Bunutin, tentu butuh investasi dengan anggaran yang besar,” ungkap Wayan Gunawan. 

wartawan
SAM
Category

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.