Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nelayan Kecil Pindah Tempat Sandar dan Kehilangan Tempat Tinggal

ABRASI – Kondisi abrasi di pesisir Bali Barat yang mengancam kehidupan warga nelayan.

Negara, Bali Tribune

Warga Lingkungan Ketapang, Desa Pengambengan yang sehari-harinya sebagai nelayan kecil yang melaut menggunakan sampan, kini setelah terjadinya abrasi yang menggerus daratan di wilayah pesisir Bali Barat, terpaksa memindahkan tempat bersandar dengan mencari pantai yang lebih landai, membuat jarak tempat menambatkan sampan dan menurunkan hasil tangkapan dengan rumah mereka menjadi lebih jauh.

Pantauan di lokasi, Rabu (20/4), para nelayan yang tinggal di sekitar lokasi pengurugan bibir pantai yang dilakukan oleh beberapa pabrik pengolahan ikan di wilayah tersebut kini harus menambatkan sampannya sekitar 300 sampai 500 meter dari lokasi semula yang kini terdampak abrasi.

Seorang nelayan setempat Samsul (47) mengaku sejak abrasi yang semakin parah menggerus pesisir pemukimannya, kini ia bersama ratusan nelayan lainnya harus berpindah lokasi menambatkan sampan kelokasi yang lebih jauh dari tempat tinggalnya sehingga sangat beresiko seperti mesin sampan yang hilang karena jauh dari pengawasan pemiliknya. Sehingga mereka harus setiap saat terutama saat malam hari harus mengawasi sampan-sampan tersebut.

Ia bersama nelayan lain mengaku tidak tidak memungkikan membawa pulang seluruh mesin dan perlengkapan melaut yang cukup berat dengan jarak yang lumayan jauh itu sehingga hanya bisa mengawasinya sewaktu-waktu saja. Sebelum abrasi hebat menggempur kawasan ini, ia bersama nelayan lainnya menambatkan sampannya hanya berjarak 25 meter dari pemukiman. Setelah abrasi lokasi itu menjadi terjal dehingga nelayan tidak bisa menarik sampan kedaratan. Merke pun kini hanya bisa berharap lokasi tempat sandar mereka yang baru ini tidak ikut tergerus hantaman gelombang air laut.

Warga nelayan ini mengaku tidak dapat berbuat apa-apa lagi atas abrasi yang menyebabkan tanah-tanah di pesisir terkikir ratusan meter terlebih sebagian besar dari warga ini hanya menempati lahan milik orang lain. Bahkan karena jarak antara permukaan air laut dengan tanah sewaan yang mereka tempati hanya sekitar 5 meter, belasan KK di wilayah ini kini terpaksa harus berpindah dan mencari tempat tinggal baru.  Mereka khawatir rumah mereka ikut hanyut karena tidak jarang gelombang air laut masuk kedalam pekarangan bahkan hingga ketengah rumah-rumah gubuk yang mereka huni.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Nusa Penida Festival ke-8 Resmi Dibuka, Kibarkan "The Soul for Tommorrow" di Tengah Pengakuan Nasional

balitribune.co.id | Nusa Penida - Nusa Penida Festival (NPF) ke-8 Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Asisten Deputi Event Internasional Pariwisata RI, Hafiz Agung Rifai, pada Jumat (7/11) di Pesisir Pantai Tanjung Kerambitan, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Terobosan Dunia Balap Indonesia: Dua Jebolan Astra Honda Racing School Cetak Sejarah di MotoGP 2026

balitribune.co.id | Jakarta – Konsistensi PT Astra Honda Motor (AHM) membina pebalap muda melahirkan prestasi baru bagi Bangsa. Sejarah baru dipersembahkan untuk dunia balap Indonesia menyusul terpilihnya dua pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) untuk berlaga di gelaran MotoGP 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HAI Badung GASS Menuju Jamnas Honda ADV Indonesia IV dan Honda Bikers Day 2025

Balitribune.co.id | Denpasar – Sebagai bentuk nyata semangat brotherhood dan solidaritas antar anggota komunitas, Honda ADV Indonesia (HAI) Badung Chapter melepas 15 member-nya untuk melakukan touring menuju Jambore Nasional (Jamnas) ke-IV Honda ADV Indonesia yang digelar di Kuningan, Jawa Barat pada 8 November 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Komitmen Kuat Jaga Stabilitas Harga Menjelang Hari Raya, Bupati Bangli Pimpin Rapat High Level Meeting TPID dan TP2DD B

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli SN Sedana Arta, memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bangli Tahun 2025. Pertemuan penting ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi dan menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada bulan November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pohon Tumbang di Pura Penataran Ped, Seorang Pemedek Tewas, Lima Luka-luka

balitribune.co.id | Semarapura - Pohon gepah yang tumbuh di Pura Segara Penataran Ped, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida mendadak tumbang, Rabu (5/11) malam. Pohon berukuran besar itu, menimpa beberapa pemedek yang kebetulan berada di pura tersebut untuk melakukan persembahyangan purnama. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dari musibah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Jadikan Nusa Penida 'Green Island', Bupati Klungkung Ajak Warga Stop Buang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id | Semarapura - Mari bersama-sama peduli kebersihan lingkungan jangan membuang sampah sembarangan agar Nusa Penida selalu bersih dari sampah. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung, I Made Satria saat membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Waste Management Ecosystem di Mandawa Creative Speace Amerta Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Kamis (6/11/). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.