Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Objek Wisata Mulai Ramai Saat Libur Panjang

Bali Tribune/ RAMAI - Objek wisata Sangeh saat libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW belum lama ini mulai ramai.
Balitribune.co.id | Mangupura - Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 28 Oktober-1 November 2020 menjadi berkah bagi sejumlah objek wisata di Kabupaten Badung. Apa sebab? Pasalnya, sekian lama “mati suri’ karena dampak pandemi Covid-19, saat libur panjang sejumlah objek wisata mulai dipadati wisatawan.
 
Seperti objek wisata Taman Ayun dan objek wisata Sangeh. Dua  objek di Desa Mengwi dan Desa Sangeh, Abiansemal tersebut tumben ramai dibanjiri wisatawan domestik dan manca negara yang menikmati libur panjang.
 
Total ada 348 orang Wisman dan Wisdom yang berkunjung ke Taman Ayun. Sedangkan objek wisata Sangeh sebanyak 932 wisatawan.
 
“Iya,  jumlah kunjungan wisatawan saat libur panjang sudah lumayan banyak,” ungkap Manager Objek Wisata Taman Ayun, I Made Suandi dikonfirmasi, Senin (2/11/2020).
 
Pun demikian, pihaknya mengakui jumlah wisatawan yang datang di libur panjang ini sejatinya masih jauh bila dibandingkan dengan sebelum masa pandemi. “Kalau dibandingkan dengan dulu (sebelum pandemi) jauh (lebih sedikit sekarang). Sekarang memang terjadi peningkatan tapi cuma 5 persen,” katanya.
 
Secara rinci ia menyebutkan pada 28 Oktober ada 7 wisman dan 53 wisdom. Pada tanggal 29  tercatat hanya ada 95 wisdom. Kemudian pada 30 terdapat 3 wisman dan 75 wisdom.
 
Berlanjut pada 31 Oktober ada 2 wisman dan 69 wisdom. Pada 1November  ada 5 wisman dan 57 Wisdom.
 
“Total selama libur panjang ada kunjungan 348 wisatawan, baik lokal maupun asing,” tegas Suandi.
 
Peningkatan jumlah kunjungan juga terjadi pada objek wisata Sangeh. Pengelola Objek Wisata Sangeh, I Made Mohon menyatakan peningkatan terjadi baik wisdom maupun wisman.
“Ada peningkatan tapi masih sedikit,” tegasnya.
 
Namun bila dibandingkan selama masa pandemi ini, Mohon mengakui kunjungan ini sudah lumayan banyak. Pasalnya, saat masa pandemi pernah kunjungan sampai di bawah 10 orang.
“Selama ini kunjungan kebanyakan lokal Bali, tapi saat libur panjang sudah ada banyak yang wisdom dan asing,” paparnya. 
wartawan
I Made Darna
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.