Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OJK Bali Genjot Literasi Keuangan hingga Pelosok, Kinerja IJK Tetap Stabil di 2025

Kristrianti Puji Rahayu
Bali Tribune / Kristrianti Puji Rahayu

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memperluas literasi dan inklusi keuangan di Bali bukan sekadar slogan. Sepanjang 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali bergerak agresif menembus sekolah, universitas, desa-desa, hingga banjar-banjar untuk memastikan layanan keuangan makin mudah dipahami dan diakses masyarakat.

Semangat ini sejalan dengan 10 sasaran prioritas Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025, yang menyasar kelompok-kelompok rentan maupun strategis—mulai pelajar, pemuda, UMKM, pekerja migran, penyandang disabilitas, hingga masyarakat di wilayah 3T. “Untuk mendorong tingkat literasi dan inklusi keuangan di Bali, kami terus melakukan bauran strategi, mulai edukasi tatap muka, edukasi online, aliansi strategis, hingga edukasi tematik,” ujar Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu, melalui rilis resmi pada Kamis (4/12).

Hingga Oktober 2025, OJK Bali telah melaksanakan 162 kegiatan edukasi keuangan di seluruh kabupaten/kota dan menjangkau 23.609 orang secara langsung. Strategi digital juga digarap, dengan edukasi via media sosial yang mencapai lebih dari 247 ribu pengguna.

Di tingkat desa, OJK menggandeng tiga perguruan tinggi—Universitas Udayana, Undiksha, dan Warmadewa—melalui program Kuliah Kerja Nyata Literasi dan Inklusi Keuangan (KKN LIK) 2025. Sebanyak 751 mahasiswa diterjunkan ke 50 desa dan menghasilkan 10.097 kegiatan edukasi, menjangkau 63.643 warga.

"Dukungan lembaga jasa keuangan juga mengalir lewat program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang hingga Oktober mencatat 1.646 kegiatan dengan total peserta 834.138 orang," tuturnya, sembari menambahkan, jika dijumlah, total kegiatan edukasi keuangan di Bali—baik oleh OJK maupun industri keuangan—mencapai 1.404 kegiatan dan 610.870 peserta.

Penguatan inklusi keuangan juga berjalan beriringan. Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK bersama kementerian/lembaga, pelaku usaha jasa keuangan, dan akademisi menyelenggarakan 812 kegiatan sepanjang 2025, melibatkan 67.824 peserta.

Program-program unggulan seperti Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas (K/PSP), Kejarku Pandai, UMKM Bali Nadi Jayanti, Peningkatan Inklusi Pasar Modal, hingga Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDa) menjadi andalan untuk memperluas akses pembiayaan.

Selama Januari hingga Oktober 2025, OJK Bali menerima 586 pengaduan konsumen sektor jasa keuangan. Rinician pengaduan meliputi: 215 kasus sektor perbankan, 240 pengaduan perusahaan peer-to-peer lending, 101 dari perusahaan pembiayaan, 22 dari industri asuransi, 7 pengaduan pasar modal. "Sebanyak 548 pengaduan telah selesai, sementara sisanya masih dalam proses penanganan. Masalah yang paling dominan adalah perilaku petugas penagihan (178 pengaduan) dan isu restrukturisasi/relaksasi kredit (77 pengaduan)," ungkapnya.

Dalam mendukung kelancaran kredit, layanan penarikan data debitur SLIK juga meningkat. Hingga Oktober, tercatat 3.874 layanan online dan 5.733 layanan walk-in—tumbuh 23,47 persen dibanding tahun sebelumnya.

OJK kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal. “Ingat selalu Legal dan Logis sebelum memilih produk keuangan,” tegas Puji Rahayu.

Di tengah gencarnya edukasi dan perlindungan konsumen, kondisi Industri Jasa Keuangan (IJK) Bali tetap stabil hingga September 2025. Fungsi intermediasi berjalan baik, likuiditas terjaga, dan permodalan perbankan berada pada level memadai.

Perekonomian Bali tumbuh 5,88 persen (yoy) di triwulan III 2025—lebih tinggi dari pertumbuhan nasional (5,04 persen)—menempatkan Bali sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi keempat tertinggi di Indonesia.

Sementara itu, kredit tumbuh, dana pihak Ketiga menguat yang meliputi: Kredit perbankan mencapai Rp117,74 triliun, tumbuh 6,30 persen yoy. DPK, menembus Rp208,25 triliun, tumbuh 10,12 persen yoy. LDR berada di level 56,54 persen, menunjukkan ruang likuiditas yang luas.

Kredit investasi mencatat pertumbuhan paling tinggi, yakni 13,66 persen yoy—indikasi kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap prospek ekonomi Bali.

Penyaluran kredit kepada UMKM juga menonjol, mencapai 51,45 persen dari total kredit dengan pertumbuhan 2,94 persen yoy—lebih tinggi dari tingkat nasional. Namun secara sektoral, kredit paling besar mengalir ke bukan lapangan usaha: 33,61%, Perdagangan Besar dan Eceran: 27,84%. "Pertumbuhan terutama didorong sektor penyediaan akomodasi dan makanan-minuman yang melonjak 15,41 persen yoy," ucapnya.

Sedangkan dari sisi kualitas kredit membaik. Hal ini dtandai Rasio kredit bermasalah (NPL): NPL gross: 2,82% (turun dari 3,42% di 2024) dan NPL net: 1,96% (turun dari 2,32% di 2024). Loan at Risk (LaR) juga membaik menjadi 9,99 persen dari sebelumnya 13,43 persen. "Pada BPR, tingkat kesehatan tetap terjaga dengan Cash Ratio 15,45 persen dan CAR 31,43 persen, menjadi bantalan mitigasi risiko di tengah ketidakpastian global," pungkasnya.

wartawan
ARW
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.